Analisa Perbedaan Sifat Mekanik Piston Sepeda Motor Honda Vario Dengan Proses Variasi Aging Heat Treatment

Riyadi, Muhammad Didik (2017) Analisa Perbedaan Sifat Mekanik Piston Sepeda Motor Honda Vario Dengan Proses Variasi Aging Heat Treatment. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (Hal judul) - Accepted Version
Download (406Kb)
    [img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (106Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (405Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (372Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (688Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (26Kb) | Request a copy
              [img] PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
              Download (142Kb)
                [img] PDF (lampiran) - Accepted Version
                Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                Download (1088Kb) | Request a copy

                  Abstrak

                  Piston merupakan salah satu komponen yang ada pada mesin untuk motor bakar. Piston sering mengalami tekanan, gesekan dan pemanasan ketika mesin sedang bekerja. Sehingga piston juga mengalami kerusakan dan perlu dilakukan penggantian pada piston. Pada penelitian ini dilakukan analisa perbedaan produk yang dijual dipasaran untuk mengganti komponen piston yang rusak. Piston yang diteliti adalah piston produk X dan piston produk Y. Pada analaisa dilakukan juga perlakuan panas Actrifical Aging dengan suhu 150o C dan 200o dengan masing-masing waktu tahan 2 Jam. Pada piston X nilai kekerasan rata-rata untuk tiap daerah adalah 54,98 HRBdan piston Y 51,03 HRB sebelum dilakukan Aging. Setelah dilakukan Aging dengan suhu 150o C nilai kekerasan X cenderung menurun sebanyak 5%sedangkan piston Y mengalami kenaikan sebanyak 11% Akan tetapi setelah dilakukan Aging 200o C kedua produk piston mengalami penurunan kekerasan dari Raw Material sebanyak 27% untuk piston X dan 20%untuk piston Y.Pada suhu 200o C kedua piston mengalami Over Aging sehinga nilai kekerasannya menurun dari Raw Material.

                  Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                  Additional Information: Pembimbing: Rochmad Winarso, ST.,MT
                  Uncontrolled Keywords: Piston, Aging Heat Treatment, Uji Struktur Mikro, Uji Kekerasan,
                  Subjects: Teknologi > Teknologi (umum)
                  Divisions: Fakultas Teknik > D3 Teknik Mesin
                  Depositing User: pustakawan umk
                  Tanggal Deposit: 08 May 2017 10:09
                  Last Modified: 08 May 2017 10:09
                  URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/7054

                  Actions (login required)

                  View Item