Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Yang Dilakukan Secara Online (Study Kasus Putusan Nomor 196/Pid.Sus/2014/Pn.Btl (I.T.E) Pengadilan Negeri Bantul)

Sriwidyatmoko S, Yanuar (2017) Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Yang Dilakukan Secara Online (Study Kasus Putusan Nomor 196/Pid.Sus/2014/Pn.Btl (I.T.E) Pengadilan Negeri Bantul). Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img] PDF (hal judul) - Accepted Version
Download (479Kb)
    [img] PDF (bab 1) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (190Kb) | Request a copy
      [img] PDF (bab 2) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (336Kb) | Request a copy
        [img] PDF (bab 3) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (228Kb) | Request a copy
          [img] PDF (bab 4) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (273Kb) | Request a copy
            [img] PDF (bab 5) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (106Kb) | Request a copy
              [img] PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
              Download (224Kb)

                Abstrak

                Skripsi dengan judul “TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK YANG DILAKUKAN SECARA ONLINE (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 196/PID.SUS/2014/PN.BTL. PENGADILAN NEGERI BANTUL)”. Secara umum bertujuan untuk mengetahui kedudukan alat bukti Virtual dalam UU ITE dan Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana KUHAP dan proses peradilan hukum pada kasus pencemaran nama baik secara online terhadap kasus yang dikaji. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu pendekatan yang menggunakan konsep legisme yang positivistis yang berpendapat bahwa hukum identik dengan norma-norma tertulis yang dibuat dan diundangkan oleh lembaga atau oleh pejabat negara yang berwenang. Dalam penelitian hukum yuridis normatif data yang digunakan adalah data sekunder sebagai data utama dalam penelitian ini. Setelah data diperoleh maka disusun secara sistematis sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang akan dibahas dan selanjutnya data tersebut disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa alat bukti informasi elektronik dan dokumen elektronik sebagaimana tersebut dalam Pasal 5 ayat (2) UU ITE merupakan perluasan dari alat bukti yang sah sesuai dengan Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana yang berlaku di Indonesia. Dokumen elektronik yang sudah di print out merupakan perluasan dari Pasal 184 KUHAP, sehingga hasil cetak tersebut sah dan dapat digunakan sebagai alat bukti di dalam persidangan. alat bukti virtual dapat dijadikan alat bukti yang sah dipersidangan. Dalam proses peradilan hukum pada kasus pencemaran nama baik secara online terkait dengan kasus putusan nomor 196/pid.sus/2014/Pn.Btl dimana Majelis Hakim memutuskan saudari Ervani Emy Handayani Binti Saiman Bebas adalah sudah tepat karena unsur-unsur pidana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum tidak terpenuhi. Dimana tidak ada niat dari saudari Ervani Emy Handayani untuk mencemarkan nama baik dari saudari Dyah Sarastuti melalui status media sosialnya, dimana saudari Ervani Emy Handayani hanya berniat berkeluh kesah atas kondisi suaminya yang di PHK.

                Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                Additional Information: Pembimbing: Dr. Hidayatullah, SH.,MH
                Uncontrolled Keywords: Pencemaran Nama Baik dan Media Online
                Subjects: Hukum
                Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
                Depositing User: pustakawan umk
                Tanggal Deposit: 29 May 2017 09:55
                Last Modified: 29 May 2017 09:55
                URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/7275

                Actions (login required)

                View Item