Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2011 (Studi Kasus pada Sektor Automative and Alliend Product)

Kosmiyatun, - (2012) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2011 (Studi Kasus pada Sektor Automative and Alliend Product). Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal.Judul) - Accepted Version
Download (201Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (Bab.I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (158Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab.II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (211Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab.III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (162Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab.IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (235Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab.V) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (118Kb) | Request a copy
              [img]
              Tinjau ulang
              PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
              Download (104Kb) | Tinjau ulang
                [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                Download (247Kb) | Request a copy
                  [img] Microsoft PowerPoint (Presentasi Ujian) - Accepted Version
                  Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                  Download (696Kb) | Request a copy

                    Abstrak

                    Struktur modal merupakan perimbangan atau perbandingan antara jumlah hutang jangka panjang dengan modal sendiri, yang berarti berapa besar modal sendiri dan berapa besar hutang jangka panjang yang akan digunakan, sehingga dapat menghasilkan struktur modal yang optimal. Mengingat banyaknya faktor yang berpengaruh terhadap struktur modal perusahaan maka penelitian ini akan meneliti pengaruh ukuran perusahaan (firm size), risiko bisnis (business risk), pertumbuhan aktiva (growth of assets) dan profitabilitas (profitability) terhadap struktur modal (debt to equity ratio) pada perusahaan manufaktur sector automotive and allied product. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji pengaruh antara ukuran perusahaan (firm size), risiko bisnis (business risk), pertumbuhan aktiva (growth of assets) dan profitabilitas (profitability) terhadap struktur modal (debt to equity ratio) pada perusahaan manufaktur sektor automotive and allied product yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2008 sampai dengan tahun 2011. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 16 perusahaan manufaktur pada sektor automotive and allied product, dimana metode yang digunakan adalah purposive sampling yaitu suatu metode pengambilan sampel yang mengambil obyek dengan kriteria tertentu. Banyaknya sampel yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan sebanyak 16 perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan metode polling data sehingga sampel penelitian (n) diperoleh sebanyak 64 data observasi. Analisis data menggunakan alat analisis uji regresi berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji multikolinearitas. Pengujian hipotesa dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji F. Hasil analisis data atau hasil regresi menunjukkan bahwa secara simultan ukuran perusahaan (firm size), risiko bisnis (business risk), pertumbuhan aktiva (growth of assets) dan profitabilitas (profitability) mempengaruhi struktur modal (debt to equity ratio). Sedangkan secara parsial variabel yang berpengaruh terhadap struktur modal (debt to equity ratio) adalah profitabilitas (profitability) sedangkan variabel ukuran perusahaan (firm size), risiko bisnis (business risk) dan pertumbuhan aktiva (growth of assets) secara parsial tidak mempengaruhi struktur modal (debt to equity ratio). Besarnya koefisien determinasi (adjusted R square) adalah sebesar 0,375. Hal ini berarti bahwa 37,5 persen variabel dependen yaitu struktur modal (debt to equity ratio) dapat dijelaskan oleh empat variabel independen yaitu ukuran perusahaan (firm size), risiko bisnis (business risk), pertumbuhan aktiva (growth of assets) dan profitabilitas (profitability), sedangkan sisanya sebesar 62,5 persen struktur modal (debt to equity ratio) dapat dijelaskan oleh variabel atau sebab-sebab lain diluar model.

                    Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                    Additional Information: Pembimbing 1 = Wahidil, SE, M.Si, Akt Pembimbing 11 = Febra Robiyanto, SE, M.Si, Akt
                    Uncontrolled Keywords: Struktur Modal (Debt to Equity Ratio), Ukuran Perusahaan (Firm Size), Risiko Bisnis (Business Risk), Pertumbuhan Aktiva (Growth of Assets) dan Profitabilitas (Profitability).
                    Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Manajemen. Manajemen industri > Modal. Investasi modal
                    Ilmu-ilmu Sosial > Teori Ekonomi
                    Ilmu-ilmu Sosial > Teori Ekonomi > Pendapatan. Faktor saham
                    Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
                    Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
                    Tanggal Deposit: 16 Jan 2013 16:11
                    Last Modified: 16 Jan 2013 16:11
                    URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/768

                    Actions (login required)

                    View Item