Efektivitas Model Pembelajaran Think-Pair-Share (Tps) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas V Sekolah Dasar

‘ULA, ILLIYYIN DAROJATIL (2017) Efektivitas Model Pembelajaran Think-Pair-Share (Tps) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas V Sekolah Dasar. ["eprint_fieldopt_thesis_type_engd" not defined] thesis, UMK.

[img]
Preview
PDF (halaman judul)
1_Hal._Judul.pdf - Accepted Version

Download (646kB) | Preview
[img] PDF (bab 1)
2_BAB_I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] PDF ( bab 2)
3_BAB_II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[img] PDF (bab 3)
4_BAB_III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (593kB)
[img] PDF (bab 4)
5_BAB_IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (455kB)
[img] PDF (bab 5)
6_BAB_V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[img] PDF (bab 6)
7_BAB_VI.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (28kB)
[img]
Preview
PDF (daftar pustaka)
8_DAFTAR_PUSTAKA.pdf - Accepted Version

Download (36kB) | Preview
[img] PDF (lampiran)
9_LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendiskripsikan perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar, dan (2) menemukan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dapat memenuhi kualifikasi keefektifan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar. Materi yang akan diajarkan dalam penelitian adalah materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang. Efektivitas adalah usaha yang dapat memberikan hasil bagi pelakunya. Think-Pair-Share (TPS) adalah salah satu model pembelajaran kooperatif yang memiliki tiga tahap utama yaitu berpikir (think), berpasangan (pair), dan berbagi (share). Kemampuan komunikasi matematis adalah kemampuan dalam mengungkapkan konsep dan ide matematika kedalam bahasa tulis maupun lisan dengan baik. Materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang merupakan materi dalam pembelajaran matematika di kelas V sekolah dasar yang berisi tentang macam-macam bangun ruang dan sifat-sifatnya. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar antara kelas yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan kelas yang memperoleh model pembelajaran ekspositori dan Kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar yang menerima model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dapat mencapai kualifikasi keefektifan komunikasi matematis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif yaitu eksperimen dengan desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 dan 2 Pendosawalan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 84 orang siswa. Sementara itu, sampel yang digunakan adalah kelas V SDN 1 Pendosawalan sebagai kelas kontrol dan kelas V B SDN 2 Pendosawalan sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis data awal dan analisis data akhir. Analisis data awal meliputi uji normalitas data, uji homogenitas data, dan uji kesamaan rata-rata dari sampel yang akan diteliti, sedangkan analisis data akhir meliputi uji normalitas data, uji homogenitas data, uji ketuntasan belajar, dan uji perbedaan rata-rata dari sampel yang telah diberi perlakuan. Hasil uji perbedaan rata-rata menunjukkan bahwa hasil perhitungan menggunakan rumus independent sample t test menunjukkan bahwa thitung = 2.836 dan ttabel = 2,81 jadi bisa ditarik kesimpulan thitung > ttabel maka H0 ditolak. Artinya data antara kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki rata-rata kemampuan komunikasi matematis yang berbeda secara signifikan. Kemampuan komunikasi matematis dapat dilihat dari hasil uji ketuntasan belajar individual dan klasikal. Pada hasil uji ketuntasan belajar individual diperoleh thitung = 3,616 dengan nilai ttabel = 2,81, sehingga dapat dilihat thitung > ttabel, maka H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa siswa yang memperoleh model pembelajaran TPS mendapat nilai rata-rata tes kemampuan komunikasi matematis >75. Uji ketuntasan klasikal diperoleh Zhitung = 0.020 dengan α = 5%, didapatkan Ztabel = Z0.45 = 1.65. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa Zhitung > -Ztabel sehingga H0 diterima, dapat disimpulkan bahwa rata-rata siswa yang tuntas KKM berjumlah lebih dari 75%. Simpulan yang dapat diambil adalah (1) terdapat perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis pada kelas yang mendapat perlakuan model pembelajaran TPS dengan kelas yang mendapat perlakuan model pembelajaran ekspositori, (2) kemampuan komunikasi matematik siswa yang menerima pembelajaran model TPS dapat mencapai kualifikasi keefektifan yang ditentukan. Saran yang dapat direkomendasikan peneliti diantaranya, guru matematika dapat menerapkan model pembelajaran TPS untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa, khususnya pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang.

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_engd" not defined])
Additional Information: Himmatul Ulya,S.Pd,M.Pd
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Komunikasi Matematis, Think-Pair-Share (TPS), Ekspositori, Diskusi, Sifat-Sifat Bangun Ruang.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Date Deposited: 07 Feb 2018 07:22
Last Modified: 07 Feb 2018 07:22
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/7873

Actions (login required)

View Item View Item