Penerapan Konseling Behavioristik Teknik Operant Conditioning Untuk Mengatasi Perilaku Agresif Siswa Kelas Viii E Smp 5 Kudus Tahun Ajaran 2016/2017

NOVITASARI, DWI (2017) Penerapan Konseling Behavioristik Teknik Operant Conditioning Untuk Mengatasi Perilaku Agresif Siswa Kelas Viii E Smp 5 Kudus Tahun Ajaran 2016/2017. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (cover) - Accepted Version
Download (2MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (239kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (414kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (351kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (509kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (252kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (235kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (167kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (6MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Perilaku agresif merupakan tindakan atau aktivitas dari manusia yang diwujudkan dalam bentuk gerak atau ucapan yang cenderung menyerang kepada sesuatu yang dipandang sebagai suatu hal yang mengecewakan, menghalangi, atau menghambat. Untuk mengatasi perilaku agresif peneliti menggunakan layanan konseling behavioristik teknik operant conditioning. Masalah penelitian ini adalah bagaimana Penerapan Konseling Behavioristik Teknik Operant Conditioning untuk Mengatasi Perilaku Agresif Siswa kelas VIII E SMP 5 Kudus Tahun Ajaran 2016/2017? Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mendeskripsikan kondisi siswa kelas VIII E SMP 5 Kudus tahun ajaran 2016/2017 sebelum dan sesudah mengikuti layanan Konseling Behavioristik Teknik Operant Conditioning, 2. Untuk Mengatasi Perilaku Agresig Siswa Kelas VIII E SMP 5 Kudus Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dirancang dalam bentuk studi kasus. Subjek yang diteliti yaitu RA, RDM, dan YA dari kelas VIII E yang berperilaku agresif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisa induksi sistem bacon dengan cara peneliti mengumpulkan faktor-faktor sebanyak-banyaknya sampai seluruh kondisi yang harus ditabulasikan, kemudian baru dapat ditarik kesimpulan tertentu juga meneruskan suatu masalah. Hasil Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa setelah diberikan layanan konseling behavioristik teknik operant conditioning sebayak tiga kali pertemuan, RA yang awalnya mempunyai perilaku agresif yang ditunjukkan dengan perilaku sering memanggil teman dengan sebutan nama orang tuanya, sering berkelahi, dan sering memukul temannya, sekarang menjadi berkurang bahkan sudah tidak memanggil teman dengan sebutan nama orang tuanya, sudah tidak sering berkelahi, dan sudah tidak memukul temannya. RDM yang awalnya mempunyai perilaku agresif yang ditunjukkan dengan perilaku sering membanting-banting barang milik orang lain, sering berkata kotor, dan sering berkelahi, sekarang menjadi berkurang bahkan sudah tidak membanting-banting barang milik orang lain, sudah tidak berkata kotor, dan sudah tidak sering berkelahi.YA yang awalnya mempunyai perilaku agresif yang ditunjukkan dengan perilaku sering berkelahi, sering mencaci, dan sering mengolok-olok sekarang menjadi berkurang bahkan sudah tidak lagi berkelahi, mencaci, dan mengolok-olok. Peneliti memberikan saran: 1. Kepala Sekolah, Diharapkan Kepala Sekolah mendapatkan informasi baru terkait dengan pelaksanaan program pelaksanaan layanan BK, khususnya konseling behavioristik sebagai pedoman untuk memilih kebijakan. 2. Guru BK, Diharapkan guru BK memperoleh alternatif pemecahan masalah dengan penerapan konseling behavioristik teknik operant conditioning untuk mengatasi permasalahan lain yang dialami oleh siswa. 3. Siswa, Siswa diharapkan mampu memahami keadaan yang ada pada dirinya, dan memahami dampak yang ditimbulkan dari masalah perilaku agresif, sehingga siswa mampu mengatasi masalah yang sedang dialaminya, agar siswa dapat melaksanakan tugas perkembangannya dengan baik sesuai dengan prosedurnya. 4. Peneliti, Diharapkan kedepannya peneliti dapat melatih kesabaran dan meningkatkan kemampuannya untuk memberikan layanan konseling individu guna membantu mengatasi masalah yang dialami oleh siswa, dengan menerapkan teknik-teknik dalam konseling yang sesuai dengan permasalahan yang dialami oleh siswa, serta dapat memberikan pelayanan konseling yang lebih baik dan nyaman sehingga dapat memberikan hasil yang optimal

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Dra. Sumarwiyah, M.Pd., Kons.
Uncontrolled Keywords: Kata kunc i: Konseling Behavioristik, Teknik Operant Conditioning, dan Perilaku Agresif
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 17 Feb 2018 01:45
Last Modified: 17 Feb 2018 01:45
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8106

Actions (login required)

View Item View Item