PENINGKATAN SIKAP ANTI SEKS BEBAS MELALUI LAYANAN INFORMASI BERBANTUAN AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS XI TKJ 2 SMK NU MA’ARIF KUDUS

AZZAHRO, HUMAEDAH (2017) PENINGKATAN SIKAP ANTI SEKS BEBAS MELALUI LAYANAN INFORMASI BERBANTUAN AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS XI TKJ 2 SMK NU MA’ARIF KUDUS. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (halaman depan) - Accepted Version
Download (762kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (221kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (281kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (485kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (931kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (219kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (173kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (179kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (7MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian: 1. Mendeskripsikan penerapan layanan informasi berbantuan media audio visual untuk meningkatkan sikap anti seks bebas pada siswa kelas XI TKJ 2 SMK NU Ma’arif Kudus Tahun Pelajaran 2016/2017. 2. Memperoleh peningkatan sikap anti seks bebas melalui layanan informasi berbantuan media audio visual pada siswa kelas XI TKJ 2 SMK Nu Ma’arif Kudus Tahun Pelajaran 2016/2017. Seks bebas merupakan hubungan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan perkawinan. Layanan informasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karir/jabatan, dan pendidikan selanjutnya. Media audio visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini antara lain: 1. Layanan informasi berbantuan audio visual dapat meningkatkan sikap anti seks bebas pada siswa kelas XI TKJ 2 SMK NU Ma’arif Kudus Tahun Pelajaran 2016/2017. 2. Ada peningkatan sikap anti seks bebas melalui layanan informasi berbantuan audio visual. Jenis penelitian PTBK dengan tahap: 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan, 3. Pengamatan dan 4. Refleksi yang dilakukan dalam dua siklus penelitian, setiap siklus dilakukan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 39 siswa TKJ 2 SMK NU Ma’arif Kudus tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif deskriptif. Pada pra siklus diketahui skor rata-rata sikap anti seks bebas sebesar 17 (34%) kategori (Kurang). Siklus I mendapatkan skor 29 (58%) kategori (Cukup). Siklus II mendapatkan skor 45 (90%) kategori (Sangat Baik). Simpulan penelitian ini sebagai berikut: 1. Aktivitas peneliti dalam pelaksanaan layanan informasi berbantuan audio visual pada siklus II peneliti memperoleh persentase 65% kategori (Cukup). Pada siklus II Peneliti memperoleh skor 87% kategori (Sangat Baik), jadi hipotesis yang menyatakan “Layanan Informasi Bebantuan Media Sudio Visual dapat Meningkatkan Sikap Anti Seks Bebas pad Siswa Kelas XI TKJ 2 SMK NU Ma’arif Kudus Tahun Pelajaran 2016/2017” dapat diterima karena telah mencapai indikator keberhasilan. 2. Sikap anti seks bebas pada siswa siklus I memperoleh skor rata-rata 29 (58%) kategori (Sangat Baik), jadi hipotesis yang menyatakan “Ada peningkatan sikap anti seks bebas melalui layanna informasi berbantuan audio visual” dapat diterima karena telah mencapai indikator keberhasilan. Saran yang disampaikan dalam penelitian ini antara lain: 1. Kepala Sekolah: Kepala sekolah diharapkan memberikan perhatian dan pemberian informasi terbaru mengenai seks bebes dan memberikan pengawasan kepada siswa yang dilaksanakan oleh guru-guru untuk mencegah perilaku seks bebas dan perilaku seks yang menyimpang. 2. Guru pembimbing dan Konseling: Guru bimbingan dan konseling diharapkan memberikan perhatian kepada siswa disetiap tahap perkembangannya terutama pada orientasi seksual yang dialami oleh siswa pada usia remaja dan menggunakan layanan informasi dalam menyampaikan informasi terkait seks bebas dan bahaya dari perilaku seks bebas. 3. Siswa: Siswa agar selalu selektif dalam menerima berbagai informasi yang berkaitan dengan seks bebas agar tidak menimbulkan pemahaman yang keliru sehingga terbebas dari perilaku yang mengarah pada perbuatan seks bebas. 4. Peneliti selanjutnya: Peneliti selanjutnya hendaknya menggunakan teknik konseling atau media pelayanan konseling yang sesuai dengan permasalahan siswa dan menjadikan hasil penelitian ini sebagai referensi dalam mengembangkan penelitian dalam ranah bimbingan dan konseling dikemudian hari menjadi lebih baik.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1:Drs.Susilo Rahardjo,M.Pd.,Kons
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Sikap Anti Seks Bebas, Layanan Informasi Berbantuan Audio Visual
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 17 Feb 2018 02:18
Last Modified: 17 Feb 2018 02:18
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8112

Actions (login required)

View Item View Item