Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Self Control Untuk Mengatasi Perilaku Meyimpang Dalam Berpacaran Pada Mahasiswa Umk Yang Indekost

KUSRINI, DEWI (2017) Penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Self Control Untuk Mengatasi Perilaku Meyimpang Dalam Berpacaran Pada Mahasiswa Umk Yang Indekost. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (halaman judul) - Accepted Version
Download (949kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (6MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku menyimpang dalam berpacaran pada mahasiswa UMK Yang Indekost. 2. Mendeskripsikan Penerapan Konseling Behavioristik dengan Teknik Self Control untuk mengatasi perilaku menyimpang dalam berpacaran pada Mahasiswa UMK Yang Indekost. Perilaku menyimpang dalam pacaran adalah suatu perbuatan diluar batas aturan norma yang berlaku dilingkungannya yang dilakukan dengan teman lawan jenis oleh seorang remaja yang belum menikah. Masalah penelitian ini ada penerapan Konseling Behavioristik Dengan Teknik Self Control Untuk Mengatasi Perilaku Menyimpang Dalam Berpacaran Pada Mahasiswa UMK Yang Indekost. Penelitian studi kasus ini dilakukan secara terperinci dan mendalam terhadap suatu gejala tertentu, meliputi: identifikasi kasus, analisis, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi. Subjek penelitian ini ada 3 mahasiswa kos Afia yang memiliki perilaku menyimpang dalam Berpacaran. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi, dokumentasi sedangkan analisis data yang digunakan analisis kualitatif induksi. Hasil penelitian dan pembahasan kasus 1. Konseli I (ANS) Faktor sosial budaya perilaku menyimpang dalam berpacaran yaitu pengaruh pergaulan dari teman untuk mengikuti gaya berpacaran yang menyimpang. Sedangkan Faktor citra diri ANS adalah seorang yang memiliki banyak teman termasuk teman lawan jenis. Setelah dilakukan Konseling Behavioristik selama 3 kali dengan teknik Self Control konseli dapat mengendalikan diri, pola hidup dan pola pikir sehingga perilaku menyimpang dalam Berpacaran dapat tereliminasi. 2. Konseli II (YNI) Faktor sosial budaya perilaku menyimpang dalam berpacaran yaitu pengaruh pergaulan dari teman-temannya yang mendorong YNI untuk mengikuti gaya berpacaran yang menyimpang. Sedangkan Faktor citra diri YNI adalah seorang yang memiliki banyak teman termasuk teman lawan jenis. Setelah dilakukan Konseling Behavioristik selama 3 kali dengan teknik Self Control konseli dapat mengendalikan diri, pola hidup dan pola pikir sehingga perilaku menyimpang dalam Berpacaran dapat tereliminasi. 3. Konseli III (YHN) Faktor sosial budaya perilaku menyimpang dalam berpacaran yaitu pengaruh pergaulan dari sahabatnya yang mempengaruhi YHN untuk melakukan perilaku menyimpang dalam berpacaran seperti ciuman hingga berhubungan badan.. Sedangkan Faktor citra diri YHN adalah seorang yang memiliki banyak teman termasuk teman lawan jenis. Setelah dilakukan Konseling Behavioristik selama 3 kali dengan teknik Self Control konseli dapat mengendalikan diri, pola hidup dan pola pikir sehingga perilaku menyimpang dalam Berpacaran dapat tereliminasi. xi Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis di atas peneliti menyimpulkan bahwa Konseling Behavioristik dengan teknik Self Control dapat membantu mengendalikan diri pada anak kos afia Kudus. Dengan demikian peneliti menyarankan bagi mahasiswa hendaknya mampu mengendalikan diri dalam pola hidup maupun pola pikir, pada dirinya sendiri selama tinggal di kos Afia agar terhindar dari perilaku menyimpang dalam Berpacaran dan bagi mahasiswa yang telah mendapatkan konseling agar terus melaksanakan program perubahan tingkah laku.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Dr. Santoso, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: konseling Behavioristik Teknik Self Control. Mengatasi Perilaku Menyimpang Dalam Berpacaran
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 17 Feb 2018 04:10
Last Modified: 17 Feb 2018 04:10
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8126

Actions (login required)

View Item View Item