Penerapan Konseling Behavioristik Denganteknikself Management Untuk Mengatasi Kecemasan Menjelang Pkl Pada Siswa Kelas Xi Tkj Smk Pgri 3 Tayu Tahun Ajaran 2016/2017

MUNA, NAILIN (2017) Penerapan Konseling Behavioristik Denganteknikself Management Untuk Mengatasi Kecemasan Menjelang Pkl Pada Siswa Kelas Xi Tkj Smk Pgri 3 Tayu Tahun Ajaran 2016/2017. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (halaman judul) - Accepted Version
Download (751kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (224kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (339kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (277kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (349kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (136kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (134kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (270kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (822kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah : 1. Mendeskripsikan penerapan konseling behavioristik dengan teknik self managementuntuk mengatasi kecemasan siswa kelas XI TKJ SMK PGRI 3Tayu. 2. Mengetahui faktor-faktor penyebabkecemasan menjelang pkl pada siswa kelas XI TKJSMKPGRI 3 Tayu.kecemasan adalah perasaan takut yang mendalam dan firasat akan datangnya malapetaka sebagai hasil dari bermunculannya perasaan, kenangan, keinginan dan pengalaman-pengalaman yang tersedak dipermukaan kesadaran. kecemasan adalah perasaan takut yang mendalam dan firasat akan datangnya malapetaka sebagai hasil dari bermunculannya perasaan, kenangan, keinginan dan pengalaman-pengalaman yang tersedak dipermukaan kesadaran. Konseling behavioristik adalah layanan konseling yang diberikan konselor kepada konseli dengan berpusat masalah pada tingkah laku klien maladaptive yang disebabkan oleh beberapa faktor penyebab pola belajar dan faktor dari lingkungan sekitar baik faktor intern maupun ekstern.self management adalah tehnik yang menunjukkan pada pelaksanaan dan penanganan kehidupan seseorang dengan mengunakan suatu keterampilan yang di pelajari. Self management bertujuan membantu individu agar dapat mengubah tingkah laku dirinya sendiri. Prosedur penelitian yang digunakan adalah Studi Kasus meliputi: 1) Identifikasi Kasus, 2) Analisis, 3) Diaknosis, 4) Prognosis, 5) Treatment.Subjek yang ditelitiadalahsiswa kelas XI TKJ, ada 2 siswa yang mengalamikecemasanpraktik kerja lapangan.Data diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.Analisis data yang dilakukandengantigatahapanyaitu reduksi, paparan data, dan penyimpulan hasil analisis agar diperolehsimpulanpenelitian yang lebihkuat. Berdasarka hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab kecemasan menjelang PKL siswa dikelas XI TKJ. Dalam penelitian ini penyebab EK cemas menjelang PKL yaitu konseli tidak menguasai kompetensi PKL sehingga EK mengalamikegelisahan dan kegugupan saat guru membahas tentang PKL. Dan penyebab klien ED mengalami kecemsan menjelang PKL yakni belum terbiasa hidup mandiri, jauh dari orang tua, tidak menguasai pelajaran sekolah dan takut tidak mendapat nilai yang memuaskan ketika PKL. Perilaku tersebut menjadikan EK dan ED menjadi cemas saat PKL, setelah dilakukannya konseling behavioral dengan tehnik Self Managementdapat merubah perilaku maladaptif siswa menjadi perilaku adaptif sehingga siswa tidak mengalami kecemasa saat menjelang PKL. Berarti konseling behavioral dengan tehnik self management sangat tepat untuk mengatasi siswa yang mengalami kecemasan saat menjelang PKL. Berdasarkan penelitian diatas, peneliti menyampaikan saran kepada: 1. Kepala sekolah wajib menyelenggarakan pertemuan dengan guru BK untuk meningkatkan mutu dan kualitas guru BK 2. Guru BK. Guru BK dapat memperoleh alternatif pemecahan masalah dengan penerapan konseling behavioral dengan tehnik self managementuntuk mengatasi siswa yang mengalami kecemasan menjelang PKL. 3. Siswa. Bagi siswa yang mengalami kecemasan menjelang PKL diharapkan dapat lebih memahami keadaan yang ada pada dirinya, dan memahami dampak yang ditimbulkan dari kecemasan tersebut sehingga siswa memiliki memotivasi dan percaya diri untuk mengikuti PKL. 4. Bagi wali kelas dapat digunakan sebagai pegangan utuk mengidentifikasi dan memahami siswa yang mengalami kecemasan menjelang PKL. 5. Bagi peneliti. Diharapkan peneliti mampu memanfaatkan ilmu bimbingan dan konseling yang telah didapat dari bangku perkuliahan. Khususnya pada pendekatan behavioral dengan tehnik Self Management untuk mengatasi kecemasan siswa menjelang PKL, serta beragam pendekatan lainnya agar kelak apabila mengani permasalahan siswa, mampu mengatasinya dengan cepat.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1:Dra.Sumarwiyah,M.Pd.,Kons.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Konseling Behavioral, Tehnik Self Management, UntukMengatasi Kecemasan Menjelang PKL.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 19 Feb 2018 00:58
Last Modified: 19 Feb 2018 00:58
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8131

Actions (login required)

View Item View Item