Mengatasi Trauma Korban Pelecehan Seksual Pada Anak Di Desa Batukali Kalinyamatan Jepara Melalui Konseling Rational Emotive Therapy Dengan Teknik Persuasif

RAHMAWATI, HARNUM (2017) Mengatasi Trauma Korban Pelecehan Seksual Pada Anak Di Desa Batukali Kalinyamatan Jepara Melalui Konseling Rational Emotive Therapy Dengan Teknik Persuasif. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (halaman judul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (222kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (391kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (409kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (234kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (206kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (140kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan Penelitian ini adalah : 1. Untuk menemukan faktor-faktor penyebab dampak psikologis (trauma) pada anak yang menjadi korban pelecehan seksual di Desa Batukali Kalinyamatan Jepara, 2. Untuk membantu mengatasi trauma korban pelecehan seksual di Desa Batukali Kalinyamatan Jepara melalui konseling RET dengan teknik Persuasif. Konseling Rational Emotive Therapy merupakan suatu model konseling yang dilakukan untuk mengubah perilaku klien dari irasional menjadi rasional, serta mengubah keyakinan-keyakinan klien dari yang tidak logis menjadi logis. Teknik persuasif adalah suatu teknik yang digunakan untuk meyakinkan klien agar dapat mengubah pandangan klien yang dianggap kurang benar serta dapat mengubah pemikiran yang tidak rasional agar menjadi rasional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun subjek yang diteliti adalah dua orang anak yaitu UL dan DN. Ke dua anak tersebut sama-sama mengalami trauma akibat menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, peneliti menemukan berbagai faktor yang menjadi penyebab trauma akibat pelecehan seksual yang dialami dua orang anak di Desa Batukali Kalinyamatan Jepara serta pengaruh penerapan konseling Rational Emotive Therapy dengan teknik persuasif dari kedua klien yaitu : (1) klien UL faktor internal penyebab permasalahanya yaitu tidak dapat berpikir secara rasional karena sulit melupakan kejadian pahit masa lalu, kontrol emosi rendah,mengalami ketakutan yang berlebihan, merasa minder serta kehilangan semangat hidup. Sedangkan faktor eksternal yaitu : perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan tekanan batin korban, kurangnya perhatian dari orang tua serta pergaulan bebas. (2) klien DN faktor penyebab trauma yaitu faktor internal : tidak dapat berpikir secara rasional, cenderung pendiam, menarik diri dari lingkungan karena merasa dirinya hina, sering melamun dan kehilangan semangat hidup. Faktor eksternal yaitu : perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab, kurangnya pendidikan dari orang tua baik pendidikan moral maupun agama serta pergaulan bebas. Setelah dilakukanya Konseling Rational Emotive Therapy dengan teknik persuasif akhirnya mampu merubah pemikiran serta perilaku UL dan DN yang dirasa tidak rasional. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa layanan Konseling Rational Emotive Therapy sangan tepat untuk mengatasi trauma korban pelecehan seksual. Disarankan bagi anak (klien) diharapkan dapat lebih memahami dampak yang ditimbulkan akibat sikap dan perilaku klien yang irasional. Bagi semua orang tua serta anggota masyarakat untuk selalu mengawasi dan memberikan perhatian yang khusus bagi anak-anak terlebih anak yang menginjak remaja awal karena rentan terhadap pergaulan bebas. Serta bagi peneliti (konselor) untuk pengembangan penelitian selanjutnya khusunya dalam upaya mengatasi trauma anak akibat pelecehan seksual hendaknya lebih memahami kondisi keadaan klien dalam menghadapi kesulitan-kesulitan yang muncul terkait dengan permasalahan yang dihadapi oleh klien dan menggunakan berbagai teknik yang lebih bervariatif yang tentunya harus sesuai dengan permasalahan yang sedang dialami klien, selain itu dalam melakukan penelitian peneliti harus memperbanyak referensi agar memiliki bekal yang cukup dalam melakukan penelitian dan akan lebih mudah dalam menerapkan konseling RET dengan teknik persuasif yang lebih baik dan sempurna.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1:Drs.Susilo Rahardjo,M.Pd.,Kons
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Konseling Rasional Emotif Therapy, Trauma, Pelecehan Seksual.
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 19 Feb 2018 01:35
Last Modified: 19 Feb 2018 01:35
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8133

Actions (login required)

View Item View Item