PENGARUH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN WAKTU PENYIANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea Mays L. Var. Saccharata Sturt)

Nur Hidayat, Ari (2017) PENGARUH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN WAKTU PENYIANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea Mays L. Var. Saccharata Sturt). Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (hal. judul) - Accepted Version
Download (810kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (155kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (277kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (349kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (350kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (144kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (156kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (797kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian yang bertujuan untuk menelaah pengaruh sistem tanam jajar legowo dan waktu penyiangan terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays L. var. saccharata Sturt) ini dilaksanakan di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah, dengan ketinggian tempat 11 meter di atas permukaan laut, jenis tanah aluvial dengan pH 6, sejak bulan April sampai Juni 2017. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial dengan dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas dua faktor sebagai perlakukan dan 3 blok sebagai ulangan. Faktor yang pertama adalah sistem tanam Jajar Legowo (J) yang terdiri atas 2 aras, yakni: jajar legowo 2:1 (J1) dan jajar legowo 3:1 (J2). Faktor yang kedua adalah waktu penyiangan (W) yang terdiri atas 4 aras, yakni: pada umur 14 hst (W1), 21 hst (W2), 28 hst (W3) dan 35 hst (W4), ditambah dengan 1 perlakuan kontrol yang berupa kombinasi antara tata-letak tanam konvensional dan tanpa penyiangan (J0W0), sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, bobot brangkasan segar dan kering per tanaman, bobot tongkol per tanaman berkelobot, bobot tongkol segar per petak, bobot tongkol per tanaman tanpa kelobot, panjang tongkol per tanaman tanpa, diameter tongkol tanpa kelobot, bobot biji segar per tanaman, bobot gulma segar, bobot gulma kering. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan, bahwa sistem tanam jajar legowo berpengaruh nyata terhadap bobot tongkol per tanaman berkelobot dan tanpa kelobot dan bobot biji segar per tanaman. Adapun waktu penyiangan berpengaruh nyata terhadap bobot brangkasan segar per tanaman, bobot tongkol per tanaman berkelobot dan tanpa kelobot, serta bobot biji segar per tanaman. Interaksi terjadi antara sistem tanam jajar legowo dan waktu penyiangan, baik pada bobot tongkol per tanaman berkelobot dan tanpa kelobot, serta bobot biji segar per tanaman.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Ir. Zed Nahdi, M.Sc
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Industri dan perdagangan khusus > Industri pertanian
Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Agrikultura. Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 19 Feb 2018 03:59
Last Modified: 19 Feb 2018 03:59
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8166

Actions (login required)

View Item View Item