Analisa Heat Transfer Coefficient Pada Double Pipe Helical Heat Exchanger Alat Uji Praktikum Sistem Refrigerasi Cascade

FORESTA, ITOC (2017) Analisa Heat Transfer Coefficient Pada Double Pipe Helical Heat Exchanger Alat Uji Praktikum Sistem Refrigerasi Cascade. ["eprint_fieldopt_thesis_type_engd" not defined] thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Preview
PDF (HALAMAN JUDUL)
Halaman_judul.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img] PDF (BAB 1)
BAB_I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
[img] PDF (BAB 2)
BAB_II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (847kB)
[img] PDF (bab 3)
BAB_III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img] PDF (bab 4)
BAB_IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (562kB)
[img] PDF (bab 5)
BAB_V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img]
Preview
PDF (daftar pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf - Accepted Version

Download (265kB) | Preview
[img] PDF (lampiran)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstract

Saat ini banyak material tertentu membutuhkan yang membutuhkan pendinginan hingga temperatur yang sangat dingin dengan kapasitas kecil namun sistem pendinginan yang umum hanya memiliki kemampuan pendinginan yang kecil dan belum berskala cold storage. Sehingga sistem refrigerasi bertingkat atau Cascadediperlukan untuk mencapai temperatur evaporasi yang rendah. Dengan menggunakan sistem refrigerasi cascade ini, maka kalor pada kondensor low-stage dapat didinginkan oleh evaporator high-stage sehingga temperatur evaporator yang dicapai pada low-stage lebih rendah. Dalam tugas akhir ini komponen yang digunakan sebagai alat penukar panas antara low-stage dengan high-stage adalah heat exchanger (HE). Dalam tugas akhir ini peneliti akan meneliti berapa besar Heat Transfer Coefficientdouble pipe helical heat exchanger komponen yang digunakan sebagai alat penukar panas antara low-stage dengan high stage. Untuk pengambilan data dari penelitian ini akan dipasang thermocouple dan pressure gauge di titik input, ouput dan didalam Heat exchanger kemudian dilakukan pencatatan berapa temperatur dan tekanan refrigeran sebelum sesudah melewati Heat Exchanger. Dari hasil penelitian didapatkan Laju perpindahan kalor terbesar pada temperatur -250C dengan laju perpindahan kalor terbesar 375,5817 dan laju perpindahan kalor terkecil sebesar 352,4859 pada temperatur -300C.

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_engd" not defined])
Additional Information: Pembimbing : 1. Rianto Wibowo, ST., M.Eng
Uncontrolled Keywords: Kata kunci :Double pipe heat exchanger,Heat Transfer Coefficient, Refrigerasi Cascade.
Subjects: Teknologi > Teknologi (umum)
Divisions: Fakultas Teknik > D3 Teknik Mesin
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Date Deposited: 26 Feb 2018 03:34
Last Modified: 26 Feb 2018 03:34
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8318

Actions (login required)

View Item View Item