PENGARUH POPULASI HAMA KUTU PUTIH (Phenacoccus manihoti) TERHADAP POPULASI IMAGO PARASITOID Anagyrus lopezi De santis PADA PERTUMBUHAN STEK TANAMAN UBI KAYU

Silahudin, Muhammad (2017) PENGARUH POPULASI HAMA KUTU PUTIH (Phenacoccus manihoti) TERHADAP POPULASI IMAGO PARASITOID Anagyrus lopezi De santis PADA PERTUMBUHAN STEK TANAMAN UBI KAYU. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (hal judul) - Accepted Version
Download (521kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (149kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (325kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (285kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (285kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (136kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (146kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (lampiran) - Accepted Version
Restricted to hanya untuk Staf Repositori

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh populasi hama kutu putih terhadap perkembangan populasi imago parasitoid Anagyrus lopezi serta pertumbuhan stek tanaman ubi kayu (Manihot esculenta. Crantz). penelitian dilaksanakan di dalam rumah kaca Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Pati Jawa Tengah, penelitian dimulai pada bulan April sampai November 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 1 faktor perlakuan yaitu 9 taraf populasi jumlah kutu putih (Phenacocus manihoti) instar 3 pertanaman dan diulang 3 kali. Setiap satu perlakuan terdiri atas 3 stek ketela pohon, sehingga keseluruhan terdapat 90 gelas cup. perlakuan tersebut adalah : K0: populasi dengan 0 kutu putih, K1: populasi dengan 5 kutu putih, K2: populasi dengan 10 kutu putih, K3: populasi dengan 15 kutu putih, K4: populasi dengan 20 kutu putih, K5: populasi dengan 25 kutu putih, K6: populasi dengan 30 kutu putih, K7: populasi dengan 35 kutu putih, K8: populasi dengan 40 kutu putih, K9: populasi dengan 45 kutu putih (Phenacocus manihoti) per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Populasi hama kutu putih (Phenacocus manihoti) berpengaruh sangat nyata terhadap perkembangan populasi imago parasitoid Anagyrus lopezi De santis, imago parasitoid muncul tertinggi pada perlakuan K9, K8, K7 yakni + 5,00 imago parasitoid ; dibandingkan perlakuan K6, K5, K4 yakni + 4,67 imago; dan K3, K2, K1 yakni + 4,22 imago. Populasi hama kutu putih hanya berpengaruh nyata terhadap bobot segar tunas dan bobot kering tunas, bobot segar tunas tertinggi pada perlakuan K0 yakni 5,76 gr, terendah pada perlakuan K9 yakni 4,14 gr sedangkan bobot kering tunas tertinggi pada perlakuan K0 yakni 4,22 gr, dan terendah pada perlakuan K9 yakni 2,58 g.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Drs.RM Hendy Hendro HS, M.Si
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Industri dan perdagangan khusus > Industri pertanian
Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Agrikultura. Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 19 Apr 2018 10:31
Last Modified: 19 Apr 2018 10:31
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8536

Actions (login required)

View Item View Item