PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN MOL BONGGOL PISANG DAN GIBGRO TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ARTEMISIA (Artemisia annua L.)

ARDIYANTO, AHMAD BADAR (2018) PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN MOL BONGGOL PISANG DAN GIBGRO TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ARTEMISIA (Artemisia annua L.). Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (hal. judul) - Accepted Version
Download (630kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (183kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (473kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (504kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (713kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (350kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (daftar pustaka) - Accepted Version
Download (433kB) | Tinjau ulang
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

INTISARI Artemisia (Artemisia annua L.) merupakan tanaman penghasil artemisinin, obat anti malaria yang terbukti lebih efektif dibandingkan dengan quinine yang terkandung dalam tanaman kina. Namun di Indonesia kandungan artemisisnin pada tanaman artemisia masih rendah yaitu kurang dari 1%. Penelitian ini bertuan untuk meningkatkan produktifitas artemisinin dengan menggunakan pemberian MOL bonggol pisang dan Gibgro terhadap pertumbuhan tanaman Artemisia (artemisia annua L.) Penelitian ini dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus dengan ketinggian 38 m dpl, yang dilaksanakan pada 23 September 2017 sampai dengan 12 Februari 2018 dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama pemberian Larutan MOL bonggol Pisang yang terdiri dari 3 aras, M0 : tanpa MOL, M1 : 20 mL, M2 : 30 mL dan faktor kedua pemberian perlakuan Larutan Gibgro terdiri dari 3 aras, G0 : tanpa GA3, G1 : 0,5 gram/liter, G2 : 1 gram/liter, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian MOL bonggol pisang tidak berpengaruh terhadap semua parameter perlakuan, sedangkan pemberian perlakuan Gibgro menunjukkan hasil terbaik pada perlakuan tanpa Gibgro (G0) yaitu Pada parameter tinggi tanaman minggu ke- 20 menunjukkan bahwa hasil terbaik pada pemberian Gibgro 0,5 gram (G1) dengan rata – rata 180,67 cm. Pada parameter bobot segar daun tanpa pemberian Gibgro (G0) dengan rata – rata 402,73 gram. Pada parameter bobot segar akar perlakuan tanpa Gibgro (G0) dengan rata – rata 100,93 gram. Bobot kering akar pada pemberian tanpa Gibgro (G0) dengan rata – rata 54,46 gram. Pada parameter bobot kering daun tanpa Gibgro (G0) dengan rata – rata 104,34 gram. Tidak terjadi interaksi antara pemberian MOL bonggol Pisang dan Gibgro terhadap pertumbuhan tanaman.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Ir. Zed Nahdi, M.Sc
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Agrikultura. Pertanian
Pertanian > Pertanian (umum)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: UPT Perpustakaan UMK
Tanggal Deposit: 24 Apr 2018 10:00
Last Modified: 24 Apr 2018 10:00
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/8615

Actions (login required)

View Item View Item