Analisis Kelayakan Investasi Ditinjau dari Aspek Penambahan Modal pada Usaha Tahu "Mulyadi" Kudus

Rahmawati, Farida Naili (2012) Analisis Kelayakan Investasi Ditinjau dari Aspek Penambahan Modal pada Usaha Tahu "Mulyadi" Kudus. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Ha.Judul) - Accepted Version
Download (122kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab.I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (107kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (240kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (156kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (831kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (98kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (88kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (146kB) | Request a copy

Abstrak

Untuk menilai suatu investasi, manajemen harus mempertimbangkan apakah investasi yang akan dilaksanakan itu akan memberikan keuntungan, baik dalam bentuk kenaikan pendapatan tunai maupun keuntungan yang berupa penghematan biaya–biaya usaha pencarian alternatif tersebut, kemudian diikuti dengan pemilihan alternatif yang paling menguntungkan dari sekian alternatif yang ada. Dari latar belakang diatas maka terdapat rumusan masalahnya adalah apakah tambahan modal pinjaman bank layak dilakukan, ditinjau dari PP (Payback Periode), NPV (Net Persent Value), IRR (Internal Rate of Return) dan BCR (Benefit Cost Ratio)? Tujuan penelitian adalah menganalisis tingkat kelayakan investasi tambahan modal pada Usaha Tahu “Mulyadi” Kudus yang bersumber dari pinjaman bank, ditinjau dari PP (Payback Periode), NPV (Net Persent Value), IRR (Internal Rate of Return) dan BCR (Benefit Cost Ratio). Variabel penelitian yang digunakan adalah EAT, Aliran Kas Bersih (Proceeds), Investasi, Present Value of Proceed, Present Value of Outlays (Investasi). Jenis dan Sumber Data yang digunakan adalah data sekunder, berupa laporan rugi laba, serta data biaya-biaya dikeluarkan dalam operasional selama periode tahun 2007-2011. Pengumpulan data menggunakan data dokumentasi. Pengolahan datanya menggunakan editing, tabulating. Analisis datanya menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif meliputi analisis metode peramalan trend garis lurus, Payback Period (PP), analisis NPV (Net Present Value), analisis IRR (Internal Rate of Return), dan analisis BCR (Benefit Cost Ratio). Hasil kesimpulan pada penelitian dengan kelayakan investasi penambahan modal yang direncanakan pada usaha tahu “Mulyadi” Kudus diperoleh hasil sebagai berikut ini. 1. Analisis Payback Period menunjukkan \waktu yang diperlukan agar dana yang tertanam untuk investasi dapat diperoleh kembali secara keseluruhan dalam waktu dalam waktu 1 tahun 3 bulan, sehingga lebih pendek dari waktu yang direncanakan oleh Usaha Tahu “Mulyadi” Kudus untuk pengembalian investasi selama 5 tahun. 2. Analisis Net Present Value menunjukkan bahwa atas dasar rate of return atau Discount Factor (DF) yang diinginkan sebesar 12%, Df 12% dihasilkan PV of Proceed senilai Rp.510.996.142,76 dan PV of Investment senilai p.150.000.000,00 mencapai tingkat NPV positif senilai Rp.360.996.142,76. 3. Analisis Internal Rate Of Return Usaha Tahu “Mulyadi” Kudus mencoba untuk menggunakan tingkat bunga antara 6% sampai dengan 17% sebagai interpolasi. Berdasarkan hasil interpolasi Df 6% dan Df 17% IRR sebesar 36,62% sedangkan IRR yang disyaratkan 12% (sesuai dengan suku bunga yang berlaku di masyarakat). 4. Analisis BCR menghasilkan benefit atau manfaat dari hasil positif hingga dapat dikatakan layak, sehingga dengan hasil B/C Ratio sebesar 3,84. 5. Dengan demikian investasi penambahan modal pada usaha tahu “Mulyadi Kudus layak dilaksanakan dengan mengkaji pencapaian aliran kas masuk bersih pada tingkat suku bunga resiko sebesar 6% hingga tingkat suku bunga maksimal sebesar 17% masih memberikan laba (keuntungan) bagi perusahaan. Dengan demikian resiko investasi dapat teratasi dan layak dilakukan penambahan modal sebagai upaya pengefisiensian proses produksi yang pada akhirnya memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing I = Dra. MAMIK INDARYANI, MS Pembimbing II = AGUNG SUBONO, SE, MSi
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Teori Ekonomi
Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Industri kecil & menengah
Ilmu-ilmu Sosial > Keuangan > investasi, formasi modal, spekulasi
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 26 Jan 2013 05:02
Last Modified: 26 Jan 2013 05:02
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/865

Actions (login required)

View Item View Item