Studi Kasus Penerapan Model Konseling Behaviorestik untuk Menangani Siswa yang Menyalahgunakan Handphone di SMK NU Ma'arif Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012

Martanto, Dwijo (2012) Studi Kasus Penerapan Model Konseling Behaviorestik untuk Menangani Siswa yang Menyalahgunakan Handphone di SMK NU Ma'arif Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal.Judul) - Accepted Version
Download (486kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab.I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (117kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (178kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (144kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (132kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (190kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab.VI) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (171kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (116kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] Microsoft PowerPoint (Presentasi Ujian) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (100kB) | Request a copy

Abstrak

Kemajuan teknologi yang semakin berkembang terasa sangat berpengaruh pada kehidupan anak sekolah. Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin maju sehingga terjadi pengalihan fungsi teknologi. Pada era modern saat ini, pengaruh teknologi amat kuat mempengaruhi terutama khususnya siswa-siswi di SMK NU Ma’arif Kudus. Hal ini dapat dilihat dari bebagai alat-alat elektronik dengan berbagai merk yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Alat-alat elektronik yang paling banyak dijumpai adalah Handphone atau yang lebih akrab disebut HP. Berdasarkan kenyataan yang ada selama peneliti melakukan praktek pengalaman lapangan (PPL) selama 3 (tiga) bulan di SMK NU Ma’arif Kudus pada tanggal 12 September 2011 sampai dengan tanggal 12 Desember 2011, bahwa di lapangan masih ada siswa yang menyalahgunakan handphone hal ini terjadi karena siswa kebiasaan menggunakan handphone yang membuat siswa merasa jenuh ketika dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Berdasarkan latar belakang tersebut diatas dapat dirumuskan permasalahan: 1. Faktor-faktor apakah yang menyebabkan siswa SMK NU MA’ARIF Kudus menyalahgunakan handphone?. 2. Apakah penerapan model konseling Behavioristik efektif untuk mengatasi siswa yang menyalahgunakan handphone di SMK NU MA’ARIF Kudus tahun pelajaran 2011/2012?. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk: 1. Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab penyalahgunakan handphone bagi siswa. 2. Mengatasi siswa SMK NU MA’ARIF Kudus yang menyalahgunakan handphone melalui model konseling Behavioristik. Kegunaan penelitian ini yaitu: Bagi kepala sekolah dapat menentukan kebijakan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan serta dalam memperhatikan setiap perkembangan peserta didik. Bagi Guru Pembimbing/Konselor, menambah wawasan tentang penerapan model konseling Behavioristik untuk membantu peserta didik yang menyalahgunakan handphone di SMK NU MA’ARIF Kudus. Bagi wali kelas, dapat menjadi masukan tentang penanganan dan menghadapi siswa yang menyalahgunakan handphone, baik dalam proses pembelajaran dan sosialisasi di sekolah. Bagi peserta didik, dapat menghindari/memecahkan masalah yang selama ini dialami yang berhubungan dengan menyalahgunakan handphone yang mereka miliki dalam kaitannya pergaulan sehari-hari dengan lingkungan sekolah dan masyarakat luas pada nantinya. Ruang lingkup penelitian ini adalah tentang Studi Kasus dengan penerapan model konseling Behavioristik dan penyalahgunaan Handphone. Adapun data-data hasil penelitian sesuai dengan permasalahan siswa yang menjadi klien dapat dipaparkan sebagai berikut: metode wawancara, dokumentasi, observasi dan kunjungan rumah. Dalam penelitian ini 2 siswa yang ditetapkan menjadi subjek penelitian yang sering mengalami penyalahgunakan handphone dengan pertimbangan dapat membantu mengentaskan permasalahannya yaitu ABS dan MA. Berdasarkan hasil penelitian tersebut faktor-faktor penyebab penyalahgunaan handphone yaitu: klien 1 (ABS) mengalami perubahan perilaku sulit untuk menerima keadaan yang sekarang, lebih memilih untuk menyendiri dan bermain handphone untuk mengobati kepedihan hatinya dikarenakan dulunya hidupnya berkecukupan dan selalu terpenuhi keinginannya, sekarang tidak lagi dan kurang perhatian dan saat ini justru jarang sekali memperhatikan dan fokus terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru di kelas, dan hal ini dapat berakibat turunnya prestasi belajarnya di sekolah. Klien 2(MA) mengalami perubahan perilaku sulit untuk menerima keadaan yang sekarang, lebih memilih untuk menyendiri dan bermain handphone untuk mengobati kepedihan hatinya dikarenakan dulunya hidupnya tenang apalagi ada permasalahan dari kedua orang tua MA mau cerai dan kurang perhatian dari orang tua. Berdasarkan hasil penelitian setelah dilakukan konseling terhadap kedua klien yang memiliki kebiasaan menyalahgunakan handphone di SMK NU Ma’arif Kudus, yaitu: klien 1 (ABS) sekarang dapat merubah perilakunya yang tidak sesuai/maladaptif menjadi sesuai dan menjadi pribadi yang lebih baik dari yang sebelumnya. Klien 2(MA) sekarang MA dapat merubah perilaku kebiasaannya menggunakan handphone pada waktu pembelajaran berlangsung di kelas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan konseling behavioristik sangat efektif untuk menangani siswa yang kebiasaan menggunakan handphone. Dari hasil kesimpulan di atas, peneliti menyampaikan saran sebagai berikut: Kepala sekolah, memiliki wewenang yang cukup besar untuk dapat memberikan sanksi dan menindak tegas siswanya yang melanggar tata tertib sekolah yaitu membawa dan menggunakan handphone pada jam pelajaran di sekolah. Konselor, harus sering memberikan sosialisasi tentang peraturan penggunaan handphone dan tata tertib di sekolah, dan konselor memantau penggunaan handphone siswa-siswi di sekolah. Siswa, Dapat menjaga diri agar terhindar dari penyalahgunaan handphone dan membiasakan rajin belajar agar kelak cita-citanya bisa tercapai sesuai yang diharapkan dengan baik.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing I = Drs.Masturi.MM Pembimbing II = Drs.Sabar Rutoto,M.Pd
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Sekolah menengah atas (SMA)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 14 Sep 2013 02:39
Last Modified: 14 Sep 2013 02:39
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/895

Actions (login required)

View Item View Item