Analisis Kinerja Keuangan PT. BPR Arta Huda Abadi Kabupaten Pati

Anifah, Siti (2012) Analisis Kinerja Keuangan PT. BPR Arta Huda Abadi Kabupaten Pati. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (187Kb) | Tinjau ulang
    [img] PDF (Bab I) - Accepted Version
    Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

    Download (131Kb) | Request a copy
      [img] PDF (Bab II) - Accepted Version
      Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

      Download (156Kb) | Request a copy
        [img] PDF (Bab III) - Accepted Version
        Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

        Download (178Kb) | Request a copy
          [img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
          Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

          Download (294Kb) | Request a copy
            [img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
            Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

            Download (87Kb) | Request a copy
              [img]
              Tinjau ulang
              PDF (Daftar Puataka) - Accepted Version
              Download (65Kb) | Tinjau ulang
                [img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
                Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

                Download (2869Kb) | Request a copy

                  Abstrak

                  Kaitannya dengan penilaian kinerja keuangan Bank Perkreditan Rakyat ditujukan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kesehatan BPR tersebut. BPR yang memiliki kinerja keuangan yang baik akan menguntungkan bagi nasabahnya juga bagi banknya itu sendiri. Nasabah akan dapat lebih leluasa menyimpan uangnya tanpa ada rasa takut akan bangkrutnya bank, sedangkan BPR juga akan semakin dipercaya oleh masyarakat. Mengingat fungsi dan peranan perbankan yang demikian pentingnya dalam memajukan perkembangan nasional, maka untuk menumbuhkembangkan kepercayaan terhadap bank, bank perlu dibina dan diawasi. Secara umum dapat dikatakan bahwa kinerja keuangan bank dapat diukur dari laporan keuangan yang dikeluarkan bank pada akhir tahun, dan biasanya menunjukan bahwa kinerja keuangan bank dalam kondisi yang baik, melalui berbagai penampilan posisi keuangan yang dikeluarkan / disebarluaskan kepada masyarakat. Analisis rasio keuangan merupakan perhitungan matematis yang menilai kinerja dan potensi keuangan bank. Dengan menggunakan analisis ini, akan dapat dijelaskan tentang baik buruknya kinerja dan potensi keuangan bank terutama setelah dibandingkan dengan suatu standar. Kinerja keuangan bank meliputi penilaian terhadap faktor permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, rentabilitas dan likuiditas. namun penelitian hanya membahas tentang faktor permodalan, kualitas aktiva produktif, rentabilitas dan likuiditas. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan dan tingkat kesehatan bank pada PT. BPR Artha Huda Abadi Kabupaten Pati yang ditinjau dari segi permodalan, kualitas aktiva produktif, rentabilitas dan likuiditas. Dalam penelitian ini penulis melakukan survey dengan mengamati dan mengmbil data secara langsung pada objek penelitian. Dalam melakukan penelitian ini penulis mengambil objek pada PT. BPR Artha Huda Abadi Kabupaten Pati dengan melakukan pembahasan yang berhubungan dengan permasalahan kinerja keuangan bank yang dilihat dari faktor permodalan, kualitas aktiva produktif, rentabilitas dan likuiditas selama periode tahun 2009 sampai dengan tahun 2011. Hasil temuan dalam penelitian kinerja keuangan pada PT.BPR Artha Huda Abadi adalah : 1. Hasil akhir penilaian kinerja keuangan faktor permodalan pada PT. BPR Artha Huda Abadi berasal dari besarnya rasio CAR pada tahun 2009 sebesar 12,63%, tahun 2010 sebesar 11,49% dan pada tahun 2011 sebesar 10,67%, sehingga dalam tiga tahun ini rasio CAR dalam kondisi sehat. 2. Hasil akhir penilaian kinerja keuangan faktor kualitas aktiva produktif pada PT. BPR Artha Huda Abadi berasal dari besarnya rasio KAP pada tahun 2009 sebesar 4,22%, tahun 2010 sebesar 3,87% dan pada tahun 2011 sebesar 3,73% dalam tiga tahun ini rasio KAP dalam kondisi yang sehat. Sedangkan rasio PPAP pada tahun 2009 sebesar 84,41% sehat, pada tahun 2010 sebesar 77,84% cukup sehat dan pada tahun 2011 sebesar 59,79% kurang sehat. 3. Hasil akhir penilaian kinerja keuangan faktor rentabilitas pada PT. BPR Artha Huda Abadi berasal dari besarnya rasio ROA pada tahun 2009 sebesar 5,23%, tahun 2010 sebesar 3,60% dan pada tahun 2011 sebesar 3,07%, dalam tiga tahun ini rasio ROA dalam kondisi yang sehat. Untuk rasio BOPO pada tahun 2009 sebesar 82,75%, tahun 2010 sebesar 88,25% dan tahun 2011 sebesar 89,75% dalam tiga tahun ini rasio LDR juga dalam kondisi yang sehat. 4. Hasil akhir penilaian kinerja keuangan faktor likuiditas pada PT. BPR Artha Huda Abadi berasal dari besarnya rasio CR pada tahun 2009 sebesar 21,72%, tahun 2010 sebesar 17,05% dan tahun 2011 sebesar 18,88% dalam tiga tahun rasio CR dalam kondisi yang sehat. Sedangkan untuk rasio LDR pada tahun 2009 sebesar 87,14%, tahun 2010 sebesar 89,04% dan tahun 2011 sebesar 87,64 dalam tiga tahun ini rasio LDR juga dalam kondisi yang sehat.

                  Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
                  Additional Information: Pembimbng I = Drs.Taufik,Ms,MM
                  Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Keuangan > Perbankan
                  Ilmu-ilmu Sosial > Keuangan > Kredit. Hutang. Pinjaman
                  Ilmu-ilmu Sosial > Teori Ekonomi
                  Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
                  Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
                  Tanggal Deposit: 13 Sep 2013 10:03
                  Last Modified: 13 Sep 2013 10:03
                  URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/924

                  Actions (login required)

                  View Item