Pengaruh Pengalaman Kerja, Kedisiplinan, dan Insentif Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi pada PR. Sri Wedarijaksa Pati

Chasan, Achmad Nur (2012) Pengaruh Pengalaman Kerja, Kedisiplinan, dan Insentif Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi pada PR. Sri Wedarijaksa Pati. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img] PDF (Bab I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (105kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (150kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (113kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (265kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (22kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka ) - Accepted Version
Download (24kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran ) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (711kB) | Request a copy

Abstrak

Produktivitas kerja karyawan pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berhubungan dengan tenaga kerja itu sendiri maupun faktor-faktor lain diluar diri tenaga kerja. Tingkat kedisiplinan tenaga kerja merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam mengembangkan sumber daya manusia, karena erat kaitannya dengan peningkatan produktivitas kerjanya. Hal ini mengingat tenaga kerja yang memiliki pengalaman kerja akan memiliki wawasan yang luas terhadap penghayatan akan arti pentingnya produktivitas, sehingga akan mendorong yang bersangkutan melakukan tindakan yang lebih produktif dalam kerjanya. Selain pengalaman kerja, permasalahan lain yang perlu mendapat perhatian dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan pada PR Sri Wedarijaksa Pati adalah kedisiplinan karyawan. Hal ini dikarenakan masih kurangnya kedisiplinan dari karyawan yang tentunya dapat menimbulkan banyak hambatan dalam bekerja, sehingga dapat mengganggu produktivitas kerja karyawan. Kedisiplinan adalah merupakan bentuk ketaatan terhadap aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang telah ditetapkan oleh organisasi. Faktor lain yang mempengaruhi produktivitas kerja adalah insentif. insentif adalah setiap sistem kompensasi, dimana jumlah yang berkaitan dengan tergantung dari hasil yang dicapai, yang berarti menawarkan suatu insentif kepada karyawan untuk mencapai hasil yang lebih baik. Perhatian perusahaan terhadap pengalaman kerja, kedisiplinan karyawan, dan insentif karyawan diharapkan para karyawan akan mempunyai semangat kerja yang tinggi. Sehingga dengan adanya tingkat semangat kerja yang tinggi itu para karyawan akan mempunyai tingkat produktivitas kerja yang baik. Permasalahan dalam penelitian ini antara lain : (1) Apakah Pengalaman kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan, (2) apakah kedisiplinan mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan, (3) apakah insentif mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan, (4) apakah berpengaruh variabel pengalaman kerja, kedisplinan, dan insentif terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan. Tujuan penelitian ini antara lain : untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengalaman kerja, kedisiplinan, dan insentif terhadap produktivitas kerja karyawan baik secara parsial maupun berganda, dan untuk mengetahui variabel manakah yang paling berpengaruh paling besar terhadap produktivitas kerja karyawan pada PR Sri Wedarijaksa pati. Metode yang digunakan antara lain : pengumpulan data dengan kuesioner, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Selanjutnya data dianalisis dengan Hasil temuan dari penelitian antara lain : 1. Secara parsial pengalaman kerja (X1), kedisiplinan (X2), dan intensif (X3) terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) hal ini ditunjukkan dari hasil uji t tes yang ternyata nilai koefisien regresi masing-masing variabel 2,963 ; 3,479 ; 2,668 lebih besar jika dbandingkan dengan nilai t table 2,013 maka t hitung terletak di tolak (Ho), artinya hipotesis nihil (Ho) ditolak, dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Jadi seluruh hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini secara parsial terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan. 2. Secara berganda variabel pengalaman kerja (X1), kedisiplinan (X2), dan insentif (X3) terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan. Hal ini dibuktikan dari hasil perbandingan nilai dari F hitung = 58,889 lebih besar jika dibandingkan dengan F tabel = 2,807. 3. Berdasarkan hasil penelitian dengan membandingkan nilai masing-masing koefisien regresi dari variabel pengalaman kerja (X1), kedisiplinan (X2), insentif (X3) dapat disimpulkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap variabel produktivitas kerja karyawan adalah variabel kedisiplinan karyawan. Hal ini dibuktikan dari hasil persamaan regresinya yaitu sebagai berikut ini. Y = 1,029 + 0,328 (X1) + 0,364 (X2) + 0,284 (X3)

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing I= Fitri Nugraheni, SE. MM Pembimbing II= Noor Azis, SE. MM
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Teori Ekonomi
Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Manajemen. Manajemen industri
Ilmu-ilmu Sosial > Perdagangan. Perniagaan > Manajemen personel. Manajemen sumber daya manusia. Manajemen tenaga kerja.
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 13 Sep 2013 02:41
Last Modified: 13 Sep 2013 02:41
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/929

Actions (login required)

View Item View Item