Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Dosis POC (Pupuk Organik Cair) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium Ascaloncium)

Setiyaningsih, Erna (2012) Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Dosis POC (Pupuk Organik Cair) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium Ascaloncium). Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (97kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (37kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (57kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (51kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (35kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (16kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (27kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran ) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (761kB) | Request a copy

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang kambing dan dosis POC terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Lokasi penelitian di Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, pada jenis tanah alluvial pH 6. Waktu pelaksanaan mulai Juli sampai dengan Agustus 2012. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama Dosis pupuk kandang kambing, terdiri dari tiga taraf yaitu 10 t/ha (D1), 15 t/ha (D2), dan 20 t/ha (D3), sedangkan faktor kedua, Dosis pemberian pupuk organik cair, terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu 0 L/ha (P1), 1 L/ha (P2) dan 2 L/ha (P3). Hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk kandang kambing tidak berpengaruh nyata pada hasil tanaman bawang merah. Akan tetapidosis 20 t/ha (D3) memberikan pertumbuhan bawang merah tertinggi pada parameter tinggi tanaman umur6 MSTyaitu 31,81 cm, sedangkan pupuk kandang kambing dosis 10 t/ha (D1) menunjukan hasil terendah yaitu 28,70 cm. Perlakuan dosis pupuk organik cair secara umum menunjukan tidak berbeda nyata pada semua parameter pengamatan. Tidak terdapat interaksi antara dosis pupuk kandang kambing dengan dosis pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Kombinasi perlakuan (D3P1) menunjukan hasil bobot umbi kering tertinggi 1.227,00 g, sedangkan yang terendah pada kombinasi perlakuan (D2P3) yaitu 751,00 g.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing I = Ir. Veronica Krestiani, M.P. Pembimbing II = Ir. Zed Nahdi, M.Sc
Subjects: Pertanian > Pertanian (umum) > Meliorasi: perbaikan, reklamasi, penyuburan, irigasi / pengairan, dll > Pertanian organik. Kultur organik
Pertanian > Pertanian (umum)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 12 Sep 2013 05:48
Last Modified: 12 Sep 2013 05:48
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/967

Actions (login required)

View Item View Item