Pengaruh Konsentrasi dan Frekwensi Pemberian Pupuk Perlengkapan Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis Melo L.)

Setyawan , Dedik (2012) Pengaruh Konsentrasi dan Frekwensi Pemberian Pupuk Perlengkapan Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis Melo L.). Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (808kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (376kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (747kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (921kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (940kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (193kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (192kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (487kB) | Request a copy

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk pelengkap cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon (Cucumis melo L.). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bondo Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Juli 2012. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) terdiri dari 2 faktor dan 1 kontrol perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk pelengkap cair dengan 3 level yaitu konsentrasi 1 ml/L (D1), konsentrasi 2 ml/L (D2), dan konsentrasi 3 ml/L (D3). Faktor kedua adalah frekuensi pemberian pupuk pelengkap cair dengan 3 level yaitu pemberian 2 kali pada umur 20 HST dan 30 HST (F1), pemberian 3 kali pada umur 20 HST, 30 HST, dan 40 HST (F2), pemberian 4 kali pada umur 10 HST, 20 HST, 30 HST, dan 40 HST (F3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk pelengkap cair dengan konsentrasi 3 ml/L merupakan aplikasi pupuk pelengkap cair yang paling baik dalam meningkatkan tinggi tanaman, berat brangkasan basah, bobot buah, volume buah, dan kadar gula. Frekuensi pemberian pupuk pelengkap cair 4 kali yaitu pada umur 10 HST, 20 HST, 30 HST, dan 40 HST memberikan hasil terbaik pada pengamatan tinggi tanaman, berat brangkasan basah, bobot buah, volume buah dan kadar gula. Bobot buah terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan D3F2 (konsentrasi 3 ml/L dan frekuensi pemberian 3 kali) yang menghasilkan bobot buah sebesar 2,52 kg.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing I = Ir. Shodiq Eko Ariyanto, MP
Subjects: Pertanian > Pertanian (umum) > Kimia pertanian. Bahan kimia dalam pertanian
Pertanian > Pertanian (umum)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 12 Sep 2013 05:35
Last Modified: 12 Sep 2013 05:35
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/971

Actions (login required)

View Item View Item