Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kandang dan Dolomit terhadap Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogosteemon Cablin, Benth)

Surur, Miftahus (2012) Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kandang dan Dolomit terhadap Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogosteemon Cablin, Benth). Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (362kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (150kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (277kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (224kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (343kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (41kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (97kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran ) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy

Abstrak

Penelitian dengan judul “Pengaruh Dosis Pemberian Pupuk Kandang dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogostemon cablin, Benth)” dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh macam dosis pupuk kandang dan dolomit terhadap pertumbuhan tanaman nilam. Penelitian dilaksanakan pada 19 April sampai 19 Agustus 2012 di Desa Peganjaran Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Penelitian dilakukan pada tanah latosol dengan PH sebesar 6,5-7,5 dengan ketinggian tempat 25 meter dpl. Penelitian merupakan percobaan faktorial dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah macam dosis pupuk kandang dengan 4 level, yaitu : 0 ton/ha (P0), 10 ton/ha (P1), 20 ton/ha (P2) dan 30 ton/ha (P3). Faktor kedua adalah dosis dolomit yang terdiri dari 4 level, yaitu : 0 kg/ha (D0), 150 kg/ha (D1), 300 kg/ha (D2) dan 450 kg/ha (D3). Dari kedua faktor tersebut diperoleh 16 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Pada penelitian ini digunakan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) untuk menguji analisa keragaman dari hasil pada tiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan dosis pupuk kandang dan dosis dolomit menunjukkaan tidak adanya interaksi yang nyata pada pertumbuhan tanaman nilam. Secara umum kedua faktor perlakuan tersebut menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan nilam. Kombinasi perlakuan tertinggi diperoleh pada dosis pupuk kandang 30 ton/ha dengan dosis dolomit 450 kg/ha (P3D3) berturut-turut sebesar 69,26 cm ; 37,11 buah dan 67,31 cm. Sedangkan pada bobot kering tanaman dan kadar khlorofil diperoleh pada kombinasi perlakuan pupuk kandang 20 ton/ha dengan dosis dolomit 450 kg/ha (P2D3) sebesar 324,86 gr dan 55,93 mg/L. Parameter tinggi tanaman terendah diperoleh pada kombinasi perlakuan tanpa pupuk kandang dan dolomit (P0D0), pada parameter jumlah cabang dan kadar khlorofil diperoleh pada kombinasi perlakuan pupuk kandang 10 ton/ha dengan tanpa dolomit (P1D0) dan pada parameter bobot segar dan berat kering diperoleh pada kombinasi perlakuan tanpa pupuk kandang dengan dolomit 150 kg/ha (P0D1).

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing I = Ir. Hadi Supriyo, MS. Pembimbing II = Drs. RM. Hendy HHS, M. Si.
Subjects: Pertanian > Pertanian (umum) > Kimia pertanian. Bahan kimia dalam pertanian
Ilmu-ilmu Sosial > Teori Ekonomi
Pertanian > Pertanian (umum)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 12 Sep 2013 02:51
Last Modified: 12 Sep 2013 04:37
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/989

Actions (login required)

View Item View Item