Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Pupuk Majemuk NPK (15-15-15) terhadap Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogostemon Cablin Benth)

Rois, Ahmad Amin (2012) Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Pupuk Majemuk NPK (15-15-15) terhadap Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogostemon Cablin Benth). Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (351kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (93kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (143kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (75kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (312kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (41kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (49kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (699kB) | Request a copy

Abstrak

Penelitian dengan judul “Pengaruh Dosis Pemberian Pupuk Kandang dan Pupuk Majemuk NPK (15-15-15) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth)” dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh macam dan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman nilam. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2012 sampai bulan Agustus 2012 di Desa Peganjaran Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Penelitian dilakukan pada tanah latosol dengan pH sebesar 6,5-7,5 (netral) dengan ketinggian tempat 25 meter dpl. Penelitian merupakan percobaan faktorial dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah macam dosis pupuk kandang dengan 3 level+kontrol, yaitu : 10 ton/ha (P1), 20 ton/ha (P2) dan 30 ton/ha (P3). Faktor kedua adalah dosis pupuk majemuk NPK (15-15-15) yang terdiri dari 3 level, yaitu : 0,5 ton/ha (K1), 1,0 ton/ha (K2) dan 1,5 ton/ha (K3). Dari kedua faktor tersebut diperoleh 16 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Pada penelitian ini digunakan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) untuk menguji analisa keragaman dari hasil pada tiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan dosis pupuk kandang dan dosis pupuk majemuk NPK (15_15_15) menunjukkaan tidak adanya interaksi yang nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman nilam. Secara umum kedua faktor perlakuan tersebut menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil nilam. Kombinasi perlakuan tertinggi diperoleh pada dosis pupuk kandang 30 ton/ha dengan dosis pupuk majemuk NPK 1,5 ton/ha (P3K3) berturut-turut tinggi tanaman sebesar 67,97 cm, jumlah cabang primer 37,56 buah, bobot segar 3,15 kg, bobot kering 251,18 gr, khlorofil 51,93 mg/L. Pertumbuhan dan hasil nilam pada parameter tinggi tanaman, bobot segar dan kadar khlorofil terendah diperoleh pada kombinasi perlakuan tanpa pupuk kandang dan pupuk majemuk NPK (kontrol) (P0K0), pada parameter jumlah cabang dan bobot kering terendah diperoleh pada kombinasi perlakuan pupuk kandang 10 ton/ha dengan 0,5 ton/ha pupuk majemuk NPK (P1K1).

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing I = Ir. Supari, M.Si. Pembimbing II = Ir. Shodiq Eko Ariyanto, MP.
Subjects: Pertanian > Pertanian (umum) > Kimia pertanian. Bahan kimia dalam pertanian
Ilmu-ilmu Sosial > Teori Ekonomi
Pertanian > Pertanian (umum)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 12 Sep 2013 02:44
Last Modified: 12 Sep 2013 04:39
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/991

Actions (login required)

View Item View Item