Meningkatkan Kemauan Berkomunikasi Antar Pribadi Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas X.8 Man 2 Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012

Wahyuningsih, Ika (2012) Meningkatkan Kemauan Berkomunikasi Antar Pribadi Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas X.8 Man 2 Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (409kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab I) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (128kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab II) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (223kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab III) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (223kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab IV) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (352kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab V) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (82kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab VI) - Updated Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (31kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (99kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan gejala yang terjadi di MAN 2 Kudus, khususnya kelas X.8 yang memiliki kemauan berkomunikasi antarpribadi rendah. Oleh karena itu peneliti melaksanakan layanan bimbingan kelompok untuk mengatasi rendahnya kemauan berkomunikasi siswa. Permasalahan yang akan diteliti adalah: 1. Bagaimanakah kemauan berkomunikasi antarpribadi siswa kelas X.8 MAN 2 Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012?, 2. Bagaimanakah penerapan layanan bimbingan kelompok terhadap siswa kelas X.8 MAN 2 Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012?, 3. Apakah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kemauan berkomunikasi antarpribadi siswa kelas X.8 MAN 2 Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012? Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui kemauan berkomunikasi antarpribadi siswa kelas X.8 MAN 2 Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012. 2. Untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas X.8 MAN 2 Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012. 3. Untuk mengetahui seberapa besar layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kemauan berkomunikasi antarpribadi siswa kelas X.8 MAN 2 Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, angket. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.8 MAN 2 Kudus dengan kemauan berkomunikasi rendah yang berjumlah 8 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian PTBK, dengan menggunakan dua siklus yaitu siklus pertama dan siklus kedua, masing-masing siklus dengan dua pertemuan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, analisis dan refleksi. Analisis data dalam penelitian PTBK ini, analisis data yang utama adalah berbentuk data kualitatif, sedangkan analisis data kuantitatif sebagai pembanding, yang pada akhirnya simpulan mengacu pada hasil analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian siklus I: Keaktivan siswa pada pertemuan pertama dalam pelaksanaan bimbingan kelompok mencapai 40% dan meningkat menjadi 60% pada pertemuan kedua, ada peningkatan sebesar 20%. Hasil wawancara mayoritas sikap keterbukaan (openess) kategori cukup 2 siswa 25%, kategori rendah 3 siswa 37,5%, kategori sangat rendah 3 siswa 37,5%. Empati (empathy) kategori baik 2 siswa 25%, cukup 4 siswa 50%, rendah 2 siswa 25%. Dukungan (supportivenes) kategori baik 2 siswa 25%, cukup 4 siswa 50%, rendah 2 siswa 25%. Rasa positif (positivenes) kategori baik 3 siswa 37,5%, cukup 4 siswa 50%, rendah 1 siswa 12,5%. Kesetaraan atau kesamaan (equality) kategori baik 1 siswa 12,5%, cukup 5 siswa 62,5% dan rendah 2 siswa 25%. Hasil penelitian siklus II: Keaktivan anggota pada pertemuan pertama dalam pelaksanaan bimbingan kelompok mencapai 78% dan meningkat menjadi 90% pada pertemuan kedua, ada peningkatan sebesar 12%. Sedangkan hasil wawancara mayoritas sikap keterbukaan (openess) kategori sangat baik 3 siswa 37,5%, kategori baik 4 siswa 50%, kategori cukup 1 siswa 12,5%. Empati (empathy) kategori sangat baik 4 siswa 50%, baik 4 siswa 50%. Dukungan (supportivenes) kategori sangat baik 5 siswa 62,5%, baik 3 siswa 37,5%. Rasa positif (positivenes) kategori sangat baik 7 siswa 87,5%, baik 1 siswa 12,5%. Kesetaraan atau kesamaan (equality) kategori sangat baik 4 siswa 50%, baik 4 siswa 50%. Kemauan berkomunikasi antarpribadi siswa sudah mencapai target 75% sehingga pelaksanaan siklus II cukup. Kesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kemauan berkomunikasi antarpribadi siswa kelas X.8 MAN 2 Kudus tahun pelajaran 2011/2012. Saran yang diajukan kepada: 1. Kepala Sekolah harus mendukung, memotivasi konselor untuk melakukan PTBK. 2. Konselor: konselor perlu mengaktifkan layanan bimbingan kelompok dalam usaha meningkatkan kemauan berkomunikasi antarpribadi. 3. Siswa: siswa perlu menumbuhkan kemauan berkomunikasi antarpribadi melalui sikap keterbukaan (openess), empati (empathy), dukungan (supportivenes), rasa positif (positivenes), kesetaraan atau kesamaan (equality).

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing I = Drs. Zaenal Hasan
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Bahasa dan sastra > Filologi. Linguistik. > Komunikasi. media massa > Komunikasi antar individu
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Users 2136 tidak ditemukan.
Tanggal Deposit: 08 Feb 2013 01:57
Last Modified: 08 Feb 2013 01:57
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/995

Actions (login required)

View Item View Item