Penerapan konseling behavioristik teknik self management untuk mengatasi kesulitan menyesuaikan diri siswakelas xi sma n 1 nalumsari jepara tahun ajaran 2018/2019

NISFAH, SHOIMATUN (2019) Penerapan konseling behavioristik teknik self management untuk mengatasi kesulitan menyesuaikan diri siswakelas xi sma n 1 nalumsari jepara tahun ajaran 2018/2019. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (500kB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (209kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (353kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (268kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (391kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (191kB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (122kB)
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (730kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan Penelitian ini adalah: 1.Mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi penyesuaian diri di lingkungan baru pada siswa kelas XI SMA N 1 Nalumsari, 2.Mendiskripsikan penerapan konseling behavioristik untuk membantu mengatasi kurang penyesuaian diri di lingkungan baru siswa kelas XI SMA N 1 Nalumsari Pandangan sifat Behavioristik terletak pada kodrat manusia yang bertumpu pada perilaku manusia yang bertujuan mengubah perilaku manusia yang salah menjadi perilaku manusia benar, perilaku yang salah muncul karena manusia itu telah belajar bertingkah laku yang salah yang didapat dari interaksi dengan lingkungan. Teknik self management merupakan sebuah teknik yang berfokus pada pengubahan dan mengatur perilaku klien sendiri dengan teknik teraupetik. Teknik ini dimaksudkan agar individu dapat mengelola pikiran, perasaan dan perbuatan mereka sehingga mendorong pada pengindraan terhadap hal-hal yang tidak baik dan peningkatan hal-hal yang baik dan benar. Kurangnya penyesuaian diri siswa dapat mengakibatkan siswa sering murung, menyendiri bahkan bisa berdampak pada diri sendiri, sekolah maupun luar sekolah. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Studi Kasus Bimbingandan Konseling yang dirancang dalam menggunakan penelitian kualitatif. Subjek yang diteliti adalah siswa berinisial AM, FR, dan MRP yang tersebut adalah kelas XI IPA/IPS SMA N 1 Nalumsari Jepara tahun ajaran 2018/2019 yang mengalami kurangnya penyesuaian diri di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan. 1) Wawancara, 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah induktif. Adapun cara menganalisis data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis mulai dari proses pengumpulan data, mengklarifikasi, mengdeskripsikan, dan menginterpretasikan masing-masing bagian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yang dilakukan bahwa setelah diberikan konseling behavioristik teknik self management sebanyak tiga kali pertemuan. Konseli AM, FR, dan MRP memiliki penyebab kurang menyesuaikan diri di sekolah adalah kurang percaya diri, mental fisik kurang, kurang perhatian dari kedua orang tua, kurangnya berkomunikasi dan adaptasi dalam lingkungan baru. Sikap tersebut menjadikan konseli kurang menyesuaikan diri di sekolah sehingga penenliti memberikan bantuan melalui konseling individu terhadap konseli yang mengalami permasalahan dengan cara konseling behavioristik teknik self management. Peneliti memberikan saran: 1. Siswa, diharapkan dapat mengatasi sikap kurangnya penyesuaian diri tanpa menghambat aktivitas belajar mengajar dikelas, sehingga siswa dapat mengubah sikap yang kurangnya penyesuaian diri di lingkungan menjadi simpatik, agar siswa dapat bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain/hal yang baru dengan baik. 2. Guru BK, diharapkan Guru bimbingan dan konseling sebaiknya dapat menindak lanjuti konseling yang sudah dilakukan oleh peneliti, Guru bimbingan dan konseling hendaknya mampu melaksanakan peran dan fungsi sebagai seorang konselor yang baik, sehingga mampu membantu peserta didik yang mengalami suatu permasalahan, terutama peserta didik yang kurang menyesuaiakan diri di sekolah. 3. Kepala Sekolah diharapkan kepala sekolah perlu diadakan pertemuan secara periode dengan para guru, diantaranya dengan wali kelas, guru mata pelajaran, dan konselor untuk membahas permasalahan yang dialami oleh siswa, Kepala sekolah dapat mendukung adanya layanan konseling individual. 4. Peneliti, diharapkan peneliti dapat menindak lanjuti penelitian ini dengan acuan dari hasil yang telah diperoleh selama penelitian ini, sehingga kedepannya penerapan konseling behavioristik teknik self management mampu digunakan dalam mengatasi kurangnya penyesuaian diri di sekolah pada siswa. Peneliti sebaiknya mengembangkan dan mengadakan penenlitian yang lebih komprehensif terkait dengan penerapan konseling behavioristik teknik self management untuk mengatasi kurangnya penyesuaian diri di sekolah.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dra. Sumarwiyah, M.Pd, Kons Pembimbing 2 : Drs. Susilo Rahardjo, M.Pd, Kons
Uncontrolled Keywords: Konseling Behavioristik. Teknik Self Management. Mengatasi Kurangnya Penyesuaian Diri Siswa
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 27 Aug 2019 02:20
Last Modified: 27 Aug 2019 02:20
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/11307

Actions (login required)

View Item View Item