Social capital (modal sosial) sebagai strategi pengembangan sekolah unggulan pada sekolah dasar unggulan muslimat nu kudus

SYAIFUDDIN, SELAMET (2017) Social capital (modal sosial) sebagai strategi pengembangan sekolah unggulan pada sekolah dasar unggulan muslimat nu kudus. Tesis Magister thesis, UMK.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (624kB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (222kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (452kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (319kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (409kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (496kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (251kB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (343kB)
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

SD Unggulan Muslimat NU Kudus adalah salah satu lembaga swasta pada jenjang dasar yang didirikan oleh salah satu lembaga sosial, yaitu Muslimat NU Cabang Kudus. Yang menarik adalah bahwa usia sekolah ini belum lama, baru 6 tahun, tetapi jumlah peserta didik dan prestasi sudah menyamai sekolah-sekolah swasta yang menjadi favorit dan unggulan di Kudus. Hal pokok yang bisa untuk memahami ke’ada’an SD Unggulan Muslimat NU adalah ia didirikan oleh lembaga sosial ‘Muslimat NU’ Cabang Kudus. Sebagai organisasi sosial yang besar tentu Muslimat NU cabang Kudus mempunyai social capital yang besar pula. Dari pengeloan social capital tersebut penelitian ini akan membedah keberadaan SD Unggulan Muslimat NU Kudus. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah:1) Bagaimana SD Unggulan Muslimat NU Kudus mengelola nilai-nilai (shared values) dengan stakeholder sekolah; 2) Bagaimana SD Unggulan Muslimat NU Kudus mengelola jaringan (network) kepada stakehorlder sekolah;3) Bagaimana SD Unggulan Muslimat NU Kudus mengelola kepercayaan (trust) kepada stjaeholder sekolah; 4) Bagaimana peran kepala sekolah dalam pengelolaan social capital (modal sosial) pada SD Unggulan Muslimat NU Kudus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan agaimana SD Unggulan Muslimat NU Kudus mengelola nilai-nilai (shared values) dengan stakeholder sekolah; 2) Mendeskripsikan bagaimana SD Unggulan Muslimat NU Kudus mengelola jaringan (network) kepada stakehorlder sekolah;3) Mendeskripsikan bagaimana SD Unggulan Muslimat NU Kudus mengelola kepercayaan (trust) kepada stjaeholder sekolah; 4) Mendeskripsikan bagaimana peran kepala sekolah dalam pengelolaan social capital (modal sosial) pada SD Unggulan Muslimat NU Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis kasus tunggal (single case design). Proses analisis dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data melalui beberapa tahapan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) share value (nilai) sebagai modal sosial yang dimiliki Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus mempunyai dua kedudukan utama. Pertama, ia diposisikan sebagai dasar pendirian (basic establishment) dari keberadaan Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus, dan yang kedua adalah sebagai basic development (dasar pengembangan) Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus. Nilai pokok atau fondasi dari hal itu adalah konsep Aswaja (Ahlussunah wal jamaah) yang meliputi prinsip-prinsip tawasuth (moderat), tawazun (netral), ta’adul (keseimbangan), dan tasamuh (toleran); 2) network (Jaringan) sebagai modal sosial dari Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus dapat ditarik benang merah bahwa modal jaringan (netwwork) Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus mempunyai beberapa kedudukan yaitu: pertama sebagai modal awal dan pengembangan dalam establisment siswa/murid bagi Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus. Kedua, sebagai “promotion asset” bagi nasib Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus. Pada konteks ini, ia dimainkan ke dalam lingkup lembaga Muslimat NU secara khusus ataupun ke kalangan NU / kalangan Nahdhiyyin secara umum. Ketga, sebagai penguatan dalam konteks ‘sosial-politis’ dalam pengembangan sarana prasarana maupun ‘bargaining position’ dalam menerobos kebijakan untuk mempercepat laju perkembangan Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus; dan 3) trust (kepercayaan) yang dibangun dari keteladanan pendidikan moral, pengetahuan dan ketrampilan. Wujud dari trust ini adalah terbentuknya sugesti “My School is My Home.”; networks (jaringan dibangun berdasarkan komunikasi, keterlibatan dan koordinasi; 4) sedang kepala sekolah di Sekolah Dasar Unggulan Muslimat NU Kudus mempunyai peran sentral yang meliputi: the interpersonal role, the informational roles dan the decisional roles.

Tipe dokumen: Skripsi (Tesis Magister)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dr. Murtono, M.Pd NIP : 196612071992031003 Pembimbing 2 : Dr. Sri Utaminingsih, M.Pd NIDN : 0617036901
Uncontrolled Keywords: Kontribusi, Social Capital, Lembaga Pendidikan Unggulan
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Magister Pendidikan Dasar (S2)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 31 Aug 2019 02:29
Last Modified: 31 Aug 2019 02:29
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/11364

Actions (login required)

View Item View Item