Pengaruh variabel makro ekonomi, harga emas dan harga minyak dunia terhadap indeks harga saham gabungan (studi pada bursa efek indonesia periode 2013 – 2017)

WULANDARI, ANGGRAENI (2019) Pengaruh variabel makro ekonomi, harga emas dan harga minyak dunia terhadap indeks harga saham gabungan (studi pada bursa efek indonesia periode 2013 – 2017). Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (3MB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (3MB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (3MB)
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Pasar modal merupakan salah satu instrumen ekonomi dewasa ini yang mengalami perkembangan sangat pesat. Salah satu ukuran kinerja dari pasar modal adalah indeks saham. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi Indeks Saham, antara lain tingkat suku bunga domestik, kurs valuta asing, kondisi perekonomian internasional, siklus ekonomi suatu negara, tingkat inflasi, peraturan perpajakan, jumlah uang yang beredar (M.Samsul,2008). Selama periode pengamatan antara tahun 2013-2017 terjadi fenomena dimana hubungan antar variabel makro ekonomi dengan pergerakan IHSG tidak sesuai dengan teori. Hal ini didukung oleh adanya kesenjangan dari hasil penelitian terdahulu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variabel Tingkat Inflasi, PDB, Kurs Rp/USD, Harga Emas dan Harga Minyak Dunia terhadap IHSG. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda yang dilakukan dengan SPSS 23. Salah satu syarat untuk melakukan uji analisis berganda perlu dilakukan uji asumsi klasik. Hal ini diperlukan agar persamaan regresi yang dihasilkan bersifat BLUE (Best,Linear,Unbiased,Estimator). Selain itu untuk menilai goodness of fit suatu model dilakukan uji koefisien determinasi, uji F, dan uji T. Penelitian ini menggunakan data bulanan dari tahun 2013 – 2017untuk tiap variabel penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Tingkat inflasi berpengaruh negatif terhadap IHSG sementara variabel PDB, Kurs Rp/USD, Harag Emas dan Harga Minyak Dunia tidak memiliki pengaruh terhadap IHSG. Selain itu diperoleh bahwa nilai adjustedR squareadalah 42,2%. Ini berarti 42,2% pergerakan IHSG dapat diprediksi dari pergerakan kelima variabel independen tersebut.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dr. Kertati Sumekar, SE,MM NIDN : 0616077304 Pembimbing 2 : Agung Subono, SE,MM NIDN : 0520017602
Uncontrolled Keywords: Variabel Makro Ekonomi, Harga Emas Dunia, Harga Minyak Dunia, Indeks Harga Saham Gabungan
Subjects: Ilmu-ilmu Sosial > Keuangan > Manajemen keuangan. Keuangan bisnis. Keuangan perusahaan
Ilmu-ilmu Sosial > Industri. Pemanfaatan lahan. Perburuhan > Manajemen. Manajemen industri
Ilmu-ilmu Sosial > Keuangan
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 02 Sep 2019 03:11
Last Modified: 02 Sep 2019 03:11
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/11433

Actions (login required)

View Item View Item