Peningkatan tanggung jawab belajar siswa melalui bimbingan kelompok dengan teknik simulasi pada siswa kelas x mipa 5 Sma 1 pecangaan jepara

ATMOKO, DEDI (2019) Peningkatan tanggung jawab belajar siswa melalui bimbingan kelompok dengan teknik simulasi pada siswa kelas x mipa 5 Sma 1 pecangaan jepara. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (637kB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (203kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (495kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (307kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (100kB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (383kB)
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mendiskripsikan tanggung jawab belajar sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi pada siswa kelas X MIPA 5 SMA N 1 Pecangaan Jepara. 2. Menemukan seberapa besar peningkatan ketrampilan guru bimbingan konseling dalam layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi dapat meningkatkan tanggung jawab belajar pada siswa kelas X MIPA 5 SMA N 1 Pecangaan Jepara Tanggung jawab belajar adalah suatu proses dimana seseorang berinteraksi langsung menggunakan semua alat inderanya terhadap objek belajar dan lingkungan melalui pendidikan di sekolah yang menghasilkan perubahan tingkah laku seperti pengetahuan, cara berpikir, ketrampilan, sikap, nilai dan kesediaan menanggung segala akibat dari kegiatan belajar dengan penuh kesadaran, kerelaan, rasa memiliki, dan disiplin yang bertujuan untuk menguasai materi ilmu pengetahuan. Kegiatan pemberian layanan bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh seorang peneliti secara kelompok. Proses pelaksanaan terdiri dari empat tahap yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan, dan tahap pengakhiran. Teknik simulasi adalah belajar dengan cara simulasi sama seperti belajar dalam kehidupan yang sebenarnya. Model teknik simulasi merupakan salah satu model pembelajaran yang memperhatikan pengetahuan awal siswa yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pada penelitian ini, peneliti memberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi diberikan dalam dua siklus dan masing–masing siklus tiga pertemuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling. Dengan kata lain penerapan penelitian tindakan di dalam kelas diharapkan mampu mendorong guru untuk mempunyai kesadaran diri melakukan refleksi diri atau kritik diri terhadap aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan. Yaitu guru-siswa proses pembelajaran selama pembelajaran berlangsung. Kemudian dijadikan bahan dasar refleksi diri dalam penyusunan rencana tindakan yang akan dilakukan. Subjek penelitian merupakan dasar utama dalam pembuatan penelitian karena terdapat berbagai macam bahan penelitian yang diperoleh dari penelitian. Siswa yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 5 SMA N 1 Pecangaan Jepara sebanyak 8 orang. Analisis data tersebut menurut Meoelong (2006: 78) dapat dilakukan dalam tiga tahap :1) Reduksi Data yaitu kegiatan menyeleksi data disesuaikan dengan fokus masalah. 2) Paparan data, yaitu kegiatan mendeskripsikan data sehingga data yang telah diorganisir menjadi bermakna. 3) Membuat kesimpulan berdasarkan deskripsi data. Hasil penelitian diketahui Tanggung Jawab Belajar siswa kelas X MIPA 5 SMA N 1 Karanganyar Demak pada periode pra siklus memperoleh skor 12 (29%) kategori sangat kurang (SK). Pada siklus I mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 26 (64%) kategori cukup (C). Kemudian pada siklus II juga mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 33 (83%) kategori sangat baik (SB). Simpulan penelitian ini sebagai berikut: 1. Aktifitas peneliti dalam memimpin kegiatan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi pada siklus I pertemuan pertama memperoleh skor 62 (62%) kategori cukup (C), pertemuan kedua memperoleh skor 63 (63%) kategori cukup (C), dan pertemuan ketiga memperoleh skor 70 (70%) kategori baik (B). Kemudian pada siklus II pertemuan pertama memperoleh skor 72 (72%) kategori baik (B), lalu pada pertemuan kedua memperoleh skor 76 (76%) kategori baik (B), dan pada pertemuan ketiga memperoleh skor 90 (90%) kategori sangat baik (SB). Jadi hipotesis yang menyatakan “Layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi dapat meningkatkan Tanggung Jawab Belajar pada siswa kelas X MIPA 5 SMA N 1 Karanganyar Demak” dapat diterima karena telah memenuhi kriteria indikator keberhasilan. 2. Tanggung Jawab Belajar siswa kelas X MIPA 5 SMA N 1 Karanganyar Demak pada siklus I memperoleh skor 26 (64%) kategori cukup (C), dan pada siklus II meningkat menjadi (83%) dengan skor 33 dan masuk kategori sangat baik (SB). Jadi hipotesis ini menyatakan “Tanggung Jawab Belajar dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi pada siswa kelas X MIPA 5 SMA N 1 Karanganyar Demak” dapat diterima karena telah memenuhi kriteria indikator keberhasilan. Saran yang disampaikan peneliti sebagai berikut: 1. Siswa: Siswa diharapkan menyadari mengetahui pentingnya memiliki Tanggung Jawab Belajar, sehingga siswa dapat menyerap materi maupun informasi dari guru yang mengajar, 2. Konselor/Guru BK: Guru BK dapat melaksanakan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi lanjutan untuk meningkatkan Tanggung Jawab Belajar siswa tidak hanya untuk siswa kelas X MIPA 5 saja tapi untuk siswa kelas yang lainnya, 3. Peneliti: Peneliti dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan atau refrensi untuk mengembangkan dan melanjutkan penelitian layanan bimbingan kelompok teknik simulasi untuk meningkatkan Tanggung Jawab Belajar, 4. Kepala Sekolah: Kepala sekolah dapat memberikan sarana dan prasarana yang mendukung dalam kegiatan bimbingan kelompok teknik simulsi, agar konselor atau guru BK dapat membantu siswa yang bermasalah dengan baik.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dra. Sumarwiyah, M. Pd., Kons Pembimbing 2 : Richma Hidayati, S.Pd., M.Pd
Uncontrolled Keywords: Tanggung Jawab Belajar, Bimbingan Kelompok, Teknik Simulasi
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 27 Sep 2019 01:42
Last Modified: 27 Sep 2019 01:50
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/11558

Actions (login required)

View Item View Item