Peningkatan sikap optimisme anak panti asuhan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi di panti asuhan nurul jannah kudus

AGUSTIN, DEVITA (2019) Peningkatan sikap optimisme anak panti asuhan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi di panti asuhan nurul jannah kudus. Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img] PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (682kB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (234kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (338kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (561kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (211kB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (137kB)
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (14MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi dapat meningkatkan sikap optimisme pada anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus, 2. Diperoleh peningkatan sikap optimisme terhadap anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi. Sikap optimisme merupakan sikap yang memandang segala sesuatu dari segi positif dan tidak larut dalam kegagalan, meyakini adanya kehidupan yang lebih baik dan keyakinan itu digunakan untuk menjalankan aksi yang lebih bagus guna meraih hasil yang lebih baik. Layanan bimbingan kelompok adalah layanan kelompok dengan membahas suatu topik melalui dinamika kelompok. Teknik simulasi adalah suatu permainan dengan memperagakan yang bertujuan untuk mempermudah anak dalam memahami dan menerima materi secara menarik, sehingga anak dapat mengenal dirinya sendiri dengan memerankan dirinya dilingkungan sekitar. Penelitian ini didesain dengan menggunakan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) dengan subyek penelitian adalah 8 anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus yang memiliki permasalahan sikap optimisme. Variabel penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dan teknik simulasi (Variabel Bebas) dan sikap optimisme anak panti asuhan (Variabel Terikat). Analisis data dengan menggunakan data kualitatif deskriptif dan kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan dua siklus yang terdiri dari siklus I (3 pertemuan) dan siklus II (3 pertemuan), setiap siklus 45 menit dan terdiri dari 4 tahapan. Metode pengumpulan data berupa metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui sikap optimisme anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus pada periode pra siklus memperoleh skor 16,1 (32%) kategori sangat kurang (SK). Pada siklus I mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 26 (52%) kategori cukup (C). Kemudian pada siklus II juga mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 39 (78%) kategori baik (B). Simpulan peneliti ini sebagai berikut: 1. Aktivitas peneliti dalam memimpin kegiatan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi pada siklus I pertemuan pertama memperoleh skor 45 (45%) kategori kurang (K), pertemuan kedua memperoleh skor 54 (54%) kategori cukup (C), dan pertemuan ketiga memperoleh skor 65 (65%) kategori cukup (C). Kemudian pada siklus II pertemuan pertama memperoleh skor 69 (69%) kategori baik (B), lalu pada pertemuan kedua memperoleh skor 76 (76%) kategori baik (B), dan pada pertemuan ketiga memperoleh skor 86 (86%) kategori sangat baik (SB). Jadi hipotesis yang menyatakan “Layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi dapat meningkatkan sikap optimisme pada anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus” dapat diterima karena telah memenuhi kriteria indikator keberhasilan. 2. Sikap optimisme anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus pada siklus I memperoleh skor 26 (52%) kategori cukup (C), dan pada siklus II meningkat menjadi (78%) dengan skor 39 dan masuk kategori baik (B). Jadi hipotesis ini menyatakan “Sikap optimisme anak panti asuhan dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi pada anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus” dapat diterima karena telah memenuhi kriteria indikator keberhasilan. Saran yang disampakan peneliti sebagai berikut: 1. Anak Panti Asuhan: Diharapkan anak panti asuhan memiliki sikap optimisme yang baik dan lebih baik lagi karena dapat menunjang kehidupan mereka saat ini maupun masa depan kelak, serta dapat meningkatkan kualitas diri yang dimiliki oleh masing-masing anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus, 2. Ketua Panti Asuhan: Ketua panti asuhan diharapkan untuk dapat mempertimbangkan kebijakan yang dapat mendukung pentingnya konselor Bimbingan dan Konseling di panti asuhan, 3. Peneliti: Untuk mengembangkan penelitian selanjutnya, dalam mengaplikasikan teori-teori bimbingan dan konseling khususnya layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi untuk meningkatkan sikap optimisme anak panti asuhan dapat lebih baik dalam proses pelaksanaan dan hasil yang dicapai.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dra. Sumarwiyah, M.Pd., Kons Pembimbing 2 : Drs. Sucipto, M.Pd., Kons
Uncontrolled Keywords: Sikap Optimisme, Layanan Bimbingan Kelompok, Teknik Simulasi
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan > Konsultas dan konseling pendidikan
Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 05 Oct 2019 06:09
Last Modified: 05 Oct 2019 06:09
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/11657

Actions (login required)

View Item View Item