Pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk npk Terhadap pertumbuhan dan hasil Bawang merah (allium ascalonicum l.)

Wakidiyah, Kirzatunisa (2019) Pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk npk Terhadap pertumbuhan dan hasil Bawang merah (allium ascalonicum l.). Skripsi Sarjana thesis, UMK.

[img] PDF (Hal Depan) - Accepted Version
Download (719kB)
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Download (225kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (157kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (230kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (198kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (140kB) | Request a copy
[img] PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (225kB)
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (260kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilaksanakan di Desa Nalumsari Dukuh Nglau, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara dengan ketinggian 64 meter di atas permukaan laut (dpl). Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2019. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial (2 x 4) dengan dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas dua faktor : jarak tanam terdiri atas tiga taraf yaitu : J1 (15 x 15 cm), J2 ( 20 x 20 cm), dan dosis pupuk NPK terdiri atas tiga taraf yaitu : P0 (0 kg/ha), P1 (200 kg/ha), P2 (300 kg/ha), P3 ( 400 kg/ha), sehingga diperoleh 8 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan. Perlakuan jarak tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil yang meliputi parameter jumlah anakan, jumlah daun, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi kering konsumsi per rumpun, diameter umbi, bobot umbi segar per petak, dan bobot umbi kering konsumsi per petak. Perlakuan J1 (15 x 15 cm) pada parameter bobot umbi kering per petak sebanyak 1860 g/petak merupakan perlakuan terbaik dari pada perlakuan J2 (20 x 20 cm) sebanyak 1164,5 g/petak. Perlakuan pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil yang meliputi parameter tinggi tanaman, jumlah anakan 2 MST, jumlah daun, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi segar per petak, bobot umbi kering konsumsi per rumpun dan bobot umbi kering konsumsi per petak. Perlakuan P2 (300 kg/ha) pada parameter bobot umbi kering per petak 790,8 g/petak merupakan perlakuan terbaik dibanding perlakuan P0 (0 kg/ha) sebanyak 575,8 g/petak. Tidak terjadi interaksi antara perlakuan jarak tanam dan dosis pupuk NPK.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing 1 Ir. Untung Sudjianto, MS pembimbing 2 Ir. Shodiq Eko Ariyanto, MP
Uncontrolled Keywords: Jarak tanam; pupuk NPK; bawang merah (Allium ascalonicum L.)
Subjects: Pertanian > Pertanian (umum) > Meliorasi: perbaikan, reklamasi, penyuburan, irigasi / pengairan, dll > Pertanian organik. Kultur organik
Pertanian > Pertanian (umum)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 30 Jul 2020 03:11
Last Modified: 30 Jul 2020 03:11
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/12341

Actions (login required)

View Item View Item