Penyelesaian sengketa waris dengan perjanjian perdamaian melalui pemerintah desa di kecamatan bae kabupaten kudus

NORMASSARI, ALIFAH (2019) Penyelesaian sengketa waris dengan perjanjian perdamaian melalui pemerintah desa di kecamatan bae kabupaten kudus. ["eprint_fieldopt_thesis_type_engd" not defined] thesis, UMK.

[img] PDF (hal. judul)
01 HALAMAN JUDUL.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] PDF (bab 1)
02 BAB I.pdf - Published Version

Download (374kB)
[img] PDF (bab 2)
03 BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (433kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 3)
04 BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (294kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 4)
05 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (420kB) | Request a copy
[img] PDF (bab 5)
06 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (147kB) | Request a copy
[img] PDF (daftar pustaka)
07 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (279kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “PENYELESAIAN SENGKETA WARIS DENGAN PERJANJIAN PERDAMAIAN MELALUI PEMERINTAH DESA DI KECAMATAN BAE KABUPATEN KUDUS” bertujuan untuk mengetahui penyelesaian sengketa waris dengan perjanjian perdamaian melalui Pemerintah Desa dan kendalanya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis atau pendekatan hukum empiris. Teknik pengumpulan data dengan mencari data primer dan data sekunder, yang berhubungan dengan pokok permasalahan. Data disusun secara sistematis dan selanjutnya di analisa secara kualitatif, dapat diperoleh kejelasan tentang permasalahan yang mudah dipahami pembaca. Hasil penelitian yang diperoleh adalah proses penyelesaian sengketa waris melalui Pemerintah Desa yang menggunakan mediasi diluar pengadilan di 10 desa yang ada di Kecamatan Bae ternyata objek sengketanya yang menyebabkan timbulnya sengketa menentukan bagaimana proses penyelesaian sengketa. Kendala yang muncul dalam skripsi yaitu antara lain sulitnya mengumpulkan para pihak yang bersengketa dapat hadir dalam proses mediasi serta perjanjian perdamaian tidak mempunyai kekuatan eksekutorial dapat dilihat pada 10 desa yang ada di Kecamatan Bae semua mempunyai kendala pada alotnya proses mediasi dan sulitnya mengumpulkan para pihak untuk mengikuti proses mediasi. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Bae adalah setelah disepakati hasil mediasi maka langsung didaftarkan kepada PPAT.

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_engd" not defined])
Additional Information: dosen pembimbing 1 Dwiyana Achmad Hartanto, S.H., SHI., M.H dosen pembimbing 2 Lidya Christina W., SH., MH., M.Kn
Uncontrolled Keywords: Penyelesaian Sengketa Waris, Perjanjian Perdamaian, Pemerintah Desa, Kecamatan Bae Kabupaten Kudus.
Subjects: Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi > Hukum administratif
Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi
Hukum > Hukum (umum). Hukum secara umum. Yurisprudensi > Perjanjian damai. Negosiasi, Kompromi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Date Deposited: 01 Aug 2020 03:59
Last Modified: 01 Aug 2020 03:59
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/12403

Actions (login required)

View Item View Item