UPAYA PENINGKATAN PENGENDALIAN DIRI MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS X TKJ 1 SMK N 2KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Suci, Siswanti (2013) UPAYA PENINGKATAN PENGENDALIAN DIRI MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS X TKJ 1 SMK N 2KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (582kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (46kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (71kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (59kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (374kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (65kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (23kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (416kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (6MB)

Abstrak

Suci,Siswanti 2013.“Upaya Peningkatan Pengendalian Diri Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas X TKJ 1 SMK N 2 Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013”.Skripsi. Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus.Pembimbing: (I) Dr. Sukiman, M.Pd, (II) Drs.H.Sucipto, M.Pd, Kons Kata-Kunci: Pengendalian, diri, layanan, bimbingan, kelompok. Penelitian ini dilatar belakangi masih ada sebagian siswa kelas X TKJ 1 SMK N 2 yang kurang mampu mengendalikan diri, berdasarkan pengamatan peneliti dan informasi dari guru pembimbing pada hari senin tanggal 15 April 2013, siswa menunjukkan gejala pengendalian diri yang rendah, diantaranya: siswa kurang bisa menyesuaikan diri dan berkomunikasi dengan guru maupun siswa lainnya, keadaan emosi siswa tidak stabil, mudah tersinggung, kurang mampu bersosialisasi dengan teman sebaya, kurang mampu berfikir kreatif dan inovatif, belum bisa memecahkan masalahnya dengan baik, dan tidak mengerjakan tugas yang saya berikan dengan tenang. Permasalahan yang akan diteliti: Apakah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan pengendalian diri siswa kelas X TKJ 1 SMK N 2 Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013?Tujuan penelitian ini adalah: Diperolehnya peningkatan pengendalian diri siswa yang dilakukan peneliti melalui layanan bimbingan kelompok siswa kelas X TKJ 1 SMK N 2 Kudus tahun pelajaran 2012/2013. Kegunaan penelitian ini adalah: 1.Kegunaan Teoritis: Penelitian ini dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling melalui berbagai jenis layanan yang diberikan pada siswa salah satunya dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok sehingga pengendalian diri siswa dapat meningkat, dan penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk penelitian lebih lanjut. 2. Kegunaan Praktis: 1) Sebagai bahan masukan bagi siswa agar mampu memahami dan mengetahui pentingnya menanamkan dan meningkatkan pengendalian diri siswa di sekolah maupun dirumah. 2) Digunakan sebagai bahan acuan dan masukan bagi guru bidang studi untuk dapat menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan inovatif dalam rangka meningkatkan pengendalian diri siswa di sekolah. 3) Sebagai bahan masukan bagi kepala sekolah mengenai pentingnya pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling, terutama bimbingan kelompok untuk membantu meningkatkan pengendalian diri siswa.4) Hasil penelitian ini merupakan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh peneliti khususnya yang berkaitan dengan pengembangan layanan bimbingan kelompok, berkaitan dengan peningkatan pengendalian diri siswa. Hipotesis Penelitian ini adalah: “Layanan Bimbingan Kelompok dapat Meningkatkan Pengendalian Diri Siswa Kelas X TKJ 1 SMK N 2 Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013” Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelasX TKJ 1, sebanyak 8 siswa yang memiliki pengendalian diri yang rendah berdasarkan wawancara dan observasi. Variabel penelitian: Bimbingan Kelompok (Variabelbebas) dan kepercayaan diri (Variabelterikat). Metode pengumpulan data metode pokok observasi, metode pendukung yaitu wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif komparatif. Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3 pertemuan dengan alokasi waktu 45 x 1menit. Berdasarkan hasil observasi sebelum tindakan bimbingan kelompok pengendalian diri siswa rendah dan masuk dalam kategori sangat kurang dengan skore rata-rata 24, 16%. Setelah diberi layanan bimbingan kelompok pada sikus I, pengendalian diri siswa meningkat menjadi kategori kurang dengan skore rata-rata 43,33%. Sedangkan pada siklus II pengendalian diri siswa terus meningkat menjadi kategori baik dengan perolehan skore rata-rata 75, 41%. Hal ini menunjukkan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan pengendalian diri siswa kelasX TKJ 1 SMK N 2 Kudus. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan pengendalian diri siswa kelasX TKJ 1 SMK N 2 Kudus . Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat diterima karena telah teruji kebenarannya. Melihat temuan dilapangan, peneliti memberikan saran kepada: 1. Kepalasekolah, dalam penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat membantu siswa dalam meningkatkan pengendalian diri. Dengan adanya dampak positif dari layanan bimbingan kelompok ini diharapkan kepala sekolah dapat mendukung adanya layanan bimbingan kelompok 2. Konselor, dalam memberikan pelayanan bimbingan dan konseling dengan lebih sungguh-sungguh, dan mengetahui betapa pentingnya pelayanan bimbingan dan konseling bagi siswa khususnya layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan pengendalian diri siswa 3. Siswa, Dengan layanan bimbingan kelompok, peningkatan pengendalian diri siswa dapat berpengaruh positif dalam kegiatan belajar siswa disekolah, sehingga siswa mempunyai pengendalian diri yang lebih baik. 4. Guru bidang studi, dijadikan bahan masukan guna menciptakan suasana belajar yang kondusif, nyaman dan tertib, guna meningkatkan pengendalian diri siswa 5. Peneliti berikutnya, hendaknya peneliti yang akan meneliti hal yang sama, yaitu salah satunya menggunakan layanan bimbingan kelompok sebagai variabel bebas/variabel X diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi maupun pedoman masukan guna pengembangan pada penelitian yang dilakukan

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Nama : Dr. Sukiman, M.Pd
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 17 Feb 2014 05:01
Last Modified: 17 Feb 2014 05:01
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2089

Actions (login required)

View Item View Item