UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP INGIN TAHU (BERTANYA) MELALUI LAYANAN INFORMASI PADA SISWA KELAS VII E MTS N 1 GAJAH DEMAK TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Murtanto, Sri (2013) UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP INGIN TAHU (BERTANYA) MELALUI LAYANAN INFORMASI PADA SISWA KELAS VII E MTS N 1 GAJAH DEMAK TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (580kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (192kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (237kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (277kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (515kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (175kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (164kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (117kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (707kB)

Abstrak

Sri Murtanto 200931157 “Upaya Menumbuhkan Sikap Ingin Tahu (Bertanya) Melalui Layanan Informasi Pada Siswa Kelas VII E MTS N 1 Gajah Demak Tahun Pelajaran 2012/2013”. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling di Universitas Muria Kudus, Dosen Pembimbing I Dr. Sukiman, M.Pd. Dosen Pembimbing II Drs. Arista Kiswantoro. Kata Kunci: Sikap Ingin Tahu (Bertanya): Layanan Informasi. Pendidikan merupakan suatu alat untuk mengubah tingkah laku dan pola pikir manusia dari keadaan belum tahu menjadi tahu, diketahui sebelumnya siswa kelas VII E MTS N 1 Gajah Demak Tahun Pelajaran 2012/2013 mengalami persoalan belum nampaknya sikap ingin tahu (bertanya) pada siswa dalam aktivitas proses belajar yang dialami siswa kelas VII E. Berdasarkan hasil wawancara diketahui 31 siswa sikap ingin tahu (bertanya) yang dimiliki siswa belum nampak, apabila hal ini dibiarkan secara terus-menerus maka akan berdampak pada prestasi belajar mereka, oleh karena itu peneliti melaksanakan layanan informasi untuk mengatasi belum nampaknya sikap ingin tahu (bertanya) pada siswa. Rumusan masalah dalam penelitian: Apakah layanan informasi efektif untuk menumbuhkan sikap ingin tahu (bertanya) pada siswa kelas VII E MTS N 1 Gajah Demak Tahun Pelajaran 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah: diperolehnya bertumbuh kembang sikap ingin tahu (bertanya) melalui layanan informasi pada siswa kelas VII E MTS N 1 Gajah Demak Tahun Pelajaran 2012/2013. Kegunaan penelitian ini adalah: 1. Kegunaan Teoritis: Dalam penelitian ini peneliti dapat menambah referensi atau bahan pustaka mengenai layanan informasi terkait dengan permasalahan sikap rasa ingin tahu (bertanya) terhadap siswa. 2. Kegunaan Praktis: 1) Bagi Kepala Sekolah Dapat bermanfaat dalam menentukan kebijakan sekolah yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling. 2) Bagi Guru Pembimbing Dapat dijadikan sebagai acuan atau pedoman bagi guru pembimbing dalam mengatasi permasalahan siswa yang sejenis dengan skripsi ini. 3) Bagi Siswa Dapat memberikan informasi dan pemahaman terutama siswa kelas VII E MTS N 1 Gajah Demak agar benar-banar mampu memahami arti pentingnya sikap ingin tahu (bertanya). 4) Bagi Peneliti Dapat memperoleh pengetahuan tentang sikap ingin tahu (bertanya) yang dibutuhkan siswa sehingga dapat menjadi bahan masukan bagi peneliti sebagai calon tenaga pendidik. Hipotesis Penelitian ini adalah: “Melalui layanan informasi dapat menumbuhkan sikap ingin tahu (bertanya) pada siswa kelas VII E MTS N 1 Gajah Demak Tahun Pelajaran 2011/2013”. Dalam penelitian yang dilakukan membahas sikap ingin tahu (bertanya) dan layanan informasi. Sikap ingin tahu (bertanya) merupakan dorongan yang efektif untuk belajar dan mencari jawaban. Sedangkan layanan informasi merupakan layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi (seperti informasi pendidikan) yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan untuk kepentingan peserta didik. Hipotesis tindakan penelitian ini adalah Dengan pemanfaatan layanan informasi dapat menumbuhkan sikap ingin tahu (bertanya) pada siswa kelas VII E MTS N 1 Gajah Demak Tahun Pelajaran 2012/2013. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII E MTS N 1 Gajah kec Gajah Kab Demak, sebanyak 31 siswa belum nampak sikap ingin tahu (bertanya) berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Variabel penelitian: Layanan Informasi (Variabel Bebas) sikap ingin tahu atau bertanya (Variabel terikat). Metode pengumpulan data metode pokok observasi, wawancara metode pendukung yaitu dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3 pertemuan membahas materi arti pentingnya sikap ingin tahu (bertanya) dengan alokasi waktu 45 menit (1 jam pelajaran). Hasil penelitian untuk menumbuhkan sikap ingin tahu setelah diberikan layanan informasi pada siklus I mencapai angka dengan rata-rata 50.38% masih dalam kategori kurang, kemudian dilakukan perbaikan di siklus II meningkat menjadi dengan rata-rata 71.52% masuk dalam kategori baik. Berdasarkan pembahasan dalam penelitian pada siklus I dengan rata-rata 50.38% masuk dalam kategori kurang, hal ini dikaitkan dengan indikator keberhasilan sebesar 60% (cukup), maka siklus I belum bisa dikatakan berhasil, sehingga peneliti memperbaiki tindakannya siklus II. Hasil tindakan di siklus II mengalami peningkatan dengan perolehan rata-rata 71.52% masuk dalam kategori baik, hal ini dikaitkan dengan indikator keberhasilan sebesar 60%, maka penelitian ini bisa dikatakan berhasil karena adanya pengembangan yang dialami oleh peserta didik. Melihat temuan dilapangan, peneliti memberikan saran kepada: 1. Kepala sekolah Menambah sarana prasarana yang dapat menunjang prestasi belajar siswa sehingga prestasi siswa dapat meningkat, serta memotivasi guru agar lebih semangat dan disiplin saat mengajar dikelas. 2. Guru Kelas, Guru kelas hendaknya mengetahui siswa yang belum memahami materi yang disampaikan oleh bapak/ibu guru sehingga dengan mudah mengentaskan permasalahan yang dihadapi oleh siswa. 3. Siswa, Siswa harus menyadari akan pentingnya belajar dengan belajar siswa dapat memahami kembali penjelasan guru dikelas, dan dapat membagi waktu atau disiplin dalam memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin serta dapat mewujudkan cita-cita yang diimpikan.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Nama : Dr. Sukiman, M.Pd
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 18 Feb 2014 01:50
Last Modified: 18 Feb 2014 01:50
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2102

Actions (login required)

View Item View Item