UPAYA MENGURANGI KEBIASAAN MENYONTEK SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS XI TATA KECANTIKAN KULIT SMKN 3 PATI TAHUN 2012/ 2013.

Widayati, Ari (2013) UPAYA MENGURANGI KEBIASAAN MENYONTEK SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS XI TATA KECANTIKAN KULIT SMKN 3 PATI TAHUN 2012/ 2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (348kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (314kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (435kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (509kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (509kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (357kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (253kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (227kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (647kB)

Abstrak

Widayati, Ari. 2003. Upaya Mengurangi Kebiasaan Menyontek Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Kelas XI TKK SMKN 3 Pati Tahun 2013/ 2014. Skripsi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Dosen Pembimbing; i. Drs. Sucipto, M.Pd, Kons., ii. Drs. Masturi, MM. Kata kunci : Bimbingan kelompok, kebiasaan menyontek Bimbingan kelompok adalah upaya pemberian bantuan kepada siswa melalui kelompok untuk mendapatkan informasi yang berguna agar mampu menyusun rencana, membuat keputusan yang tepat, serta untuk memperbaiki dan mengembangkan pemahaman terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungannya dalam menunjang terbentuknya kebiasaan yang lebih efektif. Sedangkan kebiasaan menyontek siswa adalah niat atau keinginan seseorang untuk melakukan perbuatan curang, tidak, jujur, dan tidak legal untuk mendapatkan jawaban pada saat tes untuk memperoleh nilai secara tidak sah dengan memanfaatkan informasi dari luar, berdasar pada sikap dan keyakinan orang tersebut maupun sikap dan keyakinan orang lain yang mempengaruhinya mengenai kebiasaan menyontek. Melalui layanan bimbingan kelompok diharapkan siswa memperoleh kesadaran akan pentingnya belajar dan akhirnya tidak kembali mencontek. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah Layanan Bimbingan Kelompok dapat Mengurangi Kebiasaan Menyontek Siswa Kelas XI TKK SMKN 3 Pati Tahun 2013/2014? Tujuan penelitian ini adalah; (i) Mendeskripsikan kebiasaan menyontek siswa kelas XI TKK SMKN 3 Pati sebelum dan sesudah pemberian layanan bimbingan kelompok dan (ii) Mendeskripsikan efektifitas layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi Kebiasaan menyontek pada siswa kelas XI TKK SMKN 3 Pati Tahun 2013/2014. Hasil penelitian ini menunjukkan tindakan bimbingan kelompok yang telah dilaksanakan diketahui bahwa terjadi penurunan frekuensi menyontek siswa pada siklus pertama sebesar 10,89 poin atau sekitar 22% dan pada siklus kedua 8,6 atau sekitar 17%. Secara kualitatif kebiasaan menyontek siswa sebelum diadakan layananredah bimbingan kelompok sangat tinggi, kemudian setelah siklus pertama menjadi sedang dan setelah akhir siklus kedua menjadi sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka hipotesis tindakan yang berbunyi Bimbingan kelompok dapat mengurangi perilaku menyontek siswa kelas XI TKK SMK 3 Pati Tahun 2013/2014 teruji kebenarannya. Saran yang diberikan kepada kepala sekolah adalah agar mendukung pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling, terutama bimbingan kelompok dapat membantu mengurangi kebiasaan menyontek siswa. Kepada konselor agar melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan lebih sungguh-sungguh, dan mengetahui betapa pentingnya layanan bimbingan konseling bagi siswa khususnya layanan bimbingan kelompok dalam upaya peningkatan prestasi belajar secara umum dan pengurangan kebiasaan menyontek secara khusus. Sedangkan kepada siswa agar lebih percaya didri dalam belajar, menyadari arti dari proses belajar yang dilakukan sehingga tidak hanya berorientasi harus mendapatkan nilai baik tetapi harus memiliki kemampuan dari apa yang diajarkan oleh guru. Sehingga, kebiasaan menyontek selama ini bisa berkurang.  

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Nama : Drs. Sucipto, M.Pd. Kons
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 18 Feb 2014 02:26
Last Modified: 18 Feb 2014 02:26
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2105

Actions (login required)

View Item View Item