UPAYA MENGURANGI KENAKALAN REMAJA SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS VIII SMP 2 BAE KUDUS TAHUN AJARAN 2012/2013

Masfuah, Siti (2013) UPAYA MENGURANGI KENAKALAN REMAJA SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS VIII SMP 2 BAE KUDUS TAHUN AJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (894kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (215kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (373kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (180kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (592kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (218kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (142kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (145kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB)

Abstrak

Masfuah, Siti. 2013. Upaya Penanganan Kenakalan Remaja Pada Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Kelas VIII SMP 2 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi. Pendidikan Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Pembimbing I Drs. Sabar Rutoto, M.Pd, DosenII) Dr. Sukiman, M.Pd Kata Kunci : Kenakalan remaja, bimbingan kelompok Latar belakang dalam permasalahan ini didasarkan pada fenomena yang terjadi di SMP 2 Bae Kudus, dimana siswa memiliki kenakalan remaja yang tinggi. Tingginya kenakalan remaja pada siswa disebabkan oleh kebiasaan siswa suka berbicara kasar dan keras, sering membuat gaduh di kelas, siswa sering membolos pada jam pelajaran, dan siswa tidak memperhatikan guru saat belajar mengajar. Permasalahan yang diteliti: 1. Apakah faktor-faktor dominan yang menjadi penyebab kenakalan remaja pada siswa dikelas VIII SMP 2 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013?. 2. Apakah layanan bimbingan kelompok dapat membantu mengatasi kenakalan remaja pada siswa kelas VIII SMP 2 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013?. Tujuan penelitian ini: 1. Untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kenakalan remaja pada siswa kelas VIII SMP 2 Bae Kudus. 2. Untuk mengatasi kenakalan remaja pada siswa kelas VIII SMP 2 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013 melalui layanan bimbingan kelompok. Adapun Kegunaan penelitian ini adalah:1. Keguanaan Teoritis Memberikan masukan untuk mengembangakan layanan bimbingan dan konseling di sekolah khususnya dalam konteks penanganan kenakalan remaja pada siswa. 2. Kegunaan Praktis, dalam penelitian ini kegunaan secara praktis sebagai berikut: 1. Bagi Guru BK, digunakan sebagai dasar acuan oleh konselor untuk membantu memberikan bantuan siswa yang mengalami kenakalan remaja. 2. Bagi Kepala Sekolah, digunakan sebagai dasar kebijakan penentuan yang mendukung pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. 3. Bagi Siswa sebagai acuan terhadap siswa dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan sekolah, teman sebaya dan masyarakat. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP 2 Bae Kudus yang berjumlah 8 siswa yang dari 36 siswa. Penelitian ini menggunakaan variable bebas (X) yaitu layanan bimbingan kelompok dan Variabel terikat (Y) adalah kenakalan remaja pada siswa. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan deskriftif komparatif. Penelitian ini adalah PTK BK dengan pelaksanaan penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3 pertemuan membahas 6 materi dengan alokasi waktu 45 menit. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: “ Layanan bimbingan kelompok dapat mengurangi kenakalan remaja siswa kelas VIII SMP 2 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013”. Berdasarkan hasil observasi sebelum tindakan, sebelum tindakan bimbingan kelompok kenakalan remaja siswa memperoleh rata-rata 26,2%. Dan pada siklus I memperoleh rata-rata 39%. Sedangkan pada siklus II memperoleh rata-rata 80,2% yang semula memperoleh 39% pada siklus I, meningkat menjadi 41,2%. Hal ini ditandai seperti: mengenal sopan santun dan bertatakrama, tidak sering absen, menghargai orang lain, dan etika bergaul dengan teman. Kesimpulan:berdasarkan hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat mengurangi kenakalan remaja siswa kelas VIII SMP 2 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat diterima karena telah teruji kebenarannya. Saran yang diberikan (1) Kepala sekolah, hendaknya memberikan jam BK agar program BK dapat terlaksana, khususnya dalam layanan bimbingan kelompok, (2) Konselor, konselor supaya membantu siswa dalam mengubah perilaku menjadi positif menggunakan bimbingan kelompok untuk mengatasai masalah yang lain supaya siswa dapat memahami dan mengentaskan masalah yang dihadapi oleh siswa, (3) Kepada siswa, memberikan saran kepada siswa supaya dengan layanan bimbingan kelompok dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling yang disekolah, siswa dapat memanfaatkan untuk mnegmabnagkan dirinya sehingga siswa dapat mengurangi kenakalan remajanyamenjadi lebih baik.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Nama : Drs. Sabar Rutoto, M.Pd
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 18 Feb 2014 03:05
Last Modified: 18 Feb 2014 03:05
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2108

Actions (login required)

View Item View Item