STUDI KASUS PENERAPAN KONSELING EKSISTENSIAL HUMANISTIK UNTUK MENANGANI SISWA APATIS DALAM MERAIH MASA DEPAN DI SMA NEGERI 1 NALUMSARI JEPARA TAHUN AJARAN 2012/2013

Widyaningsih, Selviana (2013) STUDI KASUS PENERAPAN KONSELING EKSISTENSIAL HUMANISTIK UNTUK MENANGANI SISWA APATIS DALAM MERAIH MASA DEPAN DI SMA NEGERI 1 NALUMSARI JEPARA TAHUN AJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (181kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (837kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (198kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (418kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (418kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (58kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (59kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (12MB)

Abstrak

Widyaningsih, Selviana. 2013.Studi Kasus Penerapan Konseling Eksistensial Humanistik Untuk Menangani Siswa Apatis Dalam Meraih Masa Depan Di SMA Negeri 1 Nalumsari Jepara Tahun Ajaran 2012/2013.Skripsi.Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muria Kudus. Pembimbing: I Dra. Sumarwiyah M.Pd, Kons., II Drs. Susilo Rahardjo, M.Pd. Kata Kunci:Konseling Eksistensial Humanistik; Siswa Apatis Latar belakang penelitian ada beberapa siswa yang memiliki sikap apatis karena tidak ada antusiasme dalam belajar untuk meraih masa depan dengan keadaan siswa yang sulit menerima realita diri, siswa takut gagal, sehingga menghindari segala resiko dan tidak berani memasang target untukberhasil, aiawa memandang rendah di hadapan orang lain. Sedangkan berdasarkan pengamatan pelaksanaan bimbingan dan konseling belum maksimal. Sehingga belum dapat mengentaskan permasalahan secara individual. Rumusan masalah: 1. Menemukan faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan siswa apatis dalam meraih masa depan. 2. Bagaimana penerapan konseling Eksistensial Humanistik dapat mengentaskan siswa yang apatis dalam meraih masa depan. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1. Untuk menemukan faktor-faktor penyebab apatis pada siswa.2. Untuk menemukan pengaruh penerapan konseling Eksistensial Humanistik pada siswa apatis dalam meraih masa depan. Kegunaan teoritis :1. Peneliti dapat menambah wawasan bagi kepala sekolah, para konselor, guru atau pihak yang terkait tentang penerapan model konseling eksistensial humanistik dalam upaya menangani siswa yang apatis dalam meraih masa depan 2. Memperluas kajian teoriyis bahwa layanan konseling yang tepat untuk menangani siswa yang mempunyai sikap apatis. Kegunaan praktisnya: 1. Bagi kepala sekolah dapat membantu memfasilitasi adanya penelitian di sekolah dengan menggunakan penerapan model konseling Eksistensial Humanistik dan siswa yang mengalami sikap apatis 2. Bagi konselor menambah wawasan tentang penerapan model konseling Eksistensial Humanistik untuk membantu siswa yang mengalami apatis dalam meraih masa depan 3. Bagi siswa dapat mengubah sikap yang apatis menjadi simpatik, agar siswa dapat berkonsentrasi belajar dan termotivasi. 4. Dapat di gunakan sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan, sehingga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh. Apatis adalah kurangnya emosi, motivasi atau antusiasme dalam dirinya. Faktor-faktor penyebabnya adalah faktor internal meliputi tidak percaya diri, tidak yakin dengan kemampuan, takut gagal. Faktor eksternal tidak ada dukungan dari orang tua. Pengentasannya melalui konseling eksistensial humanistik untuk dapat merubah sikap berpikir menjadi irasional. Melalui teknik supporting. Pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data induktif system Bacon, yaitu peneliti mengumpulkan faktor-faktor tentang kondisi konseli, kemudian baru dapat ditarik kesimpulan tertentu atau pemecahan masalah.Subyek penelitian NK,LS, dan NW. Hasil penelitian: Klien I (NK) mengalami klien tidak yakin akan kemampuan dirinya dan kurangnya motivasi belajar dari orang tua. Melalui konseling eksistensial humanistik teknik supporting dapat terentaskan. Klien II (LS) mengalami tidak yakin akan kemampuannya dan kurangnya dukungan dari orang tua. Melalaui teknik supporting maka masalah dapat terentaskan. Klien III (NW) mengalami takut gagal dan mudah terpengaruh dengan lainnya.Pembahasan klien I (NK) melalui teknik supporting klien diberikan dorongan semangat agar klien dapat percaya diri kembali. Klien II (LS) diberikan teknik supporting agar klien lebih percaya diri dalam kemampuan berhitung. Klien (NW) dengan menggunakan teknik supporting diberikan perhatian yang penuh untuk klien agar klien tidak bersikap acuh tak acuh. Simpulan dari peneliti melalui layanan eksistensial humanistik teknik supporting dapat menangani siswa apatis dalam meraih masa depan. Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi klien I (NK) tidak yakin akan kemampuan dirinya dan kurangnya motivasi, klien II (LS) tidak yakin akan kemampuannya untuk berhitung dan kurangnya semangat dari lingkungan keluarga, klien II (NW) takut gagal dan mudah terpengaruh dengan yang lainnya. Disarankan bagi kepala sekolah perlunya konselor yang profesional. Bagi konselor hendaknya bisa mengetahui sikap apatis secara optimal agar siswa dapat meraih masa depan sesuai harapannya.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Nama : Dra. Sumarwiyah, M.Pd, Kons
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 19 Feb 2014 03:42
Last Modified: 19 Feb 2014 03:42
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2137

Actions (login required)

View Item View Item