UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DALAM MEMILIH KARIR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS X-2 SMA NU AL MA’RUF KUDUS SEMESTER II TAHUN 2012/2013

Purwaningsih, Ita (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DALAM MEMILIH KARIR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS X-2 SMA NU AL MA’RUF KUDUS SEMESTER II TAHUN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (727kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (851kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (318kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (313kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (21MB)

Abstrak

Purwaningsih, Ita. NIM 200931167. Upaya Meningkatkan Kemandirian dalam Memilih Karir Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Kelas X-2 SMA NU Al Ma’ruf Kudus Semester II Tahun 2012a K/2013. Skripsi. Pendidikan Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Dosen Pembimbing: 1. Drs. Sabar Rutoto, M.Pd., 2. Drs. Arista Kiswantoro. Kata-kata kunci : Kemandirian Memilih Karir, Bimbingan Kelompok Penelitian ini dilatar belakangi masih banyaknya siswa yang ketika lulus SMA susah mencari pekerjaan, adapun siswa yang bisa mencari pekerjaan tapi tidak sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Selain itu, fakta dilapangan ada sebagian siswa yang kemandirian dalam memilih karirnya rendah, hal ini diperoleh berdasarkan pengamatan dan informasi dari guru pembimbing (Kolaborator), yang ditunjukkan seperti masih ragu dalam mengambil jurusan disekolahan, terkadang masih suka mengikuti pendapat teman ketika proses belajar mengajar. Permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana peningkatan kemandirian dalam memilih karir siswa setelah dilakukan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas X-2 SMA NU Al Ma’ruf Kudus tahun 2012/2013. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemandirian dalam memilih karir sebelum dan sesudah dilakukan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas X-2 SMA NU Al Ma’ruf Kudus dan untuk peningkatan kemandirian dalam memilih karir. Kegunaan dalam penelitian ini adalah: 1. Kegunaan Teoritis: Hasil penelitian ini diharapkan dapat melengkapi referensi yang telah ada, sehingga dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetehuan disekolah khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling, serta sebagai bahan acuan untuk penelitian yang lebih lanjut lagi. 2. Kegunaan Praktis: a. Bagi Siswa, hasil penelitian ini dapat dijadikan pembelajaran dan pengetahuan kepada siswa agar mampu memahami dan mengerti akan pentingnya bimbingan kelompok dan kemandirian memilih karir sehingga dapat menemukan tujuan dalam kehidupan ini dan masa yang akan datang. b. Bagi Guru BK, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk memberikan pengarahan kepada siswa atau salah satu referensi dalam upaya untuk mengembangkan program bimbingan dan konseling di sekolah. c. Bagi Kepala Sekolah, hasil penelitian dapat dijadikan acuan dalam rangka peningkatan program pendidikan di sekolah, khususnya peningkatan program bimbingan dan konseling pada diri siswa agar dapat mandiri dalam memilih karir. Hipotesis penelitian ini adalah: “Layanan bimbingan Kelompok dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam memilih karir pada siswa kelas X-2 SMA NU Al Ma’ruf Kudus. Subjek penelitian dalam penelitiuan ini adalah siswa kelas X-2 SMA NU Al Ma’ruf Kudus Semester II tahun 2012/2013 sebanyak 32 siswa. Kemuadian kita melakukan observasi dan wawancara dengan guru BK (Kolaborator), dihasilkan ada 10 siswa yang berkemandirian memilih karir kurang atau yang memiliki kemandirian rendah. Variabel dalam penelitian ini adalah: 1. variabel bebas (X), yaitu layanan bimbingan kelompok, 2. variabel terikat (Y), yaitu kemandirian dalam memilih karir. Hasil penelitian sebelum tindakan layanan bimbingan kelompok dengan kemandirian dalam memilih karir siswa yang rendah dan masuk dalam kategori kurang dengan hasil rata-rata 33%. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok pada siklus I memperoleh hasil 53%, yang meningkat 20% dari kondisi awal atau pra siklus, dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 80% dengan peningkatan dari siklus I sebesar 27%. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis dapat disimpulkan bahwa kondisi awal siswa skor rata-rata 32,5% (kurang), setelah diberikan layanan bimbingan kelompok pada siklus I memperoleh hasil rata-rata 53%, dan pada siklus II memperoleh hasil 79,5%. Dan kemandirian dalam memilih karir pada kondisi awal yang mencapai skor 32,5%, pada siklus I meningkat 20,5% menjadi 53%, dan pada siklus II meemperoleh hasil 79,5%, mencapai peningkatan sebesar 26,5%. Melihat temuan dilapangan, peneliti memberikan saran kepada: 1. kepala sekolah, memahami dan lebih memperhatikan perilaku siswa di sekolah tersebut, dan dapat membantu peningkatan program pendidikan di sekolah, khususnya peningkatan program bimbingan dan konseling pada diri siswa agar dapat mandiri dalam memilih karir serta dapat memberikan fasilitas yang mendukung, salah satunya dalam menyelenggarakan layanan bimbingan kelompok yang diberikan oleh konselor kepada para siswa agar pengembangan diri mereka berkembang secara optimal dan dapat terhidar dari permasalahan. 2. Kepada Konselor, diharapkan konselor dapat mengefektifkan layanan bimbingan kelompok guna membantu siswa mengembangkan pribadinya, mengubah perilakunya menjadi lebih baik, pencegahan dan pengentasan masalah siswa yang bersangkutan, salah satunya adalah mengenai rendahnya kemandirian siswa dalam memilih karir. 3. Guru Mata Pelajaran, diharapkan guru mata pelajaran dapat mengetahui kondisi siswa pada saat pelajaran berlangsung dan guru diharapkan dapat menerangkan serta membantu siswa lebih memahami materi sehingga siswa lebih bisa mandiri dalam belajar dan mandiri dalam memilih karirnya masa depan. 4. Siswa, diharapkan siswa dapat menjadikan pembelajaran dan pengetahuan kepada siswa agar mampu memahami dan mengerti akan pentingnya bimbingan kelompok dan kemandirian memilih karir sehingga dapat menemukan tujuan dalam kehidupan ini dan masa yang akan datang.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Nama : Sabar Rutoto, M.Pd
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 25 Feb 2014 03:28
Last Modified: 25 Feb 2014 03:28
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2189

Actions (login required)

View Item View Item