UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS VII B SMP N 4 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Wijayanti, Wahyu (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS VII B SMP N 4 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (764kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (227kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (345kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (405kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (470kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (212kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (244kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (143kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (4MB)

Abstrak

Wijyanti, Wahyu.2013.“Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas VII B SMP N 4 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013”. Skripsi. Bimbingan dan Konseling Fakultas Kegruan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Dosen Pembimbing:(I) Drs. Masturi, MM, (II) Drs.H. Sucipto, M.Pd, Kons Kata-kata kunci:Kepercayaan, diri,layanan, bimbingan,kelompok Penelitian ini dilatar belakangi masih ada sebagian siswa kelas VII B SMP N 4 Bae Kudus yang kurang memiliki kepercayaan diri, berdasarkan pengamatan peneliti dan informasi dari guru pembimbing pada hari kamis tanggal 25 April 2013, sebagian siswa menunjukkan gejala-gejala kurang percaya diri, diantaranya: siswa tidak berani bertanya pada guru, tidak bisa mengerjakan soal di depan kelas, kurang aktif dalam mengikuti kegiatan organisasi di sekolah, kurang disiplin dalam mengerjakan tugas, kurang bisa menyesuaikan diri dan berkomunikasi diberbagai situasi, motivasi belajarnya kurang, dan tidak mampu mengembangkan dan memperluas pergaulan yang sehat. Permasalahan yang akan diteliti: Bagaimana dapat meningkatkan rasa percaya diri melalui penerapan layanan bimbingan kelompok siswa kelas VII B SMP N 4 Bae Kudus tahun pelajaran 2012/2013? Tujuan penelitian ini adalah:1. Untuk mendiskripsikan rasa percaya dirisebelum dan sesudah diberi layanan bimbingan kelompoksiswa kelas VII B SMP N 4 Bae Kudus tahun pelajaran 2012/2013.2. Untuk memperolehpeningkatan rasa percaya diri melalui layanan bimbingan kelompok siswa kelas VII B SMP N 4 Bae Kudus tahun pelajaran 2012/2013. Kegunaan penelitian ini adalah: 1.Kegunaan Teoritis: Memberikan kontribusi pemikiran bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bimbingan dan konseling melalui berbagai jenis layanan yang diberikan pada siswa salah satunya dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok sehingga rasa percaya diri siswa dapat meningkat, serta penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk penelitian lebih lanjut. 2. Kegunaan Praktis: 1) Memberi masukan kepala sekolah tentang pentingnya pemberian layanan bimbingan kelompok pada siswa agar dapat meningkatkan rasa percaya dirinya. 2) Sebagai bahan pegangan atau pedoman konselor dalam melaksanakan layanan bimbingan kelompok dalam upaya membantu meningkatkan rasa percaya diri siswa. 3) Memberikan masukan kepada siswa tentang pentingnya layanan bimbingan kelompok pada siswa sehingga dapat dijadikan sebagai sarana untuk membangun kesadaran untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.4) Memberikan masukan kepada orang tua/wali murid tentang pentingnya meningkatkan rasa percaya diri, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan mengasuh, mendidik, memperhatikan, dan meningkatkan rasa percaya diri putra-putrinya. 5) Hasil penelitian ini merupakan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh penelitikhususnya yang berkaitan dengan pengembangan layanan bimbingan kelompok, berkaitan dengan peningkatan kepercayaan diri siswa. Hipotesis Penelitian ini adalah:“Layanan Bimbingan Kelompok dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII B SMP N 4 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013” Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B, sebanyak 9 siswa yang memiliki kpercayaan diri yang rendah berdasarkan wawancara dan observasi. Variabel penelitian: Bimbingan Kelompok (Variabel bebas) dan kepercayaan diri (Variabel terikat). Metode pengumpulan data metode pokok observasi, metode pendukung yaitu wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3 pertemuan dengan alokasi waktu 45 x 1 menit. Berdasarkan hasil observasi sebelum tindakan bimbingan kelompok kepercayaan diri siswa rendah dan masuk dalam kategori sangat kurang dengan skore rata-rata 28,88%. Setelah diberi layanan bimbingan kelompok pada sikus I, kepercayaan diri siswa meningkat menjadi kategori kurang dengan skore rata-rata 46,29%. Sedangkan pada siklus II kepercayaan diri siswa terus meningkat menjadi kategori baik dengan perolehan skore rata-rata 77,40%. Hal ini menunjukkan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII B SMP N 4 Bae Kudus. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisismenunjukkan adanya peningkatan rasa percaya diri setelah diberikan layanan bimbingan kelompok, pada sikus I indikator mengenai rasa percaya diri siswa mendapatkan skore 46,29%, sedangkan pada siklus II indikator kepercayaan diri siswa mendapatkan skore 77,40% terjadi peningkatan 31,11%, jadi dapat disimpulkan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII B SMP N 4 Bae Kudus. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat diterima karena telah teruji kebenarannya. Melihat temuan dilapangan, peneliti memberikan saran kepada: 1. Kepala sekolah, dengan adanya pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling, terutama bimbingan kelompok dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri siswa. 2. Konselor,hendaknya konselor dapat lebih banyak memprogramkan layanan bimbingan kelompok guna meningkatkan rasa percaya diri siswa dan memotivasi siswa agar memanfaatkan layanan bimbingan kelompok sebagai motivasi meningkatkan rasa percaya diri. 3. Siswa, hendaknya lebih aktif dalam memanfaatkan pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah seperti layanan bimbingan kelompok untuk membantu mereka dalam memecahkan persoalan dan permasalahan yang dialami oleh siswa khususnya yang berkaitan dengan rasa percaya diri. 4. Hendaknya orang tua ikut aktif membimbing dan mengarahkan perkembangan putra-putrinya, salah satunya mengenai peningkatan rasa percaya diri siswa yang masih rendah. 5. Peneliti berikutnya, dari hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan dan acuan untuk peneli berikutnya dalam hal penelitian yang sama.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: pembimbing:Drs.Masturi,MM
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 27 Mar 2014 03:25
Last Modified: 27 Mar 2014 03:25
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2212

Actions (login required)

View Item View Item