UPAYA MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS X1 IPS SMA PGRI KALIWUNGU KUDUS

Saputro, Ismail Aji (2013) UPAYA MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS X1 IPS SMA PGRI KALIWUNGU KUDUS. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (447kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (59kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (126kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (200kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (263kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (61kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (27kB)

Abstrak

Saputro, Ismail Aji. 2013. Upaya Mengembangkan Konsep Diri Positif Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Kelas X1 IPS SMA PGRI Kaliwungu Kudus. Skripsi. Pendidikan Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Dosen Pembimbing: (I) Drs. Masturi, MM., (II) Dra. Sumarwiyah, M.Pd.Kons. Kata kunci : Konsep Diri Positif, Bimbingan Kelompok. Masalah dan kegagalan yang dialami peserta didik disebabkan oleh sikap negatif terhadap dirinya sendiri, yaitu menganggap dirinya tidak berarti. individu kurang menerima peraturan/norma yang telah ditetapkan, sehingga ada sifat memberontak pada dirinya yang menentang aturan tersebut. Rumusan masalah: “Apakah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan konsep diri positif pada siswa?”. Tujuan penelitian: 1. Mendeskripsikan konsep diri positif siswa sebelum dan sesudah layanan bimbingan kelompok. 2. Memperoleh peningkatan konsep diri positif siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Kegunaan: 1) Teoritis: menambah pengetahuan bagi siswa. 2) Praktis: 1. Konselor, dijadikan sebagai sumber yang berguna dalam meningkatkan efektifitas bimbingan dan konseling. 2. Siswa, Memberikan wawasan dan pemahaman bagi siswa terutama siswa agar memahami arti pentingnya konsep diri postif siswa. 3. Orang Tua, Memberikan masukan kepada orang tua tentang layanan bimbingan kelompok. 4. Peneliti, Untuk dijadikan referensi dan menambah wawasan, pengetahuan. Konsep diri positif adalah dapat memahami dan menerima sejumlah fakta yang sangat bermacam-macam tentang dirinya sendiri sehingga evaluasi terhadap dirinya sendiri menjadi positif dan dapat menerima dirinya apa adanya. Bimbingan kelompok adalah suatu kegiatan pemberian layanan bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh seorang peneliti secara kelompok. Subjek penelitian adalah 7 peserta didik. Metode pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif yang dianalisis secara deskriptif. Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus 3 pertemuan. Hasil penelitian sebelum dilakukan penelitian, diperoleh 1 orang yang memiliki konsep diri positif dalam kategori cukup dan 6 orang memiliki konsep diri positif dalam kategori kurang. Pada siklus I, diperoleh 1 orang yang memiliki kategori konsep diri positif dalam kategori baik dan 6 orang memiliki konsep diri positif dalam kategori cukup. Pada siklus II, diperoleh 1 orang yang memiliki kategori konsep diri positif dalam kategori sangat baik dan 6 orang memiliki konsep diri positif dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan konsep diri positif pada siswa kelas XI IPS SMA PGRI Kaliwungu Kudus. Peneliti memberikan saran kepada: 1. Kepala Sekolah, Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pedoman oleh kepala sekolah dalam menentukan kebijakan yang mendukung pelaksanaan bimbingan dan konseling 2. Konselor, Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memberikan bantuan dalam meningkatkan konsep diri positif siswa melalui pemberian layanan bimbingan kelompok. 3. Wali Kelas, Hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman bagi wali kelas dalam memahami kondisi pribadi para siswa. 3. Orang Tua, Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi orang tua dalam memperhatikan konsep diri anaknya.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : Dra. Sumarwiyah, M.Pd. Kons
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 27 Feb 2014 04:54
Last Modified: 27 Feb 2014 04:54
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2240

Actions (login required)

View Item View Item