MENINGKATKAN KECINTAAN SISWA TERHADAP BUDAYA JAWA PADA EKSTRAKURIKULER TARI JAWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DI SMP N 2 MEJOBO TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Prafita, Ulik Vira (2013) MENINGKATKAN KECINTAAN SISWA TERHADAP BUDAYA JAWA PADA EKSTRAKURIKULER TARI JAWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DI SMP N 2 MEJOBO TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (505kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (212kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (274kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (389kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (686kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (211kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (197kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (209kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (8MB)

Abstrak

Prafita, Ulik Vira. 2013. Meningkatkan Kecintaan Siswa Terhadap Budaya Jawa Pada Ekstrakurikuler Tari Jawa Melalui Bimbingan Kelompok SMP 2 Mejobo Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi. Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Pembimbing : (i) Drs. Sucipto, M.Pd, Kons (ii) Dr. Sukiman, M.Pd Kata Kunci : Kecintaan Terhadap Budaya Jawa, Bimbingan Kelompok. Rendahnya minat siswa untuk mengikuti ekstrakurikuler kesenian tari jawa menjadi keprihatinan tersendiri bagi para pendidik, karena pada usia-usia remaja perkembangan mereka sebagai generasi muda dapat dioptimalkan semaksimal mungkin. Selain itu, Identitas budaya Indonesia memudar karena arus global, sehingga kondisi yang mengkhawatirkan ini perlu segera diselamatkan dengan menyelamatkan generasi muda. Permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Apakah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap budaya jawa pada ekstrakurikuler tari jawa SMP 2 Mejobo Tahun pelajaran 2012/2013?. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kecintaan siswa terhadap budaya jawa sebelum dan sesudah dilakukan layanan bimbingan kelompok pada anggota ekstrakurikuler tari jawa dan peningkatan kecintaan siswa terhadap budaya jawa. Kajian pustaka dalam penelitian ini antara lain: Kecintaan siswa terhadap budaya jawa meliputi: Pengertian Kecintaan siswa terhadap budaya jawa, tujuan Kecintaan Siswa terhadap budaya jawa, unsur-unsur Budaya Jawa, faktor-faktor yang mempengaruhi kecintaan siswa terhadap budaya jawa, Revitalisasi Budaya jawa melalui ekstrakurikuler tari jawa, Peran siswa dalam meningkatkan kecintaan siswa terhadap budaya jawa. Layanan Bimbingan Kelompok meliputi: pengertian Layanan bimbingan kelompok, tujuan layanan bimbingan kelompok, manfaat layanan bimbingan kelompok, ciri-ciri bimbingan kelompok, unsur utama suasana Kelompok teknik-teknik layanan bimbingan kelompok, jenis-jenis kelompok, aspek-aspek kelompok, tahap-tahap bimbingan kelompok. Hipotesis penelitian ini adalah: “Layanan bimbingan Kelompok dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap budaya jawa pada ekstrakurikuler kesenian tari jawa di SMP 2 Mejobo Tahun Pelajaran 2012/2013”. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah anggota ekstrakurikuler tari jawa sebanyak 8 Siswa. Penelitian ini menggunakan desain PTK dengan 2 siklus, setiap siklus 3 kali pertemuan. Metode pengumpulan data menggunakan Observasi, dan wawancara. Data yang berbentuk angka menggunakan analisis deskripsi komparatif yaitu membandingkan antara nilai pada kondisi awal, siklus I dan siklus II. Analisis data kualitatif dapat dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, paparan data, dan penyimpulan hasil analisis data. Pada setiap pertemuan dilakukan dalam 4 tahapan: tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Hasil penelitian sebelum tindakan bimbingan kelompok dengan kecintaan terhadap budaya jawa yang masuk dalam kategori sangat kurang dengan rata-rata 33%. Setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok pada siklus I meningkat dalam kategori cukup dengan presentase 66,5% meningkat 33,5%. Karena rata-rata siklus I belum memenuhi nilai indikator keberhasilan maka diadakan perbaikan lagi pada siklus II dengan hasil 86,5% dan terjadi peningkatan sebesar 19,75%. Dari hasil yang diperoleh maka penelitian ini dikatakan berhasil dan terjadi peningkatan yang signifikan. Berdasarkan temuan di lapangan, peneliti memberikan saran kepada: 1. Kepala Sekolah: hendaknya memberikan fasilitas yang menunjang pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. 2. Guru Pembimbing: melakukan tindakan kuratif dan preventif dalam meningkatkan kecintaan siswa terhadap budaya jawa. 3. Siswa: hendaknya lebih aktif dalam memanfaatkan layanan BK di sekolah. 4. Guru Mata Pelajaran/Wali Kelas: melakukan pengamatan mengenai kecintaan siswa terhadap budaya jawa ketika kegiatan di dalam dan luar kelas. 5. Orangtua: memberikan perhatian lebih mengenai perkembangan diri anak. 6. Peneliti Berikutnya: sebagai acuan dengan melakukan perbaikan kekurangan yang ada pada penelitian ini.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: pembimbing:Drs.Sucipto,M.Pd,Kons
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 27 Mar 2014 03:22
Last Modified: 27 Mar 2014 03:22
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2255

Actions (login required)

View Item View Item