STUDI KASUS MENGATASI SISWA TERISOLIR MELALUI KONSELING EKSISTENSIAL HUMANISTIK PADA SISWA KELAS X1 IPA 3 SMA 1 MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Wiwit, Saputra (2013) STUDI KASUS MENGATASI SISWA TERISOLIR MELALUI KONSELING EKSISTENSIAL HUMANISTIK PADA SISWA KELAS X1 IPA 3 SMA 1 MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (979kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (65kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (156kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (112kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (110kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (58kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (23kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (20kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB)

Abstrak

Saputra, Wiwit. 2013.“Studi kasus mengatasi siswa terisolir melalui konseling eksistensial humanistic pada siswa kelas X1 ipa 3 sma 1 mejobo kudus.Program Studi Bimbingan Dan Konseling. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus.Dosen Pembimbing I : Dra.Hj.Sutarti,SE,MM. Pembimbing II : Drs. Sunardi. Kata Kunci : Konseling Eksistensial Humanistic, Siswa Terisolir Proses belajar-mengajar di sekolah dimaksudkan untuk membantu siswa tumbuh dan berkembang menemukan pribadinya menuju kedewasaan masing-masing, tumbuh secara maksimal sebagai aspek kepribadian sehingga menjadi manusia yang dewasa dan mampu berdiri sendiri ditengah-tengah masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: faktor apa yang menyebabkan siswa terisolir dan bagaimana penerapan model konseling Eksistensial Humanistik dalam menangani perilaku siswa yang terisolir.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor penyebab siswa yang terisolir dan menemukan penerapan model konseling Eksistensial Humanistik dalam mengatasi siswa yang terisolir. Manfaat dari penelitian ini: Kegunaan Teoritis Menambah khasanah pustaka penelitian dan bahan masukan bagi penelitian sejenis. Kegunaan Praktis, Bagi kepala sekolah, Dapat digunakan sebagai landasan atau dasar menentukan kebijakan yang mendukung pelaksanaan program BK disekolah.Bagi guru pembimbing Dapat digunakan sebagai acuan untuk membantu siswa yang terisolir melalui konseling Eksistensial Humanistik. Bagi guru/ wali kelas, Dapat di gunakan sebagai alternatif pemecahan masalah siswa dengan penerapan model konseling Eksistensial Humanistik untuk mengatasi siswa yang terisolir.Bagi PenelitiDapat di gunakan sebagai sarana untuk mengembangakan kemampuan dan ketrampilan, menerapkan ilmu yang telah di peroleh. Bagi siswa Dengan adanya penelitian ini siswa bisa mengetahui pentingnya berteman dan tidak menjahui temannya di kelas. Ruang lingkup dan metode penelitian ini adalah Dalam penelitian ini peneliti fokus membahas konseling Eksistensial Humanistikdan siswa terisolir. .Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: metode wawancara, observasi, home visit,dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh, kemudian dianalisis dan dapat disimpulkan sebagai berikut: Klien NV, setelah diberikan bantuan layanan konseling Eksistensial Humanistik dapat dihasilkan kesanggupan dan terjadi perubahan tingkah laku pada NV untuk menemukan arahnya sendiri secara bertanggung jawab, kesadaran akan perbuatan yang merugikan diri sendiri. Sementara Klien MZ setelah diberikan bantuan layanan konseling Eksistensil humanistik dapat dihasilkan kesanggupan dan terjadi perubahan tingkah laku pada MZ untuk menemukan arahnya sendiri secara bertanggung jawab, kesadaran akan perbuatan yang akan merugikan diri sendiri. Pengangan masalah peserta didik secara intensif akan membantu mereka keluar dari permasalahannya dengan tuntas. Untuk itu diharapkan pada pihak-pihak terkait agar selalu memberikan pelayanan yang baik kepada peserta didik, peduli kepada peserta didik agar mencapai tugas perkembangan yang diharapkan. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis memberikan saran kepada Kepala sekolahAgar selalu memberikan dukungan dan menyediakan fasilitas BK yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan konseling kepada semua siswa SMA 1 MEJOBO KUDUS Guru Pembimbing Hendaknya dalam membantu mengatasi permasalahan siswa yang dilakukan secara sistematis, mulai dengan langkah mengidentifikasi masalah siswa, mendiagnosis, mengadakan prognosis, melakukan teratment serta melakukan evaluasi dan tindak lanjut. Siswa Bersedia datang kepada guru pembimbing, jika mengalami masalah serta berani menggungkapkan masalahnya agar masalah yang dihadapi bisa terselesaikan, percaya pada kemampuan diri sendiri dan mau menerima masukan dari orang lain baik guru, orang tua maupun teman. Kepada orang tuaMemberikan masukan kepada orang tua/wali murid untuk lebih memperhatikan anak-anaknya dalam rangka memberikan fasilitas yang dapat mendorong dan mebantu mengembangkan daya pikir kreatif anak. Agar anak mampu untuk melaksanakn tugas-tugas perkembangan selanjutnya

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: pembimbing:Dra.Hj.Sutarti,SE,MM
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 27 Mar 2014 03:20
Last Modified: 27 Mar 2014 03:20
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2283

Actions (login required)

View Item View Item