UPAYA MENINGKATKAN IMAJINASI ANAK DENGAN METODE BERCERITA MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DI PAUD KEPOMPONG KALIPUCANG KULON WELAHAN JEPARA TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Umami, Sri Dewi (2013) UPAYA MENINGKATKAN IMAJINASI ANAK DENGAN METODE BERCERITA MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DI PAUD KEPOMPONG KALIPUCANG KULON WELAHAN JEPARA TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, FKIP UMK.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (770kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (256kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (396kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (546kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (1MB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (226kB)
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (202kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (228kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (52MB)

Abstrak

Umami, Sri Dewi. 2013. Upaya Meningkatkan Imajinasi Anak Dengan Metode Bercerita Melalui Layanan Penguasaan Konten di PAUD Kepompong Kalipucang Kulon Welahan Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi. Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Pembimbing : (i) Drs. Sabar Rutoto, M.Pd, (ii) Dr. Sukiman, M.Pd Kata Kunci : Imajinasi anak dengan metode bercerita, dan layanan penguasaan konten Banyak penanganan atau cara yang dapat dilakukan untuk anak usia dini dalam meningkatkan kemampuan berimajinasi, salah satunya dengan melalui pembelajaran dengan metode bercerita. Kemampuan berimajinasi anak pada masa golden age ini sangat baik untuk dikembangkan mulai sejak dini. Karena banyak manfaat positif bagi anak dalam mengembangkan kemampuan berimajinasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan imajinasi anak dengan metode bercerita melalui layanan penguasaan konten. hasil yang diharapkan mengubah tingkat imajinasi anak semakin meningkat yang rendah menjadi lebih baik. subjek penelitian ini adalah anak kelas B1 PAUD Kepompong Kalipucang Kulon Welahan Jepara tahun pelajaran 2012/2013. Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis kemukakan rumusan masalah, Apakah layanan penguasaan konten dapat meningkatkan imajinasi anak melalui metode bercerita? Manfaat teoristis dari penelitian ini : Hasil penelitian ini diharapkan dapat melengkapi referensi yang telah ada, sehingga dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetehuan disekolah khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan design penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, dan pada setiap siklus dilakukan dalam 4 tahapan : tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Hipotesis tindakan adalah “ ada peningkatan imajinasi anak dengan metode bercerita melalui layanan penguasan konten di PAUD Kepompong Kalipucang Kulon Welahan Jepara Subjek Penelitian kelas B1 PAUD Kepompong Kalipucang Kulon Jepara Semester II tahun 2012/2013 sebanyak 10 anak. Metode pengumpulan data menggunakan Observasi, dan wawancara. Data yang berbentuk angka menggunakan analisis deskripsi komparatif yaitu membandingkan antarasiklus I ( pertama) maupun siklus II ( ke dua), dengan indikator keberhasilan. Yang dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, paparan data, dan penyimpulan hasil analisis. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian diketahui pemahaman anak dalam meningkatkan imajinasi dengan metode bercerita teknik high touch pada siklus I memperoleh hasil mendapat persentase 52%. Dan teknik high tech mendapat persentase 54%. dalam artian tingkat imajinasi anak masih rendah, karena dalam kategori sedang. Sedangkan pada siklus II memperoleh hasil persentase peningkatan imajinasi anak pada teknik high touch 77,3% dan pada teknik high tech mendapat persentase 79,5%. Pada siklus kedua persentase yang didapat sudah memenuhi standart nilai keberhasilan. Sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil dan tidak perlu lanjut kesiklus berikutnya. Berdasarkan tersebut di atas penulis memberikan saran kepada : 1.Kepala Sekolah Bagi Kepala Sekolah hendaknya lebih dapat mengatur dan memberikan masukan kepada guru-guru yang terjun langsung di kelas, bahwa pembelajaran anak tidak hanya terinti pada pembelajaran calistung, karena masih ada metode pembelajaran yang dapat membuat anak lebih nyaman dan senang yaitu salah satunya dengan pembelajaran metode bercerita. 2. Bagi Guru Kelas, Guru hendaknya meningkatkan layanan pembelajaran yang diberikan kepada anak didiknya dengan menggunakan metode-metode pembelajaran yang lebih variatif sehingga anak tidak akan merasa cepat bosan ketika kegiatan belajar dikelas. Misalkan menggunakan metode bercerita. 3. Bagi Anak, Anak merasakan pembelajaran baru yaitu metode bercerita ,sehingga anak tidak mudah bosan saat kegiatan pembelajaran.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: pembimbing:Drs.Sabar Rutoto,M.Pd
Uncontrolled Keywords: bimbingan dan konseling
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 01 Mar 2014 05:24
Last Modified: 01 Mar 2014 05:24
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2297

Actions (login required)

View Item View Item