PENERAPAN PASAL 184 KUHAP TENTANG ALAT BUKTI DALAM PENEGAKAN HUKUM PIDANA (Studi Kasus Perkara Pidana Nomor 115/Pid.B/2012/PN.Rbg)

Kiswoto, - (2013) PENERAPAN PASAL 184 KUHAP TENTANG ALAT BUKTI DALAM PENEGAKAN HUKUM PIDANA (Studi Kasus Perkara Pidana Nomor 115/Pid.B/2012/PN.Rbg). Skripsi Sarjana thesis, Fakultas Hukum.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (1MB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (295kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (323kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (123kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (305kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (173kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (107kB) | Tinjau ulang

Abstrak

Skripsi dengan judul PENERAPAN PASAL 184 KUHAP TENTANG ALAT BUKTI DALAM PENEGAKAN HUKUM PIDANA” (Studi Kasus Perkara pidana Nomor 115/Pid.B/2012/PN.Rbg). Secara umum mengulas tentang kasus pembunuhan di wilayah hukum Pengadilan Negeri Rembang dengan terdakwa Sugiono alias Gono yang dibantu adiknya Joko Riyanto dengan korban meninggal dunia bernama Suratno alias Ratno. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis, dalam hal teknik pengumpulan data , penulis menggunakan data primer dan skunder. Setelah data diperoleh maka disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisa secara kualitatif, sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang akan dibahas dan selanjutnya data tersebut disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa kasusu pidana pembunuhan dengan tersangka Sugiono alias Gono terbukti secara sah dan meyakinkan telah membunuh Suratno alias Ratno, korban meninggal karena mendapat beberapa luka bacokan senjata tajam. Oleh Jaksa Penuntut Umum terdakwa dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHPidana dengan ancaman 12 (dua belas) tahun penjara, dan didakwa oleh Jaksa dengan Dakwaan Tunggal, berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan, maka hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa Sugiono alias Gono 6 (enam) tahun penjara dan terdakwa dibebani biaya perkara sebesar Rp 5000,- (lima ribu rupiah). Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa Jaksa Penuntut Umum menjerat terdakwa dengan Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHPidana dan terdakwa didakwa oleh Jaksa dengan dakwaan tunggal. Pada awalnya kasus ini hanyalah perkelahian biasa, yaitu ada penantang dan ada yang ditantang sebagai penantang adalah Suratno dan yang ditantang adalag Sugiono alias gono, dan berujung kematian Suratno.Jaksa Penuntut Umum pada perkara Pidana nomor : 115/Pid.B/2012/PN.Rbg, tidak memasukkan Pasal 338, 351 ayat (3) dan Pasal 359 KUHPid, karena Jaksa Penuntut Umum menganggap Pasal 170 ayat (2) ke-3 sudah mewakili tindakan terdakwa dan sudah memenuhi unsur-unsur dalam tindak pidana nomor : 115/Pid.B/2012/PN.Rbg dengan terdakwa Sugono alias Gono bin Basuni Kata Kunci : Pembunuhan dan alatbukti saksi

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : Iskandar Wibawa, S.H, MH
Uncontrolled Keywords: hukum
Subjects: Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 03 Mar 2014 03:16
Last Modified: 03 Mar 2014 03:16
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2309

Actions (login required)

View Item View Item