PERLINDUNGAN HUKUM PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK PLN 450 / 1300 WATT DI PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO) KUDUS

Ruchyadi, - (2013) PERLINDUNGAN HUKUM PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK PLN 450 / 1300 WATT DI PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO) KUDUS. Skripsi Sarjana thesis, Fakultas Hukum.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (339kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (248kB)
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (554kB)
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (158kB)
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (551kB)
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (62kB)
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (79kB) | Tinjau ulang

Abstrak

Skripsi dengan judul ‘’PERLINDUNGAN HUKUM PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK PLN 450/1300 WATT DI PT.PLN (PERSERO) KUDUS, bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian jual beli tenaga listrik, perlindungan hukum para pihak dan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan perlindungan hukum para pihak. Kegunaan secara teoritikal maka diharapkan dapat memberikan sumbangan kearah pengembangan atau kemajuan dibidang ilmu hukum perdata. Apabila dilihat dari kegunaan praktikal diharapkan bagi PLN yaitu perlu memperhatikan hak-hak konsumen, bagi konsumen diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam menadatangani perjanjian yang dibuat dengan PLN. Dalam hal teknik pengumpulan data, penulis menggunakan data primer dan data sekunder yaitu selain menggunakan data yang diperoleh dari lapangan digunakan juga data kepustakaan dari literatur yang berisi tentang teori-teori, pendapat para ahli dan lain-lain yang berhubungan dengan pokok permasalahan, yang digunakan sebagai landasan pemikiran yang bersifat teoritis. Setelah data diperoleh, maka disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisa secara kualitatif, sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas untuk selanjutnya disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Pelaksanaan perjanjian dimulai dengan dipasangnya jaringan PLN untuk mengalirkan tenaga listrik ke rumah konsumen melalui jaringan instalasi listrik yang dipasang oleh Biro Teknik Listrik/BTL. Perlindungan hukum untuk konsumen diperoleh melalui hak konsumen dan kewajiban PLN yang diatur dalam perjanjian antara PLN dan konsumen, UU Perlindungan Konsumen, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Penyediaan dan Pemanfaatan Tenaga Listrik. Perlindungan hukum untuk PLN diperoleh melalui hak PLN dan kewajiban konsumen, perjanjian antara PLN dan konsumen, UU Ketenagalistrikan peraturan yang mengatur tentang P2TL. Kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan perlindungan hukum para pihak dalam perjanjian jual beli tenaga listrik, dari pihak konsumen adalah kurangnya tingkat pengetahuan konsumen listrik terhadap perlindungan hak-hak yang mereka terima tentang upaya penyelasaian sengketa yang timbul dari pelanggaran yang dilakukan pihak PLN. Kendala-kendala yang berasal dari PLN adalah ketidaksesuaian pelaksanaan pemeriksaan melalui Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik/P2TL dengan sanksi yang dikenakan kepada konsumen akibat pelanggaran yang dapat berupa sanksi pemutusan dan besaran ganti rugi. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Jual Beli, Tenaga Listrik

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: pembimbing:Dr.Suparnyo,SH,MS
Uncontrolled Keywords: hukum
Subjects: Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 27 Mar 2014 03:17
Last Modified: 27 Mar 2014 03:17
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2310

Actions (login required)

View Item View Item