PELAKSANAAN PERJANJIAN WARALABA KUCH2HOTAHU DAN PERLINDUNGAN HUKUMNYA BAGI PARA PIHAK

Mihend, Thomas Kileng (2013) PELAKSANAAN PERJANJIAN WARALABA KUCH2HOTAHU DAN PERLINDUNGAN HUKUMNYA BAGI PARA PIHAK. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Halaman Sampul) - Accepted Version
Download (380kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (254kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (302kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (252kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (409kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (170kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (232kB) | Tinjau ulang

Abstrak

Skripsi yang berjudul “PELAKSANAAN PERJANJIAN WARALABA KUCH2HOTAHU DAN PERLINDUNGAN HUKUMNYA BAGI PARA PIHAK” ini secara umum bertujuan untuk mengetahui : (1) pelaksanaan perjanjian bisnis waralaba Kuch2 HoTahu, (2) perlindungan hukum bagi para pihak dalam perjanjian waralaba Kuch2 HoTahu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empris. Dalam hal teknik pengumpulan data, penulis menggunakan data primer dan data skunder. Setalah data diperoleh, maka disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisa secara kualitatif, sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas dan selanjutnya disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah. Dari hasil penelitian ditunjukkan bahwa mekanisme pembuatan perjanjian antara franchisor dan franchisee dimulai dengan proses (1) pendaftaran dan konfirmasi, (2) pembayaran uang muka,(3) pengiriman MOU, SOP, stater kit dan VCD training,(4) penandatanganan dan pengembalian MOU, (5) pelunasan pembayaran dan pengiriman grobak, (6) proses opening. Perjanjian waralaba tersebut merupakan salah satu aspek perlindungan hukum kepada para pihak dari perbuatan merugikan pihak yang lain. Meskipun terdapat perjanjian yang sah dalam kuch2hotahu ini, perbuatan merugikan pihak lain masih saja terjadi. Beberapa franchisee tidak mampu memenuhi kewajibannya. Kewajiban yang tidak didpenuhi tersebut adalah mereka tidak melakukan pembelian bahan baku pada frenchisor. Berdasarkan Pasal 14 perjanjian kuch2hotahu, apabila pihak franchisee melakukan ingkar janji maka, pihak frenchisordapat melakukan pemutusan kontrak/mengahiri perjanjian secara sepihak. Berdasarkan pada hal tersebut, pihak frenchisormendapatkan perlindungan hukum berupa hak untuk memutuskan perjanjian. Selain hal tersebut pihak frenchisordan franchisee mendapatkan perlindungan berupa hak – hak yang telah tertera dalam MOU/ kontrak perjanjian. Saran yang berkaitan dengan penelitian ini adalah: (1) hendaknya dalam penandanganan perjanjian ini pihak pertama dan pihak kedua menghadirkan pihak ketiga sebagai saksi, agar pengesahan ini memiliki kekuatan hukum yang lebih baik, sehingga ketika suatu saat terjadi permasalahan dalam perjanjian ini pihak ketiga tersebut dapat dijadikan saksi, (2) hendaknya, hak – hak franchisee lebih diperluas, seperti diperbolehkan untuk membuka usaha dilain atau berpindah – pindah, (3) Hendaknya franchisor memberi pelatihan secara langsung terhadap para pegawai dari franchisee, jadi tidak hanya sekedar memberikan pelatihan melalui VCD saja. Kata kunci : pelaksanaan perjanjian, waralaba, perlindungan hukum.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing : Suciningtyas, SH, M.Hum
Uncontrolled Keywords: hukum
Subjects: Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 03 Mar 2014 04:50
Last Modified: 03 Mar 2014 04:50
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2323

Actions (login required)

View Item View Item