PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI BIMBINGAN BELAJAR KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR DI TK PERTIWI 1 TERBAN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Sofia , Afriani (2014) PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI BIMBINGAN BELAJAR KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR DI TK PERTIWI 1 TERBAN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi Sarjana thesis, UNIVERSITAS MURIA KUDUS.

[img] PDF (BAB 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (174kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (266kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (322kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (651kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (176kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (176kB) | Request a copy
[img] PDF (BAB 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (94kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (DAFTAR PUSTAKA) - Accepted Version
Download (148kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (LAMPIRAN) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy

Abstrak

Sofia Afriani. 2013. Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Bimbingan Belajar Kegiatan Mewarnai Gambar di TK Pertiwi Terban Kudus Tahun Ajaran 2012/2013. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Pembimbing (i) Drs. Sabar Rutoto, M.Pd, (ii) Drs. Sunardi. Kata kunci: kemampuan motorik halus, bimbingan belajar Penelitian ini dilatar belakangi siswa Kelompok B1 TK Pertiwi 1 Terban Kudus yang mempunyai motorik halus rendah, seperti kurangnya minat siswa dalam mengikuti kegiatan, kurangnya antusias siswa dalam mengikuti kegiatan, masih mengalami kesulitan dalam menggunakan alat tulis berbagai media, belum mengenal perbedaan warna dan belum ada kemampuan untuk berkoordinasi. Layanan bimbingan dan konseling yang akan digunakan untuk meningkatkan motorik halus siswa adalah bimbingan belajar. Dalam penelitian ini, rumusan masalah adalah: Apakah Layanan Bimbingan Belajar dapat Meningkatkan Motorik Halus Siswa Kelompok B1 TK Pertiwi 1 Terban Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013? Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya peningkatan kemampuan motorik halus melalui bimbingan belajar kegiatan mewarnai gambar anak kelompok B1 di TK Pertiwi 1 Terban Kudus. Kegunaan teoritis: Menambah perbendaharaan referensi bahan pustaka penelitian tentang pendidikan bimbingan dan konseling untuk anak usia dini. Menambah referensi ilmu bimbingan dan konseling untuk anak usia dini khususnya upaya meningkatkan kemampuan motorik halus melalui bimbingan belajar kegiatan mewarnai gambar. Kegunaan praktisnya: Guru memberikan bimbingan kepada siswa untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui bimbingan belajar kegiatan mewarnai gambar. Orang tua membimbing untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui bimbingan belajar kegiatan mewarnai gambar. Anak memperoleh bimbingan belajar yang bermafaat dari guru untuk meningkatkan kemampuan motorik halus dan mewarnai gambar. Peneliti berhasil melakukan PTKBK untuk menambah pengetahuan dan wawasan. Sesuai judul penelitian, maka ruang lingkup penelitian adalah Motorik Halus Siswa dan Bimbingan Belajar. Penelitian ini mengkaji teori-teori yang berkaitan dengan kemampuan motorik halus dan bimbingan belajar. Hipotesis dalam penelitian ini: “Layanan Bimbingan Belajar dapat Meningkatkan Motorik Halus Siswa Kelompok B1 TK Pertiwi 1 Terban Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013”. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Penelitian ini adalah PTK BK dengan pelaksanaan penelitian sebanyak 2 siklus, setiap siklus sebanyak 3 kali pertemuan. Variabel penelitian ini adalah: variabel X (Bimbingan Belajar) dan variabel Y (Motorik Halus). Subyek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 19 siswa. Berdasarkan hasil penelitian pada observasi 10 aspek penilaian peningkatan motorik halus siswa, dapat dikatakan bahwa melalui bimbingan belajar motorik halus siswa dapat meningkat. Hal ini terbukti dengan hasil rata-rata yaitu pada pra siklus sangat kurang (25%), pada siklus I (46%) dan pada siklus II (70%). Berdasarkan hasil pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa bimbingan belajar dapat meningkatkan motorik halus siswa kelompok B1 TK Pertiwi 1 Terban Kudus Tahun Ajaran 2012/2013. Saran yang diajukan : 1. Bagi kepala sekolah menambah sarana dan prasarana yang dapat menunjang motorik halus siswa melalui bimbingan belajar kegiatan mewarnai gambar. 2. Guru berusaha menggunkan berbagai media kegiatan untuk meningkatkan motorik halus siswa melalui bimbingan belajar kegiatan mewarnai gambar. 3. Siswa banyak berlatih menggunakan berbagai media untuk mewarnai gambar dan membuat gambar secara bebas supaya lebih meningkat kreativitasnya. 4. Peneliti selanjutnya buatlah kegiatan bimbingan belajar yang menarik dan kreatif.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing (i) Drs. Sabar Rutoto, M.Pd, (ii) Drs. Sunardi.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: kemampuan motorik halus, bimbingan belajar
Subjects: Pendidikan > Teori dan praktek pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Mr Firman Al Mubaroq
Tanggal Deposit: 11 Apr 2014 02:49
Last Modified: 11 Apr 2014 02:49
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/2698

Actions (login required)

View Item View Item