STUDI SIFAT IMPAK DAN KADAR AIR KOMPOSIT SERAT ALAM DENGAN MATRIK POLIMER POLIESTER SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKU PRODUK HELM

SLAMET, SUGENG dan QOMARUDDIN, - (2014) STUDI SIFAT IMPAK DAN KADAR AIR KOMPOSIT SERAT ALAM DENGAN MATRIK POLIMER POLIESTER SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKU PRODUK HELM. [Laporan Penelitian/ Pengabdian Masyarakat] (Submitted)

[img] PDF (Laporan Penelitian Full) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (912kB) | Request a copy

Abstrak

Penggunaan material teknik jenis logam lambat laun akan terus dikurangi, mengingat keterbatasan sumber daya alam, tingginya biaya produksi serta faktor lain terkait dengan program green teknologi material yang harus memenuhi prinsip 3R ( Reuse, Recycle, Reduce ). Salah satu potensi alam Indonesia yang belum banyak dimanfaatkan yaitu serat tanaman-tanaman tropis. Dimana Indonesia merupakan negara penghasil serat alam yang besar di dunia. Prospek akan permintaan serat alam dunia sebagai bahan baku pembuatan komposit diperkirakan akan terus meningkat. Sementara itu potensi serat alam tersebut belum sepenuhnya dapat diproduksi untuk meningkatkan nilai keekonomiannya. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengambil beberapa serat alam yang masih banyak dianggap sebagai limbah dan sampah, kalaupun dimanfaatkan itupun belum maksimal. Beberapa serat alam yang dimaksud yaitu serat enceng gondok ( Eichhornia Crassipes ) serta serabut kelapa ( Cocos Nucifera ). Proses yang dilakukan adalah fabrikasi batang enceng gondok dan serabut kelapa untuk dipisahkan dari daging batangnya dan diambil serat-seratnya. Selanjutnya dilakukan pengujian kadar air, densitas dan pembuatan specimen komposit dengan beberapa komposisi yaitu 70% : 30% dan 75% :25%. Matrik utamanya menggunakan resin Polyester Yukalac BQTN 157 dan hardner Hasil penelitian menunjukkan Sifat mekanis dengan menguji ketangguhan serat alam tersebut menunjukkan serat kelapa menunjukkan ketangguhan yang cukup tinggi, terutama pada penyusunan serat dengan orientasi sudut 0o dan random pada komposisi 70%:30%. Peningkatan komposisi serat terhadap matriknya sangat signifikan meningkatkan ketangguhan impaknya sebesar 43,2% untuk komposisi 70% : 30% pada penyusunan serat dengan orientasi sudut dan 61,5% serat tersusun acak/random. Sedangkan pada komposisi 75% : 25% adanya peningkatan sebesar 37,5% untuk serat dengan orientasi sudut dan 47,2 % serat tersusun acak/random. Serat alam serabut kelapa dan enceng gondok direkomendasikan sebagai bahan pengganti serat sintetis pada produk helm, dimana serat alam tersebut menunjukkan kenaikan energi impak 68,8% - 139% dengan orientasi sudut pada komposit.

Tipe dokumen: Laporan Penelitian/ Pengabdian Masyarakat
Uncontrolled Keywords: Komposit, Serat alam, Kadar air, Densitas, Uji Impak, Helm
Subjects: Teknologi > Teknik mesin dan mekanik
Divisions: Fakultas Teknik > D3 Teknik Mesin
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 01 Sep 2014 02:00
Last Modified: 01 Sep 2014 02:00
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3229

Actions (login required)

View Item View Item