PENERAPAN KONSELING BEHAVIORISTIK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGATASI SIKAP AGRESIF SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KUDUS TAHUN AJARAN 2013/2014

KARTIKA SARI, ANITA (2014) PENERAPAN KONSELING BEHAVIORISTIK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGATASI SIKAP AGRESIF SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KUDUS TAHUN AJARAN 2013/2014. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (249kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (120kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (195kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (99kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (397kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (169kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (109kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (99kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Fenomena di SMP Negeri 5 Kudus kelas VIII ada siswa yang memiliki sikap agresif. Guru Bimbingan dan Konseling disana mengatakan jika anak didik kita ada yang memiliki sikap agresif, tetapi tidak semua siswa memiliki sikap tersebut dan hanya beberapa saja. Menurut guru bimbingan dan konseling di SMP Negeri 5 Kudus, siswa yang memiliki sikap agresif biasanya suka membuat keramaian di dalam kelas, suka mengganggu teman, sering tidak disukai oleh teman dan suka membuat pertengkaran. Sikap agresif tentunya adalah masalah yang serius harus mendapatkan pelayanan khusus. Agar upaya penyelesaian masalah tersebut sesuai dengan yang diharapkan maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan memberikan penerapan teknik self management. Dengan teknik self management, siswa yang memiliki sikap agresif akan dituntut aktif selama proses terapi, sehingga siswa mampu mengontrol, mengendalikan dan merubah arah sikap tersebut menjadi sikap yang lebih baik. Jenis penelitian ini Studi Kasus yang dilakukan secara terperinci dan mendalam terhadap suatu gejala tertentu, sehingga tingkat perkembangan tingkah laku individu dapat dipahami melalui fase-fase terhadap semua siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian ini adalah 3 (tiga) siswa kelas VIII yang tercatat sebagai siswa yang memiliki sikap agresif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1. Wawancara, 2. Observasi, 3. Dokumentasi, dan 4. Kunjungan Rumah. Hasil penelitian 1. Konseli I (PWB) tidak bisa mengontrol emosinya, berbicara kasar, kadang berperilaku sering memukul, disebabkan oleh kurangnya manajemen diri, tidak mempunyai motivasi diri serta kurang adanya perhatian dari orang tua. Setelah dilakukan penerapan teknik self management konseli dapat menunjukkan perubahan yang lebih baik. Ini berarti penerapan teknik self management efektif untuk merubah konseli menjadi baik. 2. Konseli II (DAA) sering menjaili teman, tidak memperhatikan guru saat mengajar, serta sering bertengkar teman disebabkan oleh tidak mempunyai motivasi diri dan mudah terpengaruh ajakan teman yang tidak berperilaku baik. Setelah dilakukan penerapan teknik self management mampu merubah sikap konseli, menjadi sikap yang diharapkan. Ini berarti layanan penerapan teknik self management efektif untuk membuat konseli menjadi lenih baik dalam bersikap. 3. Konseli III (DMA) sering mondar-mandir bila ada guru di dalam ruangan, sering melihat keluar saat guru mengajar, sering tidak mengerjakan tugas serta membantah dan mengabaikan guru maupun teman disebabkan oleh kurang adanya perhatian dari orang tua dan motivasi diri. Setelah dilakukan penerapan teknik self management mampu merubah sikap konseli menjadi sikap yang diharapkan. Ini berarti layanan penerapan teknik self management efektif untuk membuat konseli menjadi lebih baik. Peneliti menyarankan bagi kepala sekolah untuk mengadakan pertemuan periodik dengan konselor sekolah,, guru wali kelas dan guru mata pelajaran untuk membahas masalah sikap agresif serta perkembangan siswa di kelas. Kepada konselor sekolah sebaiknya menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan oleh peneliti secara terprogram dengan lebih baik dan bisa menerapkan layanan konseling behavioristik dengan teknik self management untuk menangani masalah sikap agresif siswa. Kepada guru wali kelas sebaiknya bisa menggunakan hasil penemuan peneliti untuk lebih memperhatikan dan mengenali permasalahan-permasalahan siswa secara lebih mendalam. Kepada peneliti selanjutnya hendaknya menindaklanjuti penelitian ini dengan berpijak pada hasil/temuan yang telah diperoleh dalam penelitian ini, sehingga kedepannya penerapan teknik self management mampu mengatasi sikap agresif siswa.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Konseling Behavioristik, Teknik Self Management, Sikap Agresif
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 04 Oct 2014 06:33
Last Modified: 04 Oct 2014 06:33
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3323

Actions (login required)

View Item View Item