UPAYA MENINGKATKAN SIKAP ANTI TERHADAPMINUMAN KERAS MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ASERTIF PADA SISWA KELAS X SMK WISUDHA KARYA KUDUS

NIKI ASTUTI, NOVITA (2014) UPAYA MENINGKATKAN SIKAP ANTI TERHADAPMINUMAN KERAS MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ASERTIF PADA SISWA KELAS X SMK WISUDHA KARYA KUDUS. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (762kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (164kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (269kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (531kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (809kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (192kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (137kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (131kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti tanggal 24 Januari 2014, peneliti menemukan beberapa siswa kelas X TKR-1 SMK Wisudha Karya Kudus mempunyai sikap anti minuman keras yang rendah, seperti minimnya pengetahuan siswa akan bahaya minuman keras. Rumusan masalahnya adalah bagaimanakah penerapan bimbingan kelompok dengan teknik asertif dapat meningkatkan sikap anti terhadap minuman keras pada siswa kelas X-TKR 1 SMK Wisudha Karya Kudus Tahun Ajaran 2013/2014?.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan sikap anti minuman keras sebelum dan sesudah mendapatkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik asertif kelas X TKR-1 SMK Wisudha Karya Kudus Tahun Ajaran 2013/2014.Diperolehnya peningkatan sikap anti minuman keras melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik asertif untuk meningkatkan sikap anti minuman keras kelas X TKR-1 SMK Wisudha Karya Kudus Tahun Ajaran 2013/2014.. Sikap anti minuman keras merupakan reaksi penolakan terhadap minuman keras.Tujuan sikap anti minuman keras yaitu untuk mencegah generasi muda agar tidak terjerumus dalam minum-minuman keras.Ciri-ciri sikap anti minuman keras yaitu berani menolak dan tidak mudah terpengaruh oleh teman.Bimbingan kelompok yaitu bantuan dalam bentuk kelompok yang berguna untuk mengembangkan segala potensi siswa, menggunakan dinamika kelompok.Fungsi bimbingan kelompok yaitu pemahaman dan pengembangan.Komponen bimbingan kelompok, pemimpin kelompok, anggota kelompok.Tahap yang digunakan tahap pembentukan, peralihan, kegiatan dan pengakhiran.Asertif adalah teknik dari perilaku seseorang untuk dapat mengemukakan pendapat, keinginan, perasaan dan keyakinan yang dimilikinya secara jujur dan terbuka kepada orang lain. Tujuan teknik asertif yaitu mengembangkan ekspresi perasaan baik yang positif maupun yang negatif.Hipotesis penelitianini adalah “Penggunaan metode layanan bimbingan kelompok dengan teknik asertif dapat meningkatkan sikap anti terhadap minuman keras pada siswa kelas X SMK Wisudha Karya Kudus”. Jenis penelitian ini menggunakan PTK-BK dengan subjek yang diteliti adalah siswa kelas X TKR-1 sebanyak 8 siswa yang sikap anti minuman keras rendah berdasarkan observasi dan wawancara. Variabel penelitian: bimbingan kelompok dengan teknik asertif (variabel bebas) dan sikap anti minuman keras (variabel terikat). Metode pengumpulan data, metode pokok observasi dan metode pendukung yaitu wawancara.Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif.Penelitian dilakukan 2 siklus (siklus I dan siklus II) setiap siklus dengan 4 tahapan yaitu tahap pembentukan, peralihan, kegiatan dan pengakhiran, dengan 3 kali pertemuan,tiap siklus dengan alokasi waktu 45 menit. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dilakukan tindakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik asertif pada sikap anti minuman keras siswa mendapatkan rata-rata persentase 31,7% (SK), rendahnya sikap anti minuman keras siswa karena siswa belum mengetahui bahaya minuman keras. Setelah diberi layanan layanan bimbingan kelompok dengan teknik asertif pada sikap anti minuman keras siswa dalam siklus I diperoleh rata-rata 51,1% (C) terjadi peningkatan sebesar 19,4% dari 31,7% menjadi 51,1% (C), dan pada siklus II terdapat peningkatan dari siklus I rata-rata 75,5% (B) terjadi peningkatan 24,4% dari 51,1% menjadi 75,5%. Kemudian dari pra tindakan sampai siklus II terjadi peningkatan 43,8%. Hasil pembahasan dan analisa peneliti menyimpulkan sebagai berikut: layanan bimbingan kelmpok dengan teknik asertif pada pra tindakan mendapatkan hasil rata-rata 31,7% (SK), siklus I mencapai 51,1% (C) dan siklus II mencapai 75,5% (B). jadi peningkatan dari pra siklus sampai siklus II adalah 43,8%. Setelah melihat temuan dilapangan peneliti memberikan saran kepada: 1. Kepala Sekolah: diharapkan kepala sekolah dapat menentukan kebijakan yang mendukung pelaksanaan program BK disekolah, 2. Konselor: diharapkan konselor dapat mengefektifkan pemberian layanan bimbingan kelompok untuk membantu siswa meningkatkan sikap anti minuman keras, 3. Siswa: dengan adanya bimbingan kelompok dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling disekolah, hendaknya dapat meningkatkan dan mengembangkan lagi kompetensi yang sudah dimiliki.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Sikap Anti Terhadap Minuman Keras, Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Asertif.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: Unnamed user with username librarianumk1
Tanggal Deposit: 06 Oct 2014 04:53
Last Modified: 06 Oct 2014 04:53
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3351

Actions (login required)

View Item View Item