PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI JARING-JARING KUBUS DAN BALOK PADA SISWA KELAS IV SD 1 BAKALAN KRAPYAK

WULAN ARUM SARI, SRI (2014) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI JARING-JARING KUBUS DAN BALOK PADA SISWA KELAS IV SD 1 BAKALAN KRAPYAK. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (361kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (167kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (352kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (497kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (182kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (123kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (125kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (8MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SD 1 Bakalan Krapyak. Rendahnya hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata semester 1 siswa kelas IV tahun ajaran 2013/ 2014 yang masih di bawah nilai KKM. Dari 36 siswa terdapat 16 siswa (44%) yang tuntas dan 20 siswa (56%) belum tuntas dengan nilai rata-rata kelas 60,7. Sedangkan untuk KKM yang ditentukan adalah 68. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika materi jaring-jaring kubus dan balok pada siswa kelas IV SD 1 Bakalan Krapyak melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning tahun pelajaran 2013/2014. Solusi permasalahan dari peneliti adalah dengan penerapan Model pembelajaran Problem Based Learning. Model pembelajaran Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang mengajarkan siswa untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan suatu masalah autentik melalui penyeledikan yang autentik. Langkah-langkahnya meliputi: orientasi siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan desain Kurt Lewin. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus melalui empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi wawancara, tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh meliputi data hasil belajar kognitif, aktivitas siswa yang mencakup afektif dan psikomotorik serta keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis data secara kuantitatif dan kualitatif. Data yang dianalisis secara kuantitatif yaitu tes hasil belajar siswa. Data yang dianalisis secara kualitatif yaitu data hasil pengamatan aktivitas belajar siswa dan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi jaring-jaring kubus dan balok pada siswa kelas IV SD 1 Bakalan Krapyak. Hal ini dibuktikan adanya peningkatan pada hasil belajar siswa dari siklus I sampai siklus II. Peningkatan hasil belajar ranah kognitif dilihat dari peningkatan nilai rata-rata kelas pada siklus I dan siklus II yaitu 81,3 meningkat menjadi 81,9 serta ketuntasan belajar siswa meningkat dari 79,4% dengan kriteria tinggi menjadi 82,35% dengan kriteria sangat tinggi. Peningkatan aktivitas belajar siswa ranah afektif dan psikomotorik dilihat dari peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I ke siklus II yaitu dari persentase rata-rata 79,9% dengan kriteria baik menjadi 86,35% dengan kriteria sangat baik. Selain keterampilan guru pada siklus I ke siklus II juga meningkat yaitu dari persentase rata-rata 79,38% dengan kriteria baik menjadi 87,5% dengan kriteria sangat baik. Simpulan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD 1 Bakalan Krapyak pada mata pelajaran matematika materi jaring-jaring kubus dan balok. Saran dalam penelitian ini diharapkan dalam menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning guru harus memberi tanggung jawab pada setiap siswa dalam menemukan jaring-jaring kubus dan balok sehingga aktivitas belajar siswa meningkat dan dapat meningkatkan hasil belajar matematika.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing Drs. Sabar Rutoto, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Problem Based Learning, Hasil Belajar Matematika, Jaring-jaring Kubus dan Balok
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Unnamed user with username librarianumk1
Tanggal Deposit: 22 Jan 2015 08:15
Last Modified: 22 Jan 2015 08:15
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/3950

Actions (login required)

View Item View Item