Upaya Meningkatkan Rasa Empati Siswa Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama

HANDAYANI , HENI (2015) Upaya Meningkatkan Rasa Empati Siswa Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (643kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (172kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (343kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (301kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (544kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (200kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (158kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (101kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (908kB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Empati merupakan faktor yang paling penting guna menunjang kerukunan antar individu dalam kehidupan sosialnya. Dengan adanya rasa empati yang dimiliki setiap individu maka kerukunan akan tercipta di lingkungan manapun individu tersebut berada. Jika kerukunan di lingkungan tersebut dapat tercipta dengan baik maka kenyamanan dan ketentraman hidup akan dapat dengan mudah dirasakan oleh setiap orang. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 13 Maret 2014, di kelas VIII I MTs Negeri 1 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014 menunjukkan rendahnya rasa empati yang dimiliki siswa. Jadi, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan rasa empati melalui layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama pada siswa kelas VIII I MTs Negeri 1 Kudus tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk jenis penelitian PTBK. Dalam penelitian ini diambil 10 siswa sebagai subjek penelitian. Subjek penelitian adalah siswa yang memiliki rasa empati rendah di kelas VIII I. Siswa-siswa ini yang mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Dari data pra siklus yang penulis peroleh yaitu rata-rata rasa empati siswa 23,4%, termasuk kategori sangat kurang. Hasil ini terlihat dari keseharian siswa yang belum mampu memulai pembicaraan, bertutur kata lembut, bersikap peduli terhadap sesama dan lingkungan, sensitif terhadap kebutuhan orang lain, menerima persepsi dan pendapat yang berbeda, mendengarkan dan merasakan perasaan orang lain, memiliki kehangatan/akrab, mengambil peran/berpartisipasi, serta dapat mengontrol emosi. Setelah mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama siklus I, rasa empati siswa meningkat menjadi 49,2% dengan kategori kurang. Peningkatan ini dapat dilihat pada sikap siswa yang telah mampu memulai pembicaraan, bertutur kata lembut, bersikap peduli terhadap sesama dan lingkungan, sensitive terhadap kebutuhan orang lain, menerima persepsi dan pendapat yang berbeda. Sementara, setelah mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama siklus II rasa empati siswa meningkat menjadi 75,4% kategori baik. Hal ini dapat terbukti dari sikap siswa yang telah mampu memenuhi ciri-ciri empati lainnya yaitu, mendengarkan dan merasakan perasaan orang lain, memiliki kehangatan/akrab, mengambil peran/berpartisipasi dapat mengontrol emosi Dari data tersebut, hipotesis penelitian “Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Sosiodrama Dapat Meningkatkan Rasa Empati Siswa Kelas VIII I MTs Negeri 1 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014” diterima karena teruji kebenarannya. Berdasarkan hasil di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama dapat meningkatkan rasa empati siswa kelas VIII I MTs Negeri 1 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014. Selanjutnya, penulis menyarankan guru BK seyogyanya lebih mendekatkan diri kepada siswa sehingga lebih mengetahui kebutuhan siswa. Selain itu, guru BK seyogyanya lebih inovatif dan variatif dalam menggunakan teknik-teknik konseling agar siswa lebih tertarik dengan layanan yang diterapkan. Guru BK juga diharapkan melakukan pengawasan terhadap siswa baik ketika di dalam maupun di luar kelas untuk mengontrol tingkah laku mereka.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing :Indah Lestari, S.Pd, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Rasa empati, Konseling Kelompok, Teknik Sosiodrama.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 18 Feb 2015 06:35
Last Modified: 18 Feb 2015 06:35
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4025

Actions (login required)

View Item View Item