Meningkatkan Keberanian Berpendapat Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing Siswa Kelas Viii B Smp 1 Bae Kudus 2013/2014

ROHMAH, SITI (2015) Meningkatkan Keberanian Berpendapat Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing Siswa Kelas Viii B Smp 1 Bae Kudus 2013/2014. Skripsi Sarjana thesis, Universitas Muria Kudus.

[img]
Tinjau ulang
PDF (Hal. Judul) - Accepted Version
Download (666kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Bab 1) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (164kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 2) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (259kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 3) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (382kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 4) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (640kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 5) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (187kB) | Request a copy
[img] PDF (Bab 6) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (112kB) | Request a copy
[img]
Tinjau ulang
PDF (Daftar Pustaka) - Accepted Version
Download (163kB) | Tinjau ulang
[img] PDF (Lampiran) - Accepted Version
Restricted to Hanya untuk pengguna terdaftar

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://eprints.umk.ac.id

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil wawancara terhadap kolabolator pada tanggal 15 Maret 2014 pukul 10.00-10.30 WIB dan berdasarkan pengamatan peneliti terhadap siswa, diperoleh bahwa ada beberapa siswa kleas VIII B yang memepunyai keberanian keberanian berpendapat kurang. Oleh karena itu keberanian berpendapat siswa perlu ditingkatkan melalui bimbingan kelompok dengan teknik role playing. Rumusan masalah yang akan diteliti: 1. Bagaimanakah Meningkatkan Keberanian Berpendapat yang Kurang dengan Menerapkan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing pada siswa kelas VIII B SMP 1 BAE Kudus. 2. Apakah melalui bimbingan kelompok teknik role playing dapat meningkatkan keberanian berpendapat siswa kelas VIII B SMP 1 BAE Kudus. Kegunaan penelitian ini adalah: 1. Kegunaan Teoritis: dari hasil penelitian ini diharapkan berguna bagi ilmu pengetahuan, khususnya bidang bimbingan dan konseling, menambah khasanah pustaka pendidikan dan sekaligus sebagai bahan masukan untuk penelitian sejenisnya, khususnya dalam memahami keberanian berpendapat serta upaya meningkatkannya dengan bimbingan kelompok dengan teknik role playing. 2. Kegunaan Praktis: a. Bagi Kepala Sekolah b. Bagi konselor c. Bagi wali Kelas d. Bagi orang tua e. Bagi siswa f. Bagi peneliti.Tujuan Penelitian: 1.Mendeskripsikan keberanian berpendapat sebelum dan setelah diterapkannya layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing siswa kelas VIII B 2.Diperolehnya peningkatan keberanian dalam bependapat siswa setelah diberi layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing pada siswa kelas VIII B. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: “Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing dapat meningkatkan keberanian berpendapat siswa kelas VIII B SMP 1 BAE Kudus tahun pelajaran 2013/2014”. Subyek dalam penelitian ini adalah 8 siswa yang memiliki keberanian berpendapat sangat kurang di kelas VIII B. Penelitian ini menggunakan (variabel bebas) yaitu layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing dan (variabel terikat) yaitu keberanian berpendapat. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi dan wawancara sebagai metode pokok, dan metode pendukung yaitu dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif data dalam menganalisis data yang diperoleh. Penelitian ini adalah PTK BK dengan pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklusnya ada 3 pertemuan (3 materi) sengan alokasi waktu 45 menit x I jam pelajaran. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis data peneliti dapat menyimpulkan bahwa: dari hasil pengamatan pada pra siklus memperoleh persentase 34% masuk kategori sangat kurang (SK), Pada siklus 1 menjadi 55% masuk kategori cukup (C), dan pada siklus II meningkat menjadi 80% masuk kategori baik (B). Jadi dari pra siklus, siklus I sampai siklus II memperoleh hasil dari 34% menjadi 80%, sehingga ada peningkatan sebesar 46%. Jadi hipotesis yang berbunyi melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing dapat meningkatkan keberanian berpendapat siswa kelas VIII B SMP 1 BAE Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014 dapat teruji dan diterima kebenarannya karena sesuai dengan indikator keberhasilan. Berdasarkan simpulan dan temuan di lapangan, adapun saran yang diberikan yaitu: 1.Kepala Sekolah : memahami dan memperhatikan serta memfasilitasi program bimbingan dan konseling 2.Konselor: mengentaskan masalah siswa yang bersangkutan salah satunnya mengenai keberanian berpendapat siswa. 3.Wali Kelas dan Guru Mata Pelajaran: memperhatikan dan mengenali permasalahan-permasalahan siswa secara lebih mendalam. 4.Orang Tua: memperhatikan anak diharapkan siswa mampu bersosial dengan baik. 5.Siswa: mampu menjaga komunikasi dengan orang lain serta mampu untuk mengontrol emosi yang dimiliki. 6.Peneliti: sebagai tambahan pengetahuan yang berkaitan dengan keberanian berpendapat siswa dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok melalui teknik role playing.

Tipe dokumen: Skripsi (Skripsi Sarjana)
Additional Information: Pembimbing :Drs. Sucipto, M.Pd, Kons.
Uncontrolled Keywords: Keberanian Berpendapat Siswa, Layanan Bimbingan Kelompok.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > Bimbingan & Konseling
Depositing User: pustakawan umk
Tanggal Deposit: 23 Feb 2015 07:58
Last Modified: 23 Feb 2015 07:58
URI: http://eprints.umk.ac.id/id/eprint/4075

Actions (login required)

View Item View Item